Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Probability of Cocoa Fermentation Technology Adoption: The Role of Literacy, Capital Access, and Farming Experience

Probabilitas Adopsi Teknologi Fermentasi Kakao: Peran Literasi, Permodalan, dan Pengalaman Usahatani Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.)

Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian · Vol. 22 No. 1 (2026) · pp. 67–77

ISSN
2598-5922, 0853-8395
Published
2026-06-04
Publisher
Hasanuddin University
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

English

Abstract This study aims to analyze the determinant factors influencing farmers' decisions to adopt cocoa fermentation technology in Sabbang District, North Luwu Regency. Although fermented cocoa beans offer significant economic value-added, the adoption rate in the field still faces various structural and cultural constraints. This research uses a quantitative approach by applying a binary logistic regression model to examine the influence of socio-economic and institutional variables. The results indicate that the probability of adoption is positively and significantly influenced by the level of education, availability of bank capital, availability of informal capital, ability to access information, farm income, access to extension services, and the number of family dependents. A unique finding of this study is the farming experience variable, which exerts a significant negative effect, indicating high resistance to innovation among veteran farmers who are accustomed to the rapid capital turnover pattern from selling raw beans. On the other hand, age, technical management capability, and cash flow stability were not proven to significantly affect the adoption decision. This study concludes that accelerating cocoa downstreaming in the research area requires policy interventions that facilitate integrated capital access and strengthen the intensity of agricultural extension services to restructure the conventional farming paradigm.

Bahasa Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor determinan yang memengaruhi keputusan petani dalam mengadopsi teknologi fermentasi kakao di Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara. Meskipun biji kakao fermentasi menawarkan nilai tambah ekonomi yang signifikan, tingkat adopsi di lapangan masih dihadapkan pada berbagai kendala struktural dan kultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengaplikasikan model regresi logistik biner untuk menguji pengaruh variabel sosio-ekonomi dan kelembagaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa probabilitas adopsi dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh tingkat pendidikan, ketersediaan modal bank, ketersediaan modal informal, kemampuan akses informasi, pendapatan usahatani, akses terhadap penyuluhan, dan jumlah tanggungan keluarga. Temuan unik dari studi ini adalah variabel pengalaman usahatani yang memberikan pengaruh negatif signifikan, mengindikasikan tingginya resistensi terhadap inovasi pada petani kawakan yang telah terbiasa dengan pola perputaran modal cepat dari biji mentah. Di sisi lain, umur, kemampuan manajemen teknis, dan stabilitas arus kas tidak terbukti memengaruhi keputusan adopsi secara nyata. Studi ini menyimpulkan bahwa akselerasi hilirisasi kakao di wilayah penelitian memerlukan intervensi kebijakan yang mempermudah akses permodalan terintegrasi dan penguatan intensitas penyuluhan guna merestrukturisasi paradigma bertani yang konvensional.

