Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENGARUH PUPUK ORGANIK DAN UMUR DEFOLIASI TERHADAP BEBERAPA ZAT GIZI SILASE RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum)

Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak · Vol. 9 No. 1 (2016)

DOI
10.20956/bnmt.v9i1.844
ISSN
2985-7694, 1411-4577
Published
2016-08-11
Publisher
Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Suatu penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik dan umur defoliasi terhadap beberapa zat gizi silase rumput gajah (Pennisetum purpureum). Penelitian ini menggunakan rumput gajah, pupuk kompos, dan pupuk organik cair. Penelitian disusun berdasarkan rancangan acak lengkap pola factorial 3 x 3 dengan 3 kali ulangan, sebagai faktor pertama adalah pemupukan: A1 (tanpa pemupukan), A2 (pemupukan dengan kompos) dan A3 (pemupukan dengan pupuk cair), sedangkan faktor kedua adalah umur defoliasi: B1 (umur defoliasi 30 hari), B2 (umur defoliasi 45 hari) dan B3 (umur defoliasi 60 hari). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan protein kasar silase rumput gajah pada umur defoliasi 30 hari lebih tinggi daripada perlakuan umur defoliasi 45 hari dan 60 hari. Sedangkan kandungan serat kasar teritnggi diperoleh pada umur defoliasi 60 hari. Defoliasi rumput gajah pada umur 45 hari dan diberi pupuk kompos dapat meningkatkan kandungan lemak kasar dan BETN silase rumput gajah.

Collaboration network of the authors

10 authors · 17 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Budiman NohongAffiliation unknown2
Asmuddin NatsirAffiliation unknown1
M. Zain MideAffiliation unknown1
BudimanAffiliation unknown1
R IsnainiAffiliation unknown1
N SyamAffiliation unknown1
Mugfira MugfiraAffiliation unknown1
. RinduwatiAffiliation unknown1
M. ChaedirAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/bnmt/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENGARUH PUPUK ORGANIK DAN UMUR DEFOLIASI TERHADAP BEBERAPA ZAT GIZI  SILASE RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nompo, Syamsuddin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Suatu penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik dan umur defoliasi terhadap beberapa zat gizi silase rumput gajah (Pennisetum purpureum). Penelitian ini menggunakan rumput gajah, pupuk kompos, dan pupuk organik cair. Penelitian disusun berdasarkan rancangan acak lengkap pola factorial 3 x 3 dengan 3 kali ulangan, sebagai faktor pertama adalah pemupukan: A1 (tanpa pemupukan), A2 (pemupukan dengan kompos) dan A3 (pemupukan dengan pupuk cair), sedangkan faktor kedua adalah umur defoliasi: B1 (umur defoliasi 30 hari), B2 (umur defoliasi 45 hari) dan B3 (umur defoliasi 60 hari). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan protein kasar silase rumput gajah pada umur defoliasi 30 hari lebih tinggi daripada perlakuan umur defoliasi 45 hari dan 60 hari. Sedangkan kandungan serat kasar teritnggi diperoleh pada umur defoliasi 60 hari. Defoliasi rumput gajah pada umur 45 hari dan diberi pupuk kompos dapat meningkatkan kandungan lemak kasar dan BETN silase rumput gajah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2016-08-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bnmt/article/view/844</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/bnmt.v9i1.844</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak; Vol. 9 No. 1 (2013)</dc:source>
	<dc:source>2985-7694</dc:source>
	<dc:source>1411-4577</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bnmt/article/view/844/570</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2016 Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak</dc:rights>
</oai_dc:dc>