Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Respon Tanaman Caisim Terhadap Kompos Paitan (Tithonia diversifolia) Pada Tanah Ultisol

Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi · Vol. 5 No. 2 (2021) · pp. 299–303

DOI
10.22437/jiituj.v5i2.17205
ISSN
2580-2259, 2580-2240
Published
2021-12-31
Publisher
LPPM Universitas Jambi
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Penggunaan pupuk organik dapat meningkatkan efisiensi pemakaian pupuk anorganik, karena pupuk organik tersebut dapat meningkatkan air dan hara di dalam tanah, meningkatkan aktivitas mikroorganisme, mempertinggi kadar humus dan memperbaiki struktur tanah. Paitan adalah salah satu jenis gulma tahunan yang tumbuh subur di pinggir jalan. Rata-rata biomasa keringnya dapat mencapai 2-5 ton ha-1. Paitan memiliki kandungan N berkisar antara 3,1–5,5%, K sebesar 2,5–5,5%, dan P sebesar 0,2–0,55%. Paitan dapat diperbanyak melalui biji, stek batang atau tunas, dan dapat dipangkas setiap tahun tanpa harus menanam kembali (Hakim dan Agustian, 2012). Penelitian dilaksanakan di Teaching and Research Farm Fakultas Pertanian Universitas Jambi, Desa Mendalo Indah, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi dengan ketinggian tempat + 35 m dpl. Jenis tanahnya adalah ultisol. Rancangan penelitian yang digunakan Rancangan Acak Kelompok dengan satu faktor yaitu dosis kompos paitan. Melalui penelitian ini diharapkan akan didapat dosis kompos paitan terbaik yang dapat diaplikasikan sebagai substitusi pupuk anorganik pada budidaya caisim.Analisa pertumbuhan dan hasil pada tanaman caisim ternyata dari semua perlakuan yang dicobakan memperoleh hasil yang tidak berbeda nyata. Hal ini diduga karena sifat dari pupuk organik yang cukup lama dapat tersedia, sehingga tanaman caisim yang hanya berumur 40 hari belum memanfaatkan pupuk organik yang ada.

Keywords

Collaboration network of the authors

5 authors · 6 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nerty SoverdaAffiliation unknown2
Meli MegawatiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/JIITUJ/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Respon  Tanaman Caisim Terhadap Kompos Paitan (Tithonia diversifolia) Pada Tanah Ultisol</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Jasminarni, Jasminarni</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Evita , Evita </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en"> Novita, Trias</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Tanaman Caisim</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Kompos Paitan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Penggunaan pupuk organik dapat meningkatkan efisiensi pemakaian pupuk anorganik, karena pupuk organik tersebut dapat meningkatkan air dan hara di dalam tanah, meningkatkan aktivitas mikroorganisme, mempertinggi kadar humus dan memperbaiki struktur tanah. Paitan adalah salah satu jenis gulma tahunan yang tumbuh subur di pinggir jalan. Rata-rata biomasa keringnya dapat mencapai 2-5 ton ha-1. Paitan memiliki kandungan N berkisar antara 3,1–5,5%, K sebesar 2,5–5,5%, dan P sebesar 0,2–0,55% . Paitan dapat diperbanyak melalui biji, stek batang atau tunas, dan dapat dipangkas setiap tahun tanpa harus menanam kembali (Hakim dan Agustian, 2012). Penelitian dilaksanakan di Teaching and Research Farm Fakultas Pertanian Universitas Jambi, Desa Mendalo Indah, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi dengan ketinggian tempat + 35 m dpl. Jenis tanahnya adalah&amp;nbsp; ultisol. Rancangan penelitian yang digunakan Rancangan Acak Kelompok dengan satu faktor yaitu dosis kompos paitan . Melalui penelitian ini diharapkan akan didapat dosis kompos paitan&amp;nbsp; terbaik&amp;nbsp; yang dapat diaplikasikan sebagai substitusi pupuk anorganik pada budidaya caisim.Analisa pertumbuhan dan hasil pada tanaman caisim ternyata dari semua perlakuan yang dicobakan memperoleh hasil yang tidak berbeda nyata. Hal ini diduga karena sifat dari pupuk organik yang&amp;nbsp; cukup lama dapat tersedia, sehingga tanaman caisim&amp;nbsp; yang hanya berumur 40 hari belum memanfaatkan pupuk organik yang ada.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">LPPM Universitas Jambi</dc:publisher>
	<dc:date>2021-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/JIITUJ/article/view/17205</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/jiituj.v5i2.17205</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi; Vol. 5 No. 2 (2021): Volume 5, Issue 2, Desember 2021 ; 299-303</dc:source>
	<dc:source>2580-2259</dc:source>
	<dc:source>2580-2240</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/JIITUJ/article/view/17205/12960</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Jasminarni*, Evita dan Trias Novita</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>