Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Digitalization of Agriculture through the Kostratani Program on Rice Field Agribusiness in Barebbo District, Bone Regency

Digitalisasi Pertanian melalui Program Kostratani pada Agribisnis Padi Sawah di Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone

Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian · Vol. 18 No. 3 (2022) · pp. 277–292

DOI
10.20956/jsep.v18i3.22358
ISSN
2598-5922, 0853-8395
Published
2022-10-11
Publisher
Hasanuddin University
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

English

Kostratani or Agricultural Strategic Command is the center of agricultural development activities at the sub-district level to optimize the tasks, functions, and roles of the Agricultural Extension Center (BPP) by utilizing and maximizing IT functions to realize national food sovereignty. With the existence of Kostratani, it is hoped that the Ministry of Agriculture can have a database that is truly accurate and not only increases production and quality, but also improves farmers' welfare through empowering extension workers at BPP. BPP Barebbo is one of the BPP Kostratani models under the guidance of the Agricultural Development Polytechnic (Polbangtan) of Gowa. BPP Barebbo is located in Kampuno Village, Barebbo District, Bone Regency, South Sulawesi Province. This study aims to determine and obtain an overview of the implementation of Kostratani and the benefits received by recipients of lowland rice agribusiness services in Barebbo District. This research was conducted in February-April 2022 at BPP Barebbo, Bone Regency. The basic method of this research is a case study with a qualitative approach. The informants of this research were the BPP Coordinator, agricultural extension workers, and farmers. Research data obtained by interview and observation. Data were analyzed qualitatively without statistical tests. The results show that BPP Barebbo has implemented the functions and roles of BPP Kostratani but there are still recipients of rice agribusiness services who have not felt the benefits, namely the downstream system. It is hoped that BPP Barebbo can maintain its implementation and increase the benefits that can be received by rice farmers.

Bahasa Indonesia

Kostratani atau Komando Strategis Pertanian adalah pusat kegiatan pembangunan pertanian pada tingkat kecamatan untuk optimalisasi tugas, fungsi, dan peran Balai Penyuluh Pertanian (BPP) dengan memanfaatkan dan memaksimalkan fungsi TI untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Dengan adanya Kostratani, diharapkan Kementerian Pertanian dapat memiliki satu database yang benar-benar akurat dan tidak hanya meningkatkan produksi dan kualitas, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani melalui pemberdayaan penyuluh di BPP. BPP Barebbo merupakan salah satu model BPP Kostratani di bawah binaan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa. BPP Barebbo terletak di Desa Kampuno Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh gambaran implementasi Kostratani dan manfaat yang diterima oleh penerima jasa agribisnis padi sawah di Kecamatan Barebbo. Penelitian ini dilakukan pada Februari-April 2022 di BPP Barebbo Kabupaten Bone. Metode dasar penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian ini adalah Koordinator BPP, penyuluh pertanian, dan petani. Data penelitian diperoleh dengan wawancara dan observasi. Data dianalisis secara kualitatif tanpa uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPP Barebbo sudah mengimplementasikan fungsi dan peran BPP Kostratani namun pada penerima jasa agribisnis padi masih ada yang belum merasakan manfaatnya yaitu sistem hilir. Diharapkan BPP Barebbo dapat mempertahankan implementasinya dan meningkatkan manfaat yang dapat diterima oleh petani padi.

