Abstract The purpose of this study is to determine the factors that influence the motivation of farmers in making tempeh waste liquid organic fertilizer. This research was conducted in Beji Village, Junrejo District, Batu City, East Java in March-May 2023. Sampling was carried out using the purposive sampling method where from 11 farmer groups 3 farmer groups were selected to be included in the specified criteria with a total of 70 people. Data collection was conducted by interviews and using questionnaires that had been tested for validity and reliability. The data analysis used was multiple linear regression with SPSS 25. The results showed that the factors that influence the motivation of farmers in making liquid organic fertilizer from tempeh waste are age, length of farming, education, profit, and complexity. Land area, cosmopolitanism, and facilities and infrastructure have no real effect on farmers' motivation.
Bahasa Indonesia
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap motivasi petani dalam pembuatan pupuk organik cair limbah tempe. Penelitian ini dilakukan di Desa Beji Kecamatan Junrejo Kota Batu Jawa Timur pada bulan Maret-Mei 2023. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dimana dari 11 kelompok tani terpilih 3 kelompok tani yang masuk dalam kriteria yang ditentukan dengan jumlah 70 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data yang digunakan yaitu regresi linier berganda dengan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap motivasi petani dalam pembuatan pupuk organik cair dari limbah tempe yaitu umur, lama berusahatani, pendidikan, keuntungan dan kerumitan. Luas lahan, kekosmopolitan, serta sarana dan prasarana tidak berpengaruh nyata terhadap motivasi petani.
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.