Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KONTRIBUSI USAHA LEMANG TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA SEBAGAI STRATEGI BERTAHAN HIDUP

Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian · Vol. 14 No. 3 (2018) · pp. 249–262

DOI
10.20956/jsep.v14i3.5261
ISSN
2598-5922, 0853-8395
Published
2018-10-08
Publisher
Hasanuddin University
Language
en

Abstract

ABSTRAKLemang merupakan salah satu makanan khas tradisonal yang terbuat dari bahan baku beras ketan yang dibungkus dengan menggunakan daun pisang dan dimasukkan kedalam wadah berupa bambu yang berasal dari Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menghitung kontribusi usaha lemang terhadap pendapatan rumah tangga yang menjadikannya sebagai usaha sampingan. (2) Mendeskripsikan strategi bertahan hidup rumah tangga melalui penjualan lemang yang menjadikan usaha lemang sebagai pekerjaan sampingan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kuantitatif. Unit analisis penelitian ini adalah rumah tangga yang menjadikan usaha lemang sebagai pekerjaan sampingannya sebanyak 17 pengusaha lemang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuisioner dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan, analisis kontribusi. Analisis deskriptif dalam mengetahui strategi-stategi bertahan hidup penjual lemang. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pendapatan usaha kuliner lemang di Kelurahan Pallengu, Kecematan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan, rata-rata Rp 27.818.846/tahun, pendapatan rumah tangga rata-rata Rp 57.745.486/tahun dan kontribusi pendapatan usaha kuliner lemang terhadap pendapatan rumah tangga yaitu sebesar 48,17% usaha kuliner lemang merupakan sumber pendapatan terbesar dari semua sumber pendapatan rumah tangga masyarakat dan strategi bertahan hidup melalui usaha lemang sebagai pekerjaan sampingan yaitu apabila terjadi kenaikan atau kelangkaan bahan baku strategi yang dilakukan yaitu dengan mengurangi jumlah kuantitas produksi dan tetap menetapkan harga lemang seperi biasa selain itu dalam menyikapi persaingan hal-hal yang dilakukan yaitu cita rasa lemang diutamakan, memberikan bonus, ramah terhadap pelanggan dan kebersihan warung juga diutamakan.Kata Kunci: Lemang; Kontribusi Pendapatan; strategi bertahan hidup ABSTRACTLemang is one of the traditional unique foods made of glutinous rice wrapped with banana leaves and put into bamboo. This research is conducted in District Bangkala in Regency Jeneponto and aims at: (1) calculating the contribution of Lemang business to household income as part-time work. (2) Describing a survival strategy of household through the sale of Lemang as part-time work in order to be able to survive. The research methodologies used are quantitative-descriptive. The object of this study is of household who works part-time with 17 Lemang shops. The data-collecting methods are observation, questionnaire, and documentation. The data analyes are about income and contribution. The study uses descriptive analysis to analyse survival srategy of Lemang sellers. From the research results, it can be concluded that the average income of Lemang business in Village Pallengu in District Bangkala in Regency Jeneponto of province of South Sulawesi is Rp. 28.903.205 per year, the average of household’s income is Rp. 59.242.792 per year and contribution of Lemang business is at 48.78%. Lemang business is a major income of a lot of society’s businesses, and as survival strategy through lemang business as a side job of society If the scarcity of raw Lemang happens, the Lemang production is decreased and the cost of sale is set as usual. In addition, the Lemang sellers improve the taste of the traditional food, give bonus, and become friendly towards cosutumers in order that they can face the business competition. They also set the shop clean to make costumers more comfortable.The Key Words: Business Lemang; income contribution; survival srategy