Keywords

Collaboration network of the authors

33 authors · 69 co-authorship links · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rahmadanih RahmadanihAffiliation unknown2
M.Saleh S. AliAffiliation unknown2
Sawedi MuhammadAffiliation unknown2
Salsa Rizkia MeilindaAffiliation unknown2
Mirah Midadan FahmidAffiliation unknown2
Adib Gemilang BadraniAffiliation unknown2
Thamrin PawalluriAffiliation unknown2
Hidayat MarminAffiliation unknown2
Arfenti AmirAffiliation unknown2
Amruddin Ambo EnreAffiliation unknown2
Bahtiar .Affiliation unknown1
Muhammad AzraiAffiliation unknown1
A. TenriraweAffiliation unknown1
Putra AstamanAffiliation unknown1
Ratmayani RatmayaniAffiliation unknown1
Awalauddin YunusAffiliation unknown1
Muhamad Fathun MunierAffiliation unknown1
Rahmadani RahmadaniAffiliation unknown1
Irvina SafitriAffiliation unknown1
Febrianti NurAffiliation unknown1
Yusril YusrilAffiliation unknown1
Didi RukmanaAffiliation unknown1
Arsyad ArsyadAffiliation unknown1
Ilham AlimuddinAffiliation unknown1
Supratman SupratmanUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Tajuddin TajuddinUniversitas Muhammadiyah Parepare1
Yusran YusranAffiliation unknown1
Asmita AhmadAffiliation unknown1
Kasmiyati KasimAffiliation unknown1
Nurhady SirimorokAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsep/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Digitalization of Agriculture through the Kostratani Program on Rice Field Agribusiness in Barebbo District, Bone Regency</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Digitalisasi Pertanian melalui Program Kostratani pada Agribisnis Padi Sawah di Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Pratiwi, Rafika Dewi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Salman, Darmawan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fahmid, Imam Mujahidin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Pratiwi, Rafika Dewi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Salman, Darmawan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Fahmid, Imam Mujahidin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Kostratani; BPP; agribusiness; rice fields.</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Kostratani; BPP; agribisnis; padi sawah.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Kostratani or Agricultural Strategic Command is the center of agricultural development activities at the sub-district level to optimize the tasks, functions, and roles of the Agricultural Extension Center (BPP) by utilizing and maximizing IT functions to realize national food sovereignty. With the existence of Kostratani, it is hoped that the Ministry of Agriculture can have a database that is truly accurate and not only increases production and quality, but also improves farmers' welfare through empowering extension workers at BPP. BPP Barebbo is one of the BPP Kostratani models under the guidance of the Agricultural Development Polytechnic (Polbangtan) of Gowa. BPP Barebbo is located in Kampuno Village, Barebbo District, Bone Regency, South Sulawesi Province. This study aims to determine and obtain an overview of the implementation of Kostratani and the benefits received by recipients of lowland rice agribusiness services in Barebbo District. This research was conducted in February-April 2022 at BPP Barebbo, Bone Regency. The basic method of this research is a case study with a qualitative approach. The informants of this research were the BPP Coordinator, agricultural extension workers, and farmers. Research data obtained by interview and observation. Data were analyzed qualitatively without statistical tests. The results show that BPP Barebbo has implemented the functions and roles of BPP Kostratani but there are still recipients of rice agribusiness services who have not felt the benefits, namely the downstream system. It is hoped that BPP Barebbo can maintain its implementation and increase the benefits that can be received by rice farmers.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Kostratani atau Komando Strategis Pertanian adalah pusat kegiatan pembangunan pertanian pada tingkat kecamatan untuk optimalisasi tugas, fungsi, dan peran Balai Penyuluh Pertanian (BPP) dengan memanfaatkan dan memaksimalkan fungsi TI untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Dengan adanya Kostratani, diharapkan Kementerian Pertanian dapat memiliki satu database yang benar-benar akurat dan tidak hanya meningkatkan produksi dan kualitas, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani melalui pemberdayaan penyuluh di BPP. BPP Barebbo merupakan salah satu model BPP Kostratani di bawah binaan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa. BPP Barebbo terletak di Desa Kampuno Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh gambaran implementasi Kostratani dan manfaat yang diterima oleh penerima jasa agribisnis padi sawah di Kecamatan Barebbo. Penelitian ini dilakukan pada Februari-April 2022 di BPP Barebbo Kabupaten Bone. Metode dasar penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian ini adalah Koordinator BPP, penyuluh pertanian, dan petani. Data penelitian diperoleh dengan wawancara dan observasi. Data dianalisis secara kualitatif tanpa uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPP Barebbo sudah mengimplementasikan fungsi dan peran BPP Kostratani namun pada penerima jasa agribisnis padi masih ada yang belum merasakan manfaatnya yaitu sistem hilir. Diharapkan BPP Barebbo dapat mempertahankan implementasinya dan meningkatkan manfaat yang dapat diterima oleh petani padi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2022-10-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsep/article/view/22358</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jsep.v18i3.22358</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian; Vol. 18 No. 3 (2022): Oktober, 2022; 277-292</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian; Vol 18 No 3 (2022): October, 2022; 277-292</dc:source>
	<dc:source>2598-5922</dc:source>
	<dc:source>0853-8395</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsep/article/view/22358/8737</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>