Keywords

Collaboration network of the authors

38 authors · 84 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nurbaya BusthanulAffiliation unknown3
Didi RukmanaAffiliation unknown2
A. Nixia TenriawaruAffiliation unknown2
Rahim DarmaAffiliation unknown2
Saadah SaadahAffiliation unknown2
Galib Suwito CoraAffiliation unknown1
Yulfirah YusufAffiliation unknown1
Andi FadhilahAffiliation unknown1
Rizky PutrianiAffiliation unknown1
A. TenriawaruAffiliation unknown1
Ferawati FerawatiAffiliation unknown1
Hastika HastikaAffiliation unknown1
Arin SaputriAffiliation unknown1
Nurdin LanuhuAffiliation unknown1
Rahmawaty NadjaAffiliation unknown1
Rahmadani RahmadaniAffiliation unknown1
Muslim SalamAffiliation unknown1
Ros MitaAffiliation unknown1
Jumarni LatifAffiliation unknown1
Marina MarinaUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Pipi DiansariAffiliation unknown1
Letty FudjajaAffiliation unknown1
Rahmadanih RahmadanihAffiliation unknown1
Risma Yana RisalAffiliation unknown1
Rusli M. RukkaAffiliation unknown1
Sasmita AAffiliation unknown1
Saleh S. AliAffiliation unknown1
Ayu MarshyaAffiliation unknown1
Andi Trisnaidar DahringAffiliation unknown1
Ni Made ViantikaAffiliation unknown1
Irmayani ArasAffiliation unknown1
Ni Made Viantika SAffiliation unknown1
Putri Amelia S.Affiliation unknown1
Eymal B DemmallinoAffiliation unknown1
Rasyidah BakriAffiliation unknown1
Pira YuniarAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsep/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Probability of Cocoa Fermentation Technology Adoption: The Role of Literacy, Capital Access, and Farming Experience</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Probabilitas Adopsi Teknologi Fermentasi Kakao: Peran Literasi, Permodalan, dan Pengalaman Usahatani Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Fikram, Aidil</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Amrullah, A.</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Fikram, Aidil</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Amrullah, A.</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Adopsi Teknologi; Fermentasi Kakao; Regresi Logistik Biner</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Technology Adoption; Cocoa Fermentation; Binary Logistic Regression</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Abstract
This study aims to analyze the determinant factors influencing farmers' decisions to adopt cocoa fermentation technology in Sabbang District, North Luwu Regency. Although fermented cocoa beans offer significant economic value-added, the adoption rate in the field still faces various structural and cultural constraints. This research uses a quantitative approach by applying a binary logistic regression model to examine the influence of socio-economic and institutional variables. The results indicate that the probability of adoption is positively and significantly influenced by the level of education, availability of bank capital, availability of informal capital, ability to access information, farm income, access to extension services, and the number of family dependents. A unique finding of this study is the farming experience variable, which exerts a significant negative effect, indicating high resistance to innovation among veteran farmers who are accustomed to the rapid capital turnover pattern from selling raw beans. On the other hand, age, technical management capability, and cash flow stability were not proven to significantly affect the adoption decision. This study concludes that accelerating cocoa downstreaming in the research area requires policy interventions that facilitate integrated capital access and strengthen the intensity of agricultural extension services to restructure the conventional farming paradigm.
 </dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor determinan yang memengaruhi keputusan petani dalam mengadopsi teknologi fermentasi kakao di Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara. Meskipun biji kakao fermentasi menawarkan nilai tambah ekonomi yang signifikan, tingkat adopsi di lapangan masih dihadapkan pada berbagai kendala struktural dan kultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengaplikasikan model regresi logistik biner untuk menguji pengaruh variabel sosio-ekonomi dan kelembagaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa probabilitas adopsi dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh tingkat pendidikan, ketersediaan modal bank, ketersediaan modal informal, kemampuan akses informasi, pendapatan usahatani, akses terhadap penyuluhan, dan jumlah tanggungan keluarga. Temuan unik dari studi ini adalah variabel pengalaman usahatani yang memberikan pengaruh negatif signifikan, mengindikasikan tingginya resistensi terhadap inovasi pada petani kawakan yang telah terbiasa dengan pola perputaran modal cepat dari biji mentah. Di sisi lain, umur, kemampuan manajemen teknis, dan stabilitas arus kas tidak terbukti memengaruhi keputusan adopsi secara nyata. Studi ini menyimpulkan bahwa akselerasi hilirisasi kakao di wilayah penelitian memerlukan intervensi kebijakan yang mempermudah akses permodalan terintegrasi dan penguatan intensitas penyuluhan guna merestrukturisasi paradigma bertani yang konvensional.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2026-06-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsep/article/view/50051</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian; Vol. 22 No. 1 (2026): February, 2026; 67-77</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian; Vol 22 No 1 (2026): January, 2026; 67-77</dc:source>
	<dc:source>2598-5922</dc:source>
	<dc:source>0853-8395</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsep/article/view/50051/14712</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>