Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 3

Sistem Monitoring Kualitas Air dalam Pengaruh Pertumbuhan pada Ikan Koi Berbasis IoT

SemanTIK: Teknik Informasi · Vol. 10 No. 2 (2024)

DOI
10.55679/semantik.v10i2.79
ISSN
2502-8928, 2460-1446
Published
2024-12-02
Publisher
Informatics Engineering Department of Halu Oleo University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Komoditas ikan hias salah satu penopang perekonomian di Indonesia. budidaya ikan hias yang populer yaitu budidaya koi. Ikan koi hidup di air tawar beriklim sedang. Koi dewasa memiliki panjang 100 cm dan berat 13kg. Pertumbuhan dipengaruhi kualitas pakan yang tinggi, selain pakan kualitas air berperan penting untuk pertumbuhan koi. Kualitas air kolam dapat menurun dikarenakan pemberian pakan yang tinggi sehingga kotoran dan pakan terlarut dan tercemarnya air menyebabkan koi terserang penyakit atau bahkan mati. Masalah dari pembudidaya atau komunitas, keterbatasan media filtrasi, ketidaktahuan kualitas air sehingga setiap hari mengukur langsung ke kolam membawa alat ukur, setelah melakukan pengukuran harus melakukan kalibrasi ulang dan itu sangat merepotkan. Dari permasalahan, didapatkan sebuah sistem untuk memantau kualitas air menggunakan aplikasi android yang dapat mengirim notifikasi jika parameter air tidak sesuai dengan ketentuan, dan dengan adanya sistem apakah dapat mempengaruhi pertumbuhan koi dengan cara melakukan perbandingan antara kolam yang dipasangkan sistem dengan kolam yang tidak dipasangkan sistem. Setelah penelitian yang dilakukan selama tiga bulan didapatkan bahwa kolam yang dipasangkan sistem, laju pertumbuhan panjang dan berat koi mengalami pertumbuhan yang signifikan dibandingkan kolam yang tidak dipasangkan sistem. Serta kelangsungan hidup pada kedua kolam dengan perbandingan 80% dengan 40%. Sehingga dapat membantu pertumbuhan pada koi.

Keywords

Collaboration network of the authors

6 authors · 8 co-authorship links · 2 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Teknologi Telkom Purwokerto
  • Telkom University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Cahyo PrihantoroInstitut Teknologi Telkom Purwokerto2
Putri AgustyaningsihInstitut Teknologi Telkom Purwokerto1
Vindi Eka SafitriAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://semantik.uho.ac.id/index.php/journal/oai, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Sistem Monitoring Kualitas Air dalam Pengaruh Pertumbuhan pada Ikan Koi Berbasis IoT</dc:title>
	<dc:creator> Hussain, Muhammad Aqilla Farrel</dc:creator>
	<dc:creator>Zafia, Anggi</dc:creator>
	<dc:creator>Kresna A, Iqsyahiro</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Internet of Things (IoT)</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">kualitas air</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Komoditas ikan hias salah satu penopang perekonomian di Indonesia. budidaya ikan hias yang populer yaitu budidaya koi. Ikan koi hidup di air tawar beriklim sedang. Koi dewasa memiliki panjang 100 cm dan berat 13kg. Pertumbuhan dipengaruhi kualitas pakan yang tinggi, selain pakan kualitas air berperan penting untuk pertumbuhan koi. Kualitas air kolam dapat menurun dikarenakan pemberian pakan yang tinggi sehingga kotoran dan pakan terlarut dan tercemarnya air menyebabkan koi terserang penyakit atau bahkan mati. Masalah dari pembudidaya atau komunitas, keterbatasan media filtrasi, ketidaktahuan kualitas air sehingga setiap hari mengukur langsung ke kolam membawa alat ukur, setelah melakukan pengukuran harus melakukan kalibrasi ulang dan itu sangat merepotkan. Dari permasalahan, didapatkan sebuah sistem untuk memantau kualitas air menggunakan aplikasi android yang dapat mengirim notifikasi jika parameter air tidak sesuai dengan ketentuan, dan dengan adanya sistem apakah dapat mempengaruhi pertumbuhan koi dengan cara melakukan perbandingan antara kolam yang dipasangkan sistem dengan kolam yang tidak dipasangkan sistem. Setelah penelitian yang dilakukan selama tiga bulan didapatkan bahwa kolam yang dipasangkan sistem, laju pertumbuhan panjang dan berat koi mengalami pertumbuhan yang signifikan dibandingkan kolam yang tidak dipasangkan sistem. Serta kelangsungan hidup pada kedua kolam dengan perbandingan 80% dengan 40%. Sehingga dapat membantu pertumbuhan pada koi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Informatics Engineering Department of Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:date>2024-12-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://semantik.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/79</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.55679/semantik.v10i2.79</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">SemanTIK : Teknik Informasi; Vol. 10 No. 2 (2024): Vol. 10 No. 2 (2024): SemanTIK Teknik Informasi</dc:source>
	<dc:source>2502-8928</dc:source>
	<dc:source>2460-1446</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://semantik.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/79/9</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Muhammad Aqilla Farrel  Hussain, Anggi Zafia, qsyahiro Kresna A</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>