Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Kandungan Tanin, VFA dan Amonia pada Sistem Rumen in Vitro Daun Maja (Aegle marmelos) dan Daun Gamal (Gliricidia sepium)

Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak · Vol. 17 No. 1 (2023) · pp. 28–40

DOI
10.20956/bnmt.v17i1.27185
ISSN
2985-7694, 1411-4577
Published
2023-04-03
Publisher
Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Tanin adalah zat antinutrisi yang terdapat pada tanaman hijauan, tetapi memiliki dampak positif dalam proses pencernaan ternak yaitu meningkatkan bypass protein. VFA (volatile fatty acids) adalah hasil perombakan dari karbohidrat dimana karbohidrat diperlukan oleh tubuh ternak sebagai sumber energi dan amonia adalah hasil perombakan dari protein dalam proses fermentasi dalam rumen ternak yang dipengaruhi oleh tanin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi perbandingan kandungan VFA dan amonia daun maja (Aegle marmelos) dan daun gamal (Gliricidia sepium) sebagai bahan pakan alternatif secara in vitro. Penelitian dianalisis menggunakan uji T dengan 2 bahan daun maja (Aegle marmelos) dan daun gamal (Gliricidia sepium). Hasil penelitian menunjukkan kandungan tanin rata-rata untuk daun maja (1.11%) dan daun gamal (0.82%). Kandungan amonia daun gamal (39.8 mM) dan daun maja (35.82 mM), dan kandungan VFA daun maja (103.28 mM) dan daun gamal (93.42 mM). Disimpulkan bahwa kandungan tanin lebih tinggi pada daun maja dibanding dengan daun gamal, kandungan VFA daun maja lebih tinggi daripada daun gamal dan masih pada kisaran normal. Kandungan amonia daun gamal lebih tinggi dibandingkan dengan daun maja dan berada di atas kisaran normal.

Collaboration network of the authors

40 authors · 107 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Handayani Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ismartoyo IsmartoyoAffiliation unknown4
Anie AsrianyAffiliation unknown3
Syahriani SyahrirAffiliation unknown2
A. AriyadiAffiliation unknown1
Fadly Hidayat Ilyas FadlyAffiliation unknown1
Sudirman BacoAffiliation unknown1
Ratmawati MalakaAffiliation unknown1
Suliman Mohamed Yousof SadamAffiliation unknown1
Muhammad RusdyAffiliation unknown1
Muhammad RisalUniversitas Handayani Makassar1
Hendra HendraAffiliation unknown1
Syahdar BabaAffiliation unknown1
Hastang HastangAffiliation unknown1
Aslina AsnawiAffiliation unknown1
Muhammad Andi Ihsan DagongAffiliation unknown1
Aulia Uswa Noor KhasanahAffiliation unknown1
Sitti SohrahAffiliation unknown1
Iin Mulyawati DariyatmoAffiliation unknown1
Hasbi HasbiAffiliation unknown1
Ambo AkoAffiliation unknown1
Renny Fatmyah UtamyAffiliation unknown1
Utlul Ilma NaviaAffiliation unknown1
Andi Arif RahmanAffiliation unknown1
R. IslamiyatiAffiliation unknown1
B. BudimanAffiliation unknown1
Y. D. A SurahmanAffiliation unknown1
wardayanti WardayantiAffiliation unknown1
Mutmainnah MutmainnahAffiliation unknown1
Rinduwati RinduwatiAffiliation unknown1
Harniati HarniatiAffiliation unknown1
Dina YuvitaAffiliation unknown1
farliansyah farliansyahAffiliation unknown1
Muh. ArminAffiliation unknown1
wahyani wahyaniAffiliation unknown1
Fahrul IrawanAffiliation unknown1
Ismah Ulfiyah AzisAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/bnmt/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Kandungan Tanin, VFA dan Amonia pada Sistem Rumen in Vitro Daun Maja (Aegle marmelos) dan Daun Gamal (Gliricidia sepium)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">M. Akbar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Islamiyati, Rohmiyatul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mustabi, Jamila</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Indrawirawan, Indrawirawan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Tanin adalah zat antinutrisi yang terdapat pada tanaman hijauan, tetapi memiliki dampak positif dalam proses pencernaan ternak yaitu meningkatkan bypass protein. VFA (volatile fatty acids) adalah hasil perombakan dari karbohidrat dimana karbohidrat diperlukan oleh tubuh ternak sebagai sumber energi dan amonia adalah hasil perombakan dari protein dalam proses fermentasi dalam rumen ternak yang dipengaruhi oleh tanin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi perbandingan kandungan VFA dan amonia daun maja (Aegle marmelos) dan daun gamal (Gliricidia sepium) sebagai bahan pakan alternatif secara in vitro. Penelitian dianalisis menggunakan uji T dengan 2 bahan daun maja (Aegle marmelos) dan daun gamal (Gliricidia sepium). Hasil penelitian menunjukkan kandungan tanin rata-rata untuk daun maja (1.11%) dan daun gamal (0.82%). Kandungan amonia daun gamal (39.8 mM) dan daun maja (35.82 mM), dan kandungan VFA daun maja (103.28 mM) dan daun gamal (93.42 mM). Disimpulkan bahwa kandungan tanin lebih tinggi pada daun maja dibanding dengan daun gamal, kandungan VFA daun maja lebih tinggi daripada daun gamal dan masih pada kisaran normal. Kandungan amonia daun gamal lebih tinggi dibandingkan dengan daun maja dan berada di atas kisaran normal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2023-04-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bnmt/article/view/27185</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/bnmt.v17i1.27185</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak; Vol. 17 No. 1 (2023); 28-40</dc:source>
	<dc:source>2985-7694</dc:source>
	<dc:source>1411-4577</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bnmt/article/view/27185/9894</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>