Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Model Perubahan Topografi Pantai Akibat Pengaruh Gelombang dan Arus Laut

Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi · Vol. 5 No. 1 (2018) · hlm. 25–37

DOI
10.20956/jmsk.v5i1.3338
ISSN
2614-8811, 1858-1382
Terbit
2018-01-31
Penerbit
Department of Mathematics, Hasanuddin University
Bahasa
en

Abstrak

Model transpor sedimen dan perubahan topografi dasar pantai akibat pengaruh medan gelombang dan arus perairan pantai telah dibangun untuk mensimulasikan evolusi (erosi-deposisi) perairan pantai Mattoanging, Bantaeng, Sulawesi Selatan. Model medan arus yang dibangkitkan oleh gelombang disimulasikan dengan menggunakan model hidrodinamika 2D-horizontal. Selanjutnya persamaan kekekalan massa sedimen digunakan untuk prediksi perubahan topografi dasar pantai berdasarkan model prediksi Watanabe dan Maruyama. Persamaan pengatur tersebut diselesaikan dengan metoda numerik beda hingga eksplisit. Input model perubahan topografi dasar pantai diperoleh dari model gelombang dan arus yang dibangkitkan oleh gelombang laut. Hasil simulasi model arus yang dibangkitkan oleh gelombang pada musim Barat memberikan magnitudo kecepatan berkisar (0.0 - 1.81) m/det dengan arah Timur menyusuri pantai dan pada musim Timur hasil model berkisar (0.0 - 0.82) m/det dengan arah Barat. Penerapan model transpor sedimen dan perubahan topografi dasar pantai dilakukan dua skenario. Skenario pertama dilakukan simulasi menggunakan data batimetri pantai Mattoanging tanpa jetty. Skenario ini menghasilkan perubahan topografi dasar pantai di sepanjang pantai. Skenario kedua dilakukan simulasi dengan jetty di daerah model. Skenario ini menghasilkan perubahan topografi dasar pantai di sekitar jetty karena arus melemah oleh adanya jetty. Model yang telah dibangun cukup mampu memperlihatkan fenomena fisis transpor sedimen dan perubahan morfologi perairan pantai yang disebabkan oleh pengaruh gelombang dan arus perairan pantai.

Jaringan kolaborasi para penulis

7 penulis · 8 tautan kepenulisan bersama · 2 lintas organisasi

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Hasanuddin University
  • Universitas Halu Oleo
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Jahidin JahidinUniversitas Halu Oleo1
Maulidaniati MaulidaniatiUniversitas Halu Oleo1
Syarifuddin RasyidHasanuddin University1
Conny SantosaHasanuddin University1
Jeffry KusumaHasanuddin University1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jmsk/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Model Perubahan Topografi Pantai Akibat Pengaruh Gelombang dan Arus Laut</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Amiruddin, Amiruddin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hamzah, Muh</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Model transpor sedimen dan perubahan topografi dasar pantai akibat pengaruh medan gelombang dan arus perairan pantai telah dibangun untuk mensimulasikan evolusi (erosi-deposisi) perairan pantai Mattoanging, Bantaeng, Sulawesi Selatan. Model medan arus yang dibangkitkan oleh gelombang disimulasikan dengan menggunakan model hidrodinamika 2D-horizontal. Selanjutnya persamaan kekekalan massa sedimen digunakan untuk prediksi perubahan topografi dasar pantai berdasarkan model prediksi Watanabe dan Maruyama. Persamaan pengatur tersebut diselesaikan dengan metoda numerik beda hingga eksplisit. Input model perubahan topografi dasar pantai diperoleh dari model gelombang dan arus yang dibangkitkan oleh gelombang laut. Hasil simulasi model arus yang dibangkitkan oleh gelombang pada musim Barat memberikan magnitudo kecepatan berkisar (0.0 - 1.81) m/det dengan arah Timur menyusuri pantai dan pada musim Timur hasil model berkisar (0.0 - 0.82) m/det dengan arah Barat. Penerapan model transpor sedimen dan perubahan topografi dasar pantai dilakukan dua skenario. Skenario pertama dilakukan simulasi menggunakan data batimetri pantai Mattoanging tanpa jetty. Skenario ini menghasilkan perubahan topografi dasar pantai di sepanjang pantai. Skenario kedua dilakukan simulasi dengan jetty di daerah model. Skenario ini menghasilkan perubahan topografi dasar pantai di sekitar jetty karena arus melemah oleh adanya jetty. Model yang telah dibangun cukup mampu memperlihatkan fenomena fisis transpor sedimen dan perubahan morfologi perairan pantai yang disebabkan oleh pengaruh gelombang dan arus perairan pantai.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Department of Mathematics, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2018-01-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jmsk/article/view/3338</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jmsk.v5i1.3338</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi; Vol. 5 No. 1: July 2008; 25-37</dc:source>
	<dc:source>2614-8811</dc:source>
	<dc:source>1858-1382</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jmsk/article/view/3338/1876</dc:relation>
	<dc:relation>10.20956/j.v5i1.3338.g1876</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Amiruddin Amiruddin, Muh Hamzah</dc:rights>
</oai_dc:dc>