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 90 co-authorship links · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
M.Saleh S. AliAffiliation unknown2
Imam Mujahidin FahmidAffiliation unknown2
Sawedi MuhammadAffiliation unknown2
Salsa Rizkia MeilindaAffiliation unknown2
Ratmayani RatmayaniAffiliation unknown2
Bahtiar .Affiliation unknown1
Muhammad AzraiAffiliation unknown1
A. TenriraweAffiliation unknown1
Putra AstamanAffiliation unknown1
Awalauddin YunusAffiliation unknown1
Muhamad Fathun MunierAffiliation unknown1
Rahmadani RahmadaniAffiliation unknown1
Irvina SafitriAffiliation unknown1
Aswar AswarAffiliation unknown1
Eymal B DemmallinoAffiliation unknown1
Yunus MusaAffiliation unknown1
Sitti BulkisAffiliation unknown1
Puji SusantyAffiliation unknown1
Nurbaya BusthanulAffiliation unknown1
A AmrullahAffiliation unknown1
Risma Yana RisalAffiliation unknown1
Rusli M. RukkaAffiliation unknown1
Rafika Dewi PratiwiAffiliation unknown1
Yusril YusrilAffiliation unknown1
Thamrin PawalluriAffiliation unknown1
Hidayat MarminAffiliation unknown1
Arfenti AmirAffiliation unknown1
Amruddin Ambo EnreAffiliation unknown1
Didi RukmanaAffiliation unknown1
Arsyad ArsyadAffiliation unknown1
Ilham AlimuddinAffiliation unknown1
Supratman SupratmanUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Tajuddin TajuddinUniversitas Muhammadiyah Parepare1
Yusran YusranAffiliation unknown1
Asmita AhmadAffiliation unknown1
Kasmiyati KasimAffiliation unknown1
Nurhady SirimorokAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsep/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KONTRIBUSI USAHA LEMANG TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA SEBAGAI STRATEGI BERTAHAN HIDUP</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nur, Febrianti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Salman, Darmawan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">rahmadanih, Rahmadanih</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">lemang</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">kontribusi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">strategi bertahan hidup</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">ABSTRAKLemang merupakan salah satu makanan khas tradisonal yang terbuat dari bahan baku beras ketan yang dibungkus dengan menggunakan daun pisang dan dimasukkan kedalam wadah berupa bambu yang berasal dari Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menghitung kontribusi usaha lemang terhadap pendapatan rumah tangga yang menjadikannya sebagai usaha sampingan. (2) Mendeskripsikan strategi bertahan hidup rumah tangga melalui penjualan lemang yang menjadikan usaha lemang sebagai pekerjaan sampingan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kuantitatif. Unit analisis penelitian ini adalah rumah tangga yang menjadikan usaha lemang sebagai pekerjaan sampingannya sebanyak 17 pengusaha lemang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuisioner dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan, analisis kontribusi. Analisis deskriptif dalam mengetahui strategi-stategi bertahan hidup penjual lemang. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pendapatan usaha kuliner lemang di Kelurahan Pallengu, Kecematan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan, rata-rata Rp 27.818.846/tahun, pendapatan rumah tangga rata-rata Rp 57.745.486/tahun dan kontribusi pendapatan usaha kuliner lemang terhadap pendapatan rumah tangga yaitu sebesar 48,17% usaha kuliner lemang merupakan sumber pendapatan terbesar dari semua sumber pendapatan rumah tangga masyarakat dan strategi bertahan hidup melalui usaha lemang sebagai pekerjaan sampingan yaitu apabila terjadi kenaikan atau kelangkaan bahan baku strategi yang dilakukan yaitu dengan mengurangi jumlah kuantitas produksi dan tetap menetapkan harga lemang seperi biasa selain itu dalam menyikapi persaingan hal-hal yang dilakukan yaitu cita rasa lemang diutamakan, memberikan bonus, ramah terhadap pelanggan dan kebersihan warung juga diutamakan.Kata Kunci: Lemang; Kontribusi Pendapatan; strategi bertahan hidup ABSTRACTLemang is one of the traditional unique foods made of glutinous rice wrapped with banana leaves and put into bamboo. This research is conducted in District Bangkala in Regency Jeneponto and aims at: (1) calculating the contribution of Lemang business to household income as part-time work. (2) Describing a survival strategy of household through the sale of Lemang as part-time work in order to be able to survive. The research methodologies used are quantitative-descriptive. The object of this study is  of household who works part-time with 17 Lemang shops. The data-collecting methods are observation, questionnaire, and documentation. The data analyes are about income and contribution. The study uses descriptive analysis to analyse survival srategy of Lemang sellers. From the research results, it can be concluded that the average income of Lemang business in Village Pallengu in District Bangkala in Regency Jeneponto of province of South Sulawesi is Rp. 28.903.205 per year, the average of household’s income is Rp. 59.242.792 per year and contribution of Lemang business is at 48.78%. Lemang business is a major income of a lot of society’s businesses, and as survival strategy  through lemang business as a side job of society If the scarcity of raw Lemang happens, the Lemang production is decreased and the cost of sale is set as usual. In addition, the Lemang sellers improve the taste of the traditional food, give bonus, and become friendly towards cosutumers in order that they can face the business competition. They also set the shop clean to make costumers more comfortable.The Key Words: Business Lemang; income contribution; survival srategy</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2018-10-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsep/article/view/5261</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jsep.v14i3.5261</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian; Vol. 14 No. 3 (2018): Oktober 2018; 249 - 262</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian; Vol 14 No 3 (2018): Oktober 2018; 249 - 262</dc:source>
	<dc:source>2598-5922</dc:source>
	<dc:source>0853-8395</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsep/article/view/5261/pdf_1</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian</dc:rights>
</oai_dc:dc>