Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

eningkatan Kinerja Reproduksi Sapi Masyarakat melalui Pendampingan Perbaikan Pakan di Tanjung Jabung Timur

Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi · Vol. 6 No. 2 (2022) · pp. 240–251

DOI
10.22437/jiituj.v6i2.22962
ISSN
2580-2259, 2580-2240
Published
2022-12-26
Publisher
LPPM Universitas Jambi
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/

Abstract

Upaya meningkatkan efisiensi reproduksi ternak sapi melalui IB sudah diterapkan secara luas di masyarakat. Pelaksanaan program IB juga mencakup penanganan beberapa kasus kegagalan reproduksi pada ternak betina. Kebanyakan penyebab terjadinya kasus gangguan reproduksi berakar pada permasalahan kualitas pakan. Oleh karenanya perbaikan pakan memiliki peranan penting dalam meningkatkan kinerja reproduksi ternak sapi. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh respon dari ternak dan peternak terhadap penerapan pakan sapi introduksi pada kelompok tani dalam kondisi eksisting. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei hingga September 2019 di Desa Kotabaru Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Pemilihan lokasi pengkajian dan kelompok tani kooperator ditentukan secara purposive. Kegiatan dimulai dengan koordinasi, peninjauan lokasi, identifikasi kepemilikan dan status reproduksi ternak. Hasil identifikasi ditetapkan dua kelompok tani sebagai kooperator yaitu kelompok tani Sukamaju dan kelompok tani Sumber Jaya. Diperoleh data bahwa 10 ekor sapi betina yang layak mendapat perlakuan dari kedua kelompok tani tersebut. Perlakuan berupa introduksi penggunaan bahan pakan basal dan aditif, terdiri dari daun indigofera, solid sawit dan aditif minoxvit. Pelaksanaan pemberian pakan introduksi dilakukan selama 60 hari dan pengamatan perkembangan reproduksi dilakukan hingga bulan keempat semenjak perlakuan. Hasil pengamatan menunjukan bahwa 70% dari sapi perlakuan mengalami perbaikan kondisi reproduksi dibanding kondisi sebelumnya. Sebanyak 3 dari 4 ekor induk yang mengalami postpartum anestrus (PPA) sebelumnya telah dinyatakan bunting 2 ekor dan estrus 1 ekor. Separuh dari 4 ekor dara yang mengalami anestrus telah menunjukan gejala estrus. Satu ekor sapi yang mengalami repeat breading karena sudah 4 kali di-IB tidak kunjung bunting telah dinyatakan bunting pada bulan ke 3. Introduksi penggunaan bahan pakan alternatif berhasil meningkat kinerja reproduksi sapi bali betina di lokasi pengkajian. Peternakan juga memberikan respon yang baik terhadap penggunaan pakan tersebut.

Collaboration network of the authors

17 authors · 38 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Adri AdriAffiliation unknown6
Firdaus FirdausAffiliation unknown5
Yarda YardaAffiliation unknown3
Syafri EdiAffiliation unknown2
Ridwan RidwanUniversitas Islam Negeri Ar-Raniry1
Maulidi MaulidiUniversitas Islam Negeri Ar-Raniry1
Mildaerizanti MildaerizantiAffiliation unknown1
Rustam RustamAffiliation unknown1
Hendri PurnamaAffiliation unknown1
Widya Sari MurniAffiliation unknown1
Julistia BobihoeAffiliation unknown1
Busra BSAffiliation unknown1
Rachmat HendayanaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/JIITUJ/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">eningkatan Kinerja Reproduksi Sapi Masyarakat melalui  Pendampingan Perbaikan Pakan di Tanjung Jabung Timur </dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Zubir, Zubir</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Bustami, Bustami</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Susilawati, Endang</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Suharyon, Suharyon</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Upaya meningkatkan efisiensi reproduksi ternak sapi melalui IB sudah diterapkan secara luas di masyarakat. Pelaksanaan program IB juga mencakup penanganan beberapa kasus kegagalan reproduksi pada ternak betina. Kebanyakan penyebab terjadinya kasus gangguan reproduksi berakar pada permasalahan kualitas pakan. Oleh karenanya perbaikan pakan memiliki peranan penting dalam meningkatkan kinerja reproduksi ternak sapi. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh respon dari ternak dan peternak terhadap penerapan pakan sapi introduksi pada kelompok tani dalam kondisi eksisting. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei hingga September 2019 di Desa Kotabaru Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Pemilihan lokasi pengkajian dan kelompok tani kooperator ditentukan secara purposive. Kegiatan dimulai dengan koordinasi, peninjauan lokasi, identifikasi kepemilikan dan status reproduksi ternak. Hasil identifikasi ditetapkan dua kelompok tani sebagai kooperator yaitu kelompok tani Sukamaju dan kelompok tani Sumber Jaya. Diperoleh data bahwa 10 ekor sapi betina yang layak mendapat perlakuan dari kedua kelompok tani tersebut. Perlakuan berupa introduksi penggunaan bahan pakan basal dan aditif, terdiri dari daun indigofera, solid sawit dan aditif minoxvit. Pelaksanaan pemberian pakan introduksi dilakukan selama 60 hari dan pengamatan perkembangan reproduksi dilakukan hingga bulan keempat semenjak perlakuan. Hasil pengamatan menunjukan bahwa 70% dari sapi perlakuan mengalami perbaikan kondisi reproduksi dibanding kondisi sebelumnya. Sebanyak 3 dari 4 ekor induk yang mengalami postpartum anestrus (PPA) sebelumnya telah dinyatakan bunting 2 ekor dan estrus 1 ekor. Separuh dari 4 ekor dara yang mengalami anestrus telah menunjukan gejala estrus. Satu ekor sapi yang mengalami repeat breading karena sudah 4 kali di-IB tidak kunjung bunting telah dinyatakan bunting pada bulan ke 3. Introduksi penggunaan bahan pakan alternatif berhasil meningkat kinerja reproduksi sapi bali betina di lokasi pengkajian. Peternakan juga memberikan respon yang baik terhadap penggunaan pakan tersebut.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">LPPM Universitas Jambi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/JIITUJ/article/view/22962</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/jiituj.v6i2.22962</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi; Vol. 6 No. 2 (2022): Volume 6, Nomor 2, Desember 2022; 240-251</dc:source>
	<dc:source>2580-2259</dc:source>
	<dc:source>2580-2240</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/JIITUJ/article/view/22962/14842</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Zubir, Bustami, Endang Susilawati, Suharyon </dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>