Open access
Jurnal
SINTA 5
IMPLEMENTASI ALGORITMA EXTREME GRADIENT BOOSTING UNTUK DETEKSI DINI DIABETES MELLITUS MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER
AnoaTIK: Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer · Vol. 4 No. 1 (2026) · pp. 58–70
ISSN 2987-7652
Published 2026-07-13
Publisher Program Studi Ilmu Komputer FMIPA-UHO
Language ind
Abstract
Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai oleh tingginya kadar glukosa darah akibat gangguan produksi atau kerja insulin. Peningkatan jumlah penderita setiap tahun mendorong perlunya sistem deteksi dini yang mampu mengukur kadar glukosa secara real-time dan memprediksi risiko diabetes secara cepat serta akurat. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja sistem deteksi dini diabetes mellitus berbasis mikrokontroler ESP32 yang menerapkan algoritma Extreme Gradient Boosting (XGBoost). ESP32 digunakan untuk membaca data dari sensor optik non-invasif dan mengirimkan data kadar glukosa secara real-time, sedangkan XGBoost digunakan untuk mengklasifikasikan status diabetes. Evaluasi model dilakukan menggunakan confusion matrix dengan metrik accuracy, precision, recall, F1-score, dan ROC-AUC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan pengukuran kadar glukosa secara real-time dan menghasilkan prediksi risiko diabetes dengan nilai accuracy sebesar 93,67%–97,67% serta nilai ROC-AUC sebesar 0,9810–0,9991. Variabel glucose menjadi faktor paling dominan, sedangkan BMI dan age berperan sebagai faktor pendukung. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi ESP32 dan algoritma XGBoost berpotensi menjadi sistem deteksi dini diabetes mellitus yang praktis, efisien, dan real-time.
Collaboration network of the authors
17 authors ·
28 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas Halu Oleo Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.
Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://anoatik.uho.ac.id/index.php/atik/oai,
first harvested 26 Okt 2026,
last seen 26 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
<dc:title xml:lang="id-ID">IMPLEMENTASI ALGORITMA EXTREME GRADIENT BOOSTING UNTUK DETEKSI DINI DIABETES MELLITUS MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER</dc:title>
<dc:creator>Rahmah, Siti</dc:creator>
<dc:creator>Gunawan</dc:creator>
<dc:creator>Shalihah, Rifa'atus</dc:creator>
<dc:subject xml:lang="id-ID">Diabetes Mellitus</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="id-ID">XGBoost</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="id-ID">deteksi dini</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="id-ID">mikrokontroler</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="id-ID">machine learning</dc:subject>
<dc:description xml:lang="id-ID">Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai oleh tingginya kadar glukosa darah akibat gangguan produksi atau kerja insulin. Peningkatan jumlah penderita setiap tahun mendorong perlunya sistem deteksi dini yang mampu mengukur kadar glukosa secara real-time dan memprediksi risiko diabetes secara cepat serta akurat. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja sistem deteksi dini diabetes mellitus berbasis mikrokontroler ESP32 yang menerapkan algoritma Extreme Gradient Boosting (XGBoost). ESP32 digunakan untuk membaca data dari sensor optik non-invasif dan mengirimkan data kadar glukosa secara real-time, sedangkan XGBoost digunakan untuk mengklasifikasikan status diabetes. Evaluasi model dilakukan menggunakan confusion matrix dengan metrik accuracy, precision, recall, F1-score, dan ROC-AUC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan pengukuran kadar glukosa secara real-time dan menghasilkan prediksi risiko diabetes dengan nilai accuracy sebesar 93,67%–97,67% serta nilai ROC-AUC sebesar 0,9810–0,9991. Variabel glucose menjadi faktor paling dominan, sedangkan BMI dan age berperan sebagai faktor pendukung. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi ESP32 dan algoritma XGBoost berpotensi menjadi sistem deteksi dini diabetes mellitus yang praktis, efisien, dan real-time.</dc:description>
<dc:publisher xml:lang="id-ID">Program Studi Ilmu Komputer FMIPA-UHO</dc:publisher>
<dc:date>2026-07-13</dc:date>
<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
<dc:format>application/pdf</dc:format>
<dc:identifier>https://anoatik.uho.ac.id/index.php/atik/article/view/144</dc:identifier>
<dc:identifier>10.33772/anoatik.v4i1.144</dc:identifier>
<dc:source xml:lang="en-US">AnoaTIK: Jurnal Teknologi Informasi & Komputer; Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026; 58-70</dc:source>
<dc:source xml:lang="id-ID">AnoaTIK: Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer; Vol 4 No 1 (2026): Juni 2026; 58-70</dc:source>
<dc:source>2987-7652</dc:source>
<dc:source>10.33772/anoatik.v4i1</dc:source>
<dc:language>ind</dc:language>
<dc:relation>https://anoatik.uho.ac.id/index.php/atik/article/view/144/55</dc:relation>
<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2026 Siti Rahmah, Gunawan; Rifa'atus Shalihah</dc:rights>
<dc:rights xml:lang="id-ID">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
Citations and indexing
OpenAlex
Not found
Crossref
Not found
Counts as reported by each index on 26 Okt 2026; indexes count citations differently.
Cite this article
APA 7
Rahmah, S., Gunawan, & Shalihah, R. (2026). IMPLEMENTASI ALGORITMA EXTREME GRADIENT BOOSTING UNTUK DETEKSI DINI DIABETES MELLITUS MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER. AnoaTIK: Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer, 4(1), 58–70. https://doi.org/10.33772/anoatik.v4i1.144
Copy
IEEE
S. Rahmah, Gunawan, and R. Shalihah, “IMPLEMENTASI ALGORITMA EXTREME GRADIENT BOOSTING UNTUK DETEKSI DINI DIABETES MELLITUS MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER,” AnoaTIK: Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer, vol. 4, no. 1, pp. 58–70, 2026, doi: 10.33772/anoatik.v4i1.144.
Copy
Generated from the journal's metadata; check author names before use.