Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

NILAI INDEK PAKAN KAMBING BERDASARKAN STUDI IN SACCO DAN IN VIVO

Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak · Vol. 10 No. 1 (2016)

DOI
10.20956/bnmt.v10i1.908
ISSN
2985-7694, 1411-4577
Published
2016-08-11
Publisher
Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengukur karakteristik degradasi pakan (in sacco), konsumsi dan kecernaan pakan (in vivo), serta menentukan nilai indek 4 jenis pakan kambing (T1=rumput gajah, T2=rumput lapang, T3=rumput kolonjono, T4=daun mangga). Penelitian in sacco dan in vivo memerlukan 4 ekor ternak kambing. Masing-masing pakan (4 ulangan) akan diinkubasikan selama 8, 12, 24, 48, 72, dan 96 jam, kedalam rumen ternak kambing. Ke-4 jenis pakan tersebut selanjutnya diberikan kepada ternak kambing yang dibagi dalam 4 perlakuan pakan. Setiap ternak kambing diberikan satu jenis pakan. Data hasil pengamatan in vivo akan dianalisis dengan menggunakan rancangan percobaan acak lengkap, dilanjutkan dengan uji Duncan (Steel and Torrie,1980). Hasil pengamatan konsumsi dan kecernaan pakan, kemudian diprediksi dari karakteristik degradasi pakan (in sacco) menggunakan analisis multiple-regresi. Dari persamaan regresi tersebut selanjutnya dapat ditentukan nilai indek pakan (Ørskov et al, 1988; Kibon dan Ørskov, 1993; Khazal et al, 1992; Shem et al, 1995; Subur et al, 1999). Hasil percobaan kecernaan in vivo rumput gajah merupakan pakan terbaik, kemudian disusul pakan daun mangga, menyusul rumput kolonjono, dan rumput lapang. Pertambahan berat badan kambing umumnya tidak menunjukkan perbedaan nyata. Hasil ini menunjukkan bahwa nilai indek pakan kambing bervariasi antara pakan 1 dengan lainnya. Kata Kunci: Konsumsi, Karakteristik Degradasi, Nilai Indek Pakan.

Collaboration network of the authors

6 authors · 10 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
. HarfiahAffiliation unknown2
Syahriani SyahrirAffiliation unknown1
Muhammad Zain MideAffiliation unknown1
D. R. ZulkarnainAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/bnmt/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">NILAI INDEK PAKAN KAMBING BERDASARKAN STUDI IN SACCO  DAN IN VIVO</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Rasjid, Syamsuddin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ismartoyo, .</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengukur karakteristik degradasi pakan (in sacco), konsumsi dan kecernaan pakan (in vivo), serta menentukan nilai indek 4 jenis pakan kambing (T1=rumput gajah, T2=rumput lapang, T3=rumput kolonjono, T4=daun mangga). Penelitian in sacco dan in vivo memerlukan 4 ekor ternak kambing. Masing-masing pakan (4 ulangan) akan diinkubasikan selama 8, 12, 24, 48, 72, dan 96 jam, kedalam rumen ternak kambing. Ke-4 jenis pakan tersebut selanjutnya diberikan kepada ternak kambing yang dibagi dalam 4 perlakuan pakan. Setiap ternak kambing diberikan satu jenis pakan. Data hasil pengamatan in vivo akan dianalisis dengan menggunakan rancangan percobaan acak lengkap, dilanjutkan dengan uji Duncan (Steel and Torrie,1980). Hasil pengamatan konsumsi dan kecernaan pakan, kemudian diprediksi dari karakteristik degradasi pakan (in sacco) menggunakan analisis multiple-regresi. Dari persamaan regresi tersebut selanjutnya dapat ditentukan nilai indek pakan (Ørskov et al, 1988; Kibon dan Ørskov, 1993; Khazal et al, 1992; Shem et al, 1995; Subur et al, 1999). Hasil percobaan kecernaan in vivo rumput gajah merupakan pakan terbaik, kemudian disusul pakan daun mangga, menyusul rumput kolonjono, dan rumput lapang. Pertambahan berat badan kambing umumnya tidak menunjukkan perbedaan nyata. Hasil ini menunjukkan bahwa nilai indek pakan kambing bervariasi antara pakan 1 dengan lainnya. Kata Kunci : Konsumsi, Karakteristik Degradasi, Nilai Indek Pakan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2016-08-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bnmt/article/view/908</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/bnmt.v10i1.908</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak; Vol. 10 No. 1 (2014)</dc:source>
	<dc:source>2985-7694</dc:source>
	<dc:source>1411-4577</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bnmt/article/view/908/579</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2016 Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak</dc:rights>
</oai_dc:dc>