Jurnal
Penggunaan Gula Stevia Pada Minuman Serbuk Instan Daun Gaharu (Aquilaria Malaccensis Lamk) Berkalori Rendah
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi · Vol. 2 No. 1 (2018) · pp. 32–38
- ISSN
- 2580-2259, 2580-2240
- Published
- 2018-06-30
- Publisher
- LPPM Universitas Jambi
- Language
- en
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan minuman daun gaharu dalam bentuk serbuk agar lebih tahan disimpan lama, selain itu juga untuk mendapatkan konsentrasi gula stevia yang pas dalam menghasilkan minuman serbuk instan daun gaharu yang berkalori rendah. Metoda yang digunakan adalah penelitian di laboratorium dengan menggunakan rancangan acak kelompok dan terdiri dari 5 perlakuan yaitu konsentrasi gula stevia yang digunakan adalah: 0,025; 0,050; 0,075; 0,100 dan 0,125%. Setiap perlakuan diulang 4 kali hingga didapat 20 satuan percobaan. Parameter yang dianalisa adalah kadar air, Total Padatan Terlarut (TPT), kelarutan, uji organoleptik (warna, rasa dan aroma) dan kandungan antioksidannya dengan menggunakan metoda dpph. Setelah dilakukan uji anova dilanjutkan dengan uji Duncan New Multiple Rang Test untuk menentukan perlakuan mana yang menghasilkan minuman yang paling disukai dan masih berfungsi sebagai antioksidandalam bentuk serbuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi gula stevia berpengaruh nyata terhadap antioksidan, warna,rasa dan aroma minuman serbuk daun gaharu yang dihasilkan. Konsentrasi gula stevia 0,125% menghasilkan minuman serbuk daun gaharu yang terbaik karena menghasilkan minuman dengan nilai warna 4,30 (agak coklat),nilai rasa4( manis) dan aroma 3,85(agak beraroma daun gaharu).
Collaboration network of the authors
23 authors · 39 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Yernisa Yernisa | Affiliation unknown | 2 |
| Mursyid Mursyid | Affiliation unknown | 1 |
| Ono Herlanda | Affiliation unknown | 1 |
| Puryantoro Puryantoro | Affiliation unknown | 1 |
| Iqlima Liyusak Al Islami | Affiliation unknown | 1 |
| Mohammad Rizal Hidayat | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Barry Nur Anhar | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Afdhal | Affiliation unknown | 1 |
| Haris Lukman | Affiliation unknown | 1 |
| Feni Feni | Affiliation unknown | 1 |
| Irma Rahmayani | Affiliation unknown | 1 |
| Dian Wulansari | Affiliation unknown | 1 |
| Lisani Lisani | Affiliation unknown | 1 |
| Gusriani Gusriani | Affiliation unknown | 1 |
| Mursyd Mursyd | Affiliation unknown | 1 |
| Fauziah Fiardilla | Affiliation unknown | 1 |
| addion nizori | Affiliation unknown | 1 |
| Dompak MT Napitupulu | Affiliation unknown | 1 |
| Sahrial Sahrial | Affiliation unknown | 1 |
| Djoko Dwi Kusumojanto | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.