Akses terbuka Jurnal
Forecasting Dry Rubber Production in Indonesia for the Year 2022 Using Pegel's Exponential Smoothing Method with Modified Golden Section Optimization
Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi · Vol. 21 No. 2 (2025) · hlm. 368–381
- ISSN
- 2614-8811, 1858-1382
- Terbit
- 2025-01-12
- Penerbit
- Department of Mathematics, Hasanuddin University
- Bahasa
- en
Abstrak
Inggris
Pegel’s Exponential Smoothing is a forecasting method that considers separating trend and seasonal aspects, with additive and multiplicative models. Pegel’s Exponential Smoothing has three parameters, α, β, and γ. Many possible parameter combinations may yield an optimal solution, so a modified Golden Section method is used. The principle of this method is to iteratively reduce the boundary area of x that may produce an optimal objective function value, systematically decreasing the number of search steps to minimize the number of trials. Data obtained from the Central Bureau of Statistics regarding the amount of dry rubber production in Indonesian plantations from January 2017 to December 2022 is assumed to contain a multiplicative seasonal effect due to the relatively unstable seasonal pattern heights. This study compares three trend models: no trend, additive trend, and multiplicative trend in the multiplicative seasonal Pegel’s Exponential Smoothing method. This study aims to predict the amount of dry rubber production in Indonesian plantations from January 2022 to December 2022. Forecast validation results show that the multiplicative trend in the multiplicative seasonal Pegel’s Exponential Smoothing method, with a MAPE of 3.389001% and an RMSE of 8,839.965080, has the best forecasting accuracy for this data compared to the other three trend models.
Bahasa Indonesia
Pegel’s Eksponential Smoothing merupakan metode peramalan yang mempertimbangkan pemisah aspek tren dan musiman dimana modelnya bersifat aditif dan multiplikatif. Pegel’s Eksponential Smoothing memiliki tiga parameter, yaitu dan. Terdapat banyak kombinasi parameter yang mungkin menghasilkan solusi optimal sehingga digunakan modifikasi metode Golden Section, dimana prinsip dari metode ini yaitu mengurangi secara bertahap dan berulang wilayah batas yang mungkin menghasilkan nilai fungsi objektif optimum sehingga mampu meminimalkan jumlah percobaan. Data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik mengenai jumlah produksi karet kering perkebunan Indonesia periode Januari 2017-Desember 2022 diasumsikan mengandung efek musiman multiplikatif dikarenakan ketinggian pola musimannya relatif tidak stabil. Penelitian ini membandingkan 3 model tren yaitu tanpa tren, tren aditif, dan tren multiplikatif pada metode Pegel’s Eksponential Smoothing musiman multiplikatif. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meramalkan jumlah produksi karet kering perkebunan Indonesia periode Januari 2022-Desember 2022. Validasi hasil peramalan menunjukkan bahwa metode Pegel’s Eksponential Smoothing musiman multiplikatif tren multiplikatif dengan nilai MAPE sebesar 3,389001% dan nilai RMSE sebesar 8.839,965080 adalah metode yang memiliki akurasi peramalan terbaik dalam meramalkan data tersebut dibanding dengan 3 model tren lainnya.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 128 tautan kepenulisan bersama
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Sultan Ageng Tirtayasa University
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Erna Tri Herdiani | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| La Podje Talangko | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Andi Kresna Jaya | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Siswanto Siswanto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Muh. Ikbal Taufik | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Anisa Kalondeng | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| M. Zaky Hisyam Gozhi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Rizki Adiputra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Risma Risma | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dewi Santika Upa P. | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ririn Arianti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Idman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Raupong Raupong | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fitri Annisa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nasrah Sirajang | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mukrimin Adam | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Anisa Haura Salsa Fatih Yusuf | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Georgina Maria Tinungki | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hendriete Tiur Marowi Waibusi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rael Hofni Tandirerung | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nirwan Nirwan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurhidayatullah Nurhidayatullah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Amalia Andrianingrum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Isna Yunita | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Fadil | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| A.Muthiah Nur Angriany | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rini Jamal | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi M Alfin Baso | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Febriyanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahmiati Rahim | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Sri Yulianti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eunike Laurine Randa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sitti Aisyah Surianda | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| M. Zaky Gozhi Hisyam | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Guntur Dwi Putra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Anisa Anisa | Sultan Ageng Tirtayasa University | 1 |
| Syamsuddin Toaha | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aidul Fitri Mustamin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.