Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PERILAKU MEROKOK PEGAWAI PASCA PENERAPAN KAWASAN TANPA ROKOK DI KANTOR WALIKOTA MAKASSAR

Media Kesehatan Masyarakat Indonesia · Vol. 11 No. 2 (2016) · hlm. 69–75

DOI
10.30597/mkmi.v11i2.517
ISSN
2356-4067, 0216-2482
Terbit
2016-06-22
Penerbit
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Bahasa
en

Abstrak

Perilaku merokok di sembarang tempat dapat menimbulkan asap yang berdampak buruk bagi kesehatan. Untuk menanggulangi hal ini pemerintah Kota Makassar menerapkan kawasan tanpa rokok. Penelitian ini bertujuan mengetahui perilaku merokok pegawai pasca penerapan kawasan tanpa rokok (KTR) di kantor walikota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan rancangan fenomenologi. Penentuan informan menggunakan metode snowball dengan jumlah delapan belas informan dari tiga unit kerja, yaitu Badan Narkotika Kota Makassar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Badan Satuan Polisi Pamong Praja. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi metode dan member check. Data dianalisis dengan menggunakan content analysis dan disajikan secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan mempunyai niat untuk mengubah perilaku merokok sebelum penerapan KTR dan setelah penerapan KTR tidak merasakan pengaruhnya terhadap niat. Dukungan sosial diperoleh informan, yaitu dukungan informasi bersumber dari keluarga, teman serta atasan. Informan merasakan kemudahan menjangkau informasi dan fasilitas KTR. Otonomi pribadi, yaitu perubahan perilaku dialami dua informan. Situasi yang memungkinkan, yaitu dengan adanya tanda dilarang merokok. Kesimpulan penelitian adalah perilaku merokok pegawai dipengaruhi oleh niat, dukungan sosial, keterjangkauan informasi, dan situasi yang memungkinkan agar memengaruhi otonomi pribadi pegawai untuk mengubah perilaku merokoknya.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 89 tautan kepenulisan bersama · 11 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Hasanuddin University
  • Institut Agama Islam Negeri Sorong
  • Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
  • Poltekkes Kemenkes Palu
  • Diponegoro University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Safrullah AmirHasanuddin University2
Sudirman NasirHasanuddin University2
Healthy HidayantyHasanuddin University2
Andi HarniatiHasanuddin University1
Hasnawati AmqamHasanuddin University1
Umniyah SalehHasanuddin University1
Aswar Zulkifli SyamAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Tahir AbdