Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Analisis Rekayasa Sub Sistem Penujang Pada Kegiatan UPBS Kedelai Di Lahan Kering (Studi Kasus di Desa Suo-Suo, Kecamatan Sumay Kabupaten Tebo Jambi)

Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi · Vol. 3 No. 2 (2019) · pp. 149–155

DOI
10.22437/jiituj.v3i2.8198
ISSN
2580-2259, 2580-2240
Published
2019-12-06
Publisher
LPPM Universitas Jambi
Language
en

Abstract

Dalam upaya mengembangkan sistem usahatani di suatu wilayah diperlukan pendekatan hubungan antara kelompok tani dengan kelembagaan lain yang mendukung. Dengan terjalinnya kerja sama kelembagaan yang mantap, masalah yang dihadapi petani bisa diserahkan sekaligus diharapkan terjadi difusi teknologi melalui lembaga atau institusi terkait di daerah. Dengan memberdayakan kelembagaan yang mendukung adopsi teknologi yang diberikan kepada kelompok tani FSA (Farming System Analysis) dalam bentuk kerja sama akan membantu memecahkan masalah-masalah yang dihadapi petani. Berdasarkan pemikiran tersebut, maka perlu dilakukan kajian analisis rekayasa kelembagaan penunjang teknologi usahatani. Kegiatan ini dilaksanakan di desa Suo-Suo, Kecamatan Sumay Kabupaten Tebo dengan tujuan menemukan perlakuan/intervensi yang efektif dan meningkatkan pemberdayaan, serta kerja sama kelembagaan guna menjamin adopsi teknologi sistem usahatani lahan kering yang berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan adalah SWOT ANALYSIS yaitu identifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Metodologi yang digunakan dalam kegiatan ini dengan menerapkan metode Participatory Research Appraisal (PRA), untuk menggali masalah yang dihadapi oleh petani. Alternatif intervensi yaitu dibentuknya beberapa kelompok tani atau dapat disebut Gapoktan yang diberi nama Poktan Sukajaya, diskusi singkat tentang sistem usaha tani kedele, meneliti kebutuhan mendesak kelompok tani, dan menghubungkannya dengan lembaga pendukung. Bedasarkan hasil PRA maka permasalahan yang diperioritaskan adalah (1) jadwal pertemuan kelompok masih kurang, (2) jalan usahatani kelokasi masih jalan tanah, kalau datang hujan agak sedikit terganggu, (3), cuaca/iklim, (4) hama dan penyakit (hama kepik pada daun), dan (5) Modal. Tujuan menemukan perlakuan/intervensi yang efektif dan meningkatkan pemberdayaan, serta kerja sama kelembagaan guna menjamin adopsi teknologi sistem usahatani lahan kering yang berkelanjutan.

Collaboration network of the authors

15 authors · 35 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Adri AdriAffiliation unknown8
Firdaus FirdausAffiliation unknown6
Zubir ZubirAffiliation unknown3
Syafri EdiAffiliation unknown3
Endang SusilawatiAffiliation unknown2
Busra BSAffiliation unknown2
Rachmat HendayanaAffiliation unknown2
Mildaerizanti MildaerizantiAffiliation unknown1
Rustam RustamAffiliation unknown1
Hendri PurnamaAffiliation unknown1
Widya Sari MurniAffiliation unknown1
Julistia BobihoeAffiliation unknown1
Bustami BustamiUniversitas Islam Negeri Ar-Raniry1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/JIITUJ/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Analisis Rekayasa Sub Sistem Penujang Pada Kegiatan UPBS Kedelai Di Lahan Kering (Studi Kasus di Desa Suo-Suo, Kecamatan Sumay Kabupaten Tebo Jambi)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Suharyon, Suharyon</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yarda, Yarda</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Dalam upaya mengembangkan sistem usahatani di suatu wilayah diperlukan pendekatan hubungan antara kelompok tani dengan kelembagaan lain yang mendukung. Dengan terjalinnya kerja sama kelembagaan yang mantap, masalah yang dihadapi petani bisa diserahkan sekaligus diharapkan terjadi difusi teknologi melalui lembaga atau institusi terkait di daerah. Dengan memberdayakan kelembagaan yang mendukung adopsi teknologi yang diberikan kepada kelompok tani FSA (Farming System Analysis) dalam bentuk kerja sama akan membantu memecahkan masalah-masalah yang dihadapi petani. Berdasarkan pemikiran tersebut, maka perlu dilakukan kajian analisis rekayasa kelembagaan penunjang teknologi usahatani. Kegiatan ini dilaksanakan di desa Suo-Suo, Kecamatan Sumay Kabupaten Tebo dengan tujuan menemukan perlakuan/intervensi yang efektif dan meningkatkan pemberdayaan, serta kerja sama kelembagaan guna menjamin adopsi teknologi sistem usahatani lahan kering yang berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan adalah SWOT ANALYSIS yaitu identifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Metodologi yang digunakan dalam kegiatan ini dengan menerapkan metode Participatory Research Appraisal (PRA), untuk menggali masalah yang dihadapi oleh petani. Alternatif intervensi yaitu dibentuknya beberapa kelompok tani atau dapat disebut Gapoktan yang diberi nama Poktan Sukajaya, diskusi singkat tentang sistem usaha tani kedele, meneliti kebutuhan mendesak kelompok tani, dan menghubungkannya dengan lembaga pendukung. Bedasarkan hasil PRA maka permasalahan yang diperioritaskan adalah (1) jadwal pertemuan kelompok masih kurang, (2) jalan usahatani kelokasi masih jalan tanah, kalau datang hujan agak sedikit terganggu, (3), cuaca/iklim, (4) hama dan penyakit (hama kepik pada daun) , dan (5) &amp;nbsp;Modal. Tujuan menemukan perlakuan/intervensi yang efektif dan meningkatkan pemberdayaan, serta kerja sama kelembagaan guna menjamin adopsi teknologi sistem usahatani lahan kering yang berkelanjutan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">LPPM Universitas Jambi</dc:publisher>
	<dc:date>2019-12-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/JIITUJ/article/view/8198</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/jiituj.v3i2.8198</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi; Vol. 3 No. 2 (2019): Volume 3, Nomor 2, Desember 2019 ; 149-155</dc:source>
	<dc:source>2580-2259</dc:source>
	<dc:source>2580-2240</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/JIITUJ/article/view/8198/9858</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi</dc:rights>
</oai_dc:dc>