Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Analisis Ekonomi Dan Kelembagaan Usahatani Kedelai Desa Suo-Suo Kecamatan Sumay Kabupaten Tebo

Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi · Vol. 4 No. 1 (2020) · pp. 34–42

DOI
10.22437/jiituj.v4i1.9786
ISSN
2580-2259, 2580-2240
Published
2020-06-30
Publisher
LPPM Universitas Jambi
Language
en

Abstract

Ketergantungan terhadap impor yang semakin tinggi menyebabkan diperlukan upaya peningkatan produksi kedelai nasional, termasuk Provinsi Jambi yang menjadi salah satu sentra produksi kedelai, salah satu sentra adalah; Desa Suo-suo, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo. Biaya tinggi diduga menjadi salah satu penyebab rendahnya produksi usahatani kedelai. Upaya peningkatan produksi kedelai saat ini mengalami tantangan adanya keraguan kelayakan ekonomi yang menyebabkan berkurangnya minat petani untuk terus melakukan usahatani kedelai. Tujuan pengkajian ini adalah untuk menganalsis kelayakan ekonomi usahatani kedelai di darerah sentra produksi. Pengkajian ini dilakukan di desa suo-suo, kecamatan sumay Kabupaten Tebo. Data yang dikumpulkan dalam pengkajian ini meliputi data primer berupa informasi dari petani serta data sekunder, serta kondisi wilayah pengkajian, demografi penduduk, potensi sosial dan ekonominya. Data primer diambil menggunakan teknik survei yakni mewancara petani dan informasi kunci menggunakan kuesioner. Sampel ditentukan secara acak pada populasi petani kedelai di lokasi pengkajian seumlah 30 petani. Teknik analisis data meliputi analisis tabulasi digunakan untuk pemahaman kondisi usahatani ekonomi petani, analisis kelayakan ekonomi menggunakan R/C ratio. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa nilai R/C ratio dari usahatani kedelai adalah 1,13 yang berarti usahatani kedelai ini layak untuk dilaksanakan. Namun demikian perlu adanya insentif usahatani bagi petani, sehingga petani lebih semangat untuk melaksanakan bertanam kedelai.

Collaboration network of the authors

17 authors · 38 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Firdaus FirdausAffiliation unknown14
Syafri EdiAffiliation unknown5
Zubir ZubirAffiliation unknown3
Busra BSAffiliation unknown3
Rachmat HendayanaAffiliation unknown3
Endang SusilawatiAffiliation unknown2
Yardha YardhaAffiliation unknown2
Mildaerizanti MildaerizantiAffiliation unknown2
H. AnwarAffiliation unknown1
Rustam RustamAffiliation unknown1
Hendri PurnamaAffiliation unknown1
Widya Sari MurniAffiliation unknown1
Julistia BobihoeAffiliation unknown1
Bustami BustamiUniversitas Islam Negeri Ar-Raniry1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/JIITUJ/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Analisis Ekonomi Dan Kelembagaan Usahatani Kedelai Desa Suo-Suo Kecamatan Sumay Kabupaten Tebo</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Adri, Adri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yarda, Yarda</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Suharyon, Suharyon</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Ketergantungan terhadap impor yang semakin tinggi menyebabkan diperlukan upaya peningkatan produksi kedelai nasional, termasuk Provinsi Jambi yang menjadi salah satu sentra produksi kedelai, salah satu sentra adalah ; Desa Suo-suo, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo. Biaya tinggi diduga menjadi salah satu penyebab&amp;nbsp; rendahnya produksi usahatani kedelai. Upaya peningkatan produksi kedelai saat ini mengalami tantangan adanya keraguan kelayakan ekonomi yang menyebabkan berkurangnya minat petani untuk terus melakukan usahatani kedelai. Tujuan pengkajian ini adalah untuk menganalsis kelayakan ekonomi usahatani kedelai di darerah sentra produksi. Pengkajian ini dilakukan di desa suo-suo, kecamatan sumay Kabupaten Tebo. Data yang dikumpulkan dalam pengkajian ini meliputi data primer berupa informasi dari petani serta data sekunder, serta kondisi wilayah pengkajian, demografi penduduk, potensi sosial dan ekonominya. Data primer diambil menggunakan teknik survei yakni mewancara petani dan informasi kunci menggunakan kuesioner. Sampel ditentukan secara acak pada populasi petani kedelai di lokasi pengkajian seumlah 30 petani. Teknik analisis data meliputi analisis tabulasi digunakan untuk pemahaman kondisi usahatani ekonomi petani, analisis kelayakan ekonomi menggunakan R/C ratio. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa nilai R/C ratio dari usahatani kedelai adalah 1,13&amp;nbsp; yang berarti usahatani kedelai&amp;nbsp; ini layak untuk dilaksanakan. Namun demikian perlu adanya insentif usahatani bagi petani, sehingga petani lebih semangat untuk melaksanakan bertanam kedelai.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">LPPM Universitas Jambi</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/JIITUJ/article/view/9786</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/jiituj.v4i1.9786</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi; Vol. 4 No. 1 (2020): Volume 4, Nomor 1, Juni 2020; 34-42</dc:source>
	<dc:source>2580-2259</dc:source>
	<dc:source>2580-2240</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/JIITUJ/article/view/9786/5653</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Adri, Suharyon, Yarda</dc:rights>
</oai_dc:dc>