Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pemanfaatan Jerami Kacang Hijau Dengan Penambahan Feses Sapi Dan Effective Microorganisme Terhadap Kualitas Kompos Di Kelurahan Manggali Kecamatan Pallangga

Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak · Vol. 13 No. 1 (2019)

DOI
10.20956/bnmt.v13i1.8190
ISSN
2985-7694, 1411-4577
Terbit
2019-11-08
Penerbit
Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin
Bahasa
en

Abstrak

Pengomposan merupakan proses bahan organic yang mengalami penguraian secara biologis, khususnya mikroba yang dimanfaatkan sebagai sumber energy. Kotoran ternak dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kandang karena kandungan unsur hara seperti nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) yang dibutuhkan oleh tanaman dan kesuburan tanah. Limbah pertanian antara lain dapat berupa jerami tanaman pangan, limbah tanaman perkebunan, dan kotoran ternak. Limbah pertanian berupa jerami kacang hijau sebagai kompos karena menpunyai kandungan kalium yang tinggi, dapat meningkatkan kandungan unsur hara K pada pupuk kandang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui melihat kualitas kompos jerami kacang hijau dengan penambahan feses sapi dan EM4, terhadap waktu optimal pengomposan dan kualitas pupuk kandang sesuai dengan SNI 19-7030-2004. Pupuk kandang yang diperoleh dianalisis kadar N, P, K, C-organik, rasio C/N, dan kadar airnya. Hasil analisis dibandingkan dengan SNI 19-7030-2004. Analisis pupuk kandang dilakukan pada 30, hari Hasil analisis kompos dengan EM4 lebih efektif dan memerlukan waktu yang lebih cepat untuk mendekomposisi bahan organik dalam kompos. Kualitas kompos yang memenuhi SNI 19-7030-2004 (rasio C/N, kadar N, P, K, air, dan C-organik).

Jaringan kolaborasi para penulis

13 penulis · 20 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Jamila MustabiAfiliasi tidak diketahui3
Ismartoyo IsmartoyoAfiliasi tidak diketahui1
Agil SuhartoAfiliasi tidak diketahui1
Dina YuvitaAfiliasi tidak diketahui1
Tiwi Ika RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
syamsuddin HasanAfiliasi tidak diketahui1
Muh. ArminAfiliasi tidak diketahui1
wahyani wahyaniAfiliasi tidak diketahui1
Nancy LahayAfiliasi tidak diketahui1
Sri MulianiAfiliasi tidak diketahui1
A MujnisaAfiliasi tidak diketahui1
Farahdibah FarahdibahAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/bnmt/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pemanfaatan   Jerami  Kacang  Hijau  Dengan Penambahan Feses Sapi Dan  Effective Microorganisme  Terhadap Kualitas  Kompos  Di Kelurahan Manggali Kecamatan Pallangga</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Asriany, Anie</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pengomposan merupakan proses bahan organic yang mengalami penguraian secara  biologis, khususnya mikroba yang dimanfaatkan sebagai sumber energy.  Kotoran ternak dapat dimanfaatkan  sebagai  pupuk  kandang  karena kandungan unsur hara seperti nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) yang dibutuhkan oleh tanaman dan kesuburan tanah. Limbah pertanian antara  lain dapat berupa jerami tanaman pangan, limbah tanaman perkebunan, dan kotoran ternak.  Limbah  pertanian  berupa  jerami  kacang hijau  sebagai kompos karena menpunyai  kandungan kalium yang tinggi,  dapat  meningkatkan  kandungan  unsur  hara K pada pupuk kandang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui melihat kualitas kompos   jerami kacang hijau dengan  penambahan  feses  sapi  dan EM4,  terhadap waktu optimal pengomposan dan kualitas  pupuk  kandang sesuai dengan SNI 19-7030-2004. Pupuk kandang yang diperoleh dianalisis kadar N, P, K, C-organik, rasio C/N, dan kadar airnya. Hasil analisis dibandingkan dengan SNI 19-7030-2004. Analisis pupuk kandang dilakukan pada  30, hari Hasil analisis  kompos dengan  EM4  lebih efektif dan memerlukan waktu  yang lebih cepat untuk mendekomposisi bahan organik dalam kompos.  Kualitas kompos yang memenuhi SNI 19-7030-2004 (rasio C/N, kadar N, P, K, air, dan C-organik).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2019-11-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bnmt/article/view/8190</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/bnmt.v13i1.8190</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak; Vol. 13 No. 1 (2019)</dc:source>
	<dc:source>2985-7694</dc:source>
	<dc:source>1411-4577</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak</dc:rights>
</oai_dc:dc>