Paper ini berusaha untuk memodelkan secara matematika terhadap fermentasi perasan buah anggur menjadi alkohol. Model matematikanya didasarkan pada karakteristik proses fermentasi gula dengan menggunakan ragi Saccharomyces cerevisiae. Fermentasi alkohol adalah proses kimia dimana ragi merubah gula (glukosa dan fruktosa) menjadi alkohol. Secara komersil proses tersebut digunakan untuk membuat anggur yang gulanya berasal dari buah anggur segar. Awalnya Ragi (Saccharomyces cerevisiae) ditambahkan kedalam perasan buah anggur, kemudian gula akan diserap oleh ragi dan akan diubah menjadi alkohol. Ragi berkembang dan dalam waktu yang bersamaan akan menghasilkan juga gas Carbon Dioksida (CO2). Untuk memaksimalkan produksi alkohol, maka proses peragian harus dijauhkan dari kontak gas oksigen (O2) atau dalam kondisi anaerob. Pada model ini diperlihatkan juga bahwa dengan habisnya kadar gula dalam perasan buah anggur, maka pertumbuhan ragi semakin mengecil dan akhirnya ragi akan mati. Visualisasi model juga diperlihatkan dengan menggunakan program MAPLE 9.5. Setelah ragi habis selama dalam perasan buah anggur, maka cairan tersebut dinamakan minuman anggur yang beralkohol
Collaboration network of the authors
13 authors ·
24 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Telkom University
Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.