Recent research in time series analysis indicates that events at a particular location are not only influenced by events at previous times but also by proximity between locations. Events influenced by both space and time can be modeled using a space-time model. GSTAR model is one such space-time model. In its development, time series data exhibiting seasonal patterns are modeled using Seasonal GSTAR (S-GSTAR). The GSTAR and S-GSTAR models are used to model temperature in the Banjar, Cilacap, and Sleman Districts. The purpose of employing both methods is to compare the best model for modeling temperature at these three locations. Spatial weights used include inverse distance weighting using the Euclidean distance formula, uniform weighting, and cross-correlation normalization weighting. Ordinary Least Squares (OLS) is the estimation method used in this study. The best model obtained is S-GSTAR with inverse distance weighting, as this model has the smallest RMSE value.
Bahasa Indonesia
Penelitian terkini dalam deret waktu menunjukkan bahwa kejadian pada suatu lokasi bukan hanya dipengaruhi kejadian pada waktu sebelumnya, tetapi juga kedekatan antarlokasi. Kejadian yang dipengaruhi oleh ruang dan waktu dapat dimodelkan dengan model ruang waktu. Contoh dari model ruang waktu adalah model GSTAR. Pada perkembangannya, untuk data ruang waktu yang memiliki pola musiman dapat dimodelkan dengan Seasonal GSTAR (S-GSTAR). Model GSTAR dan S-GSTAR digunakan untuk memodelkan temperatur di Kabupaten Banjar, Cilacap, Sleman. Tujuan penggunaan kedua metode tersebut adalah untuk membandingkan model yang terbaik dalam memodelkan temperature pada ketiga lokasi tersebut. Bobot spasial yang digunakan yaitu bobot invers jarak dengan rumus euclidian distance, bobot seragam, dan bobot normalisasi korelasi silang. OLS (Ordinary Least Square) merupakan metode estimasi yang digunakan pada penelitian ini. Model terbaik yaitu model S-GSTAR dengan bobot spasial inversi jarak, hal ini dikarenakan model tersebut nilai RMSE terkecil.
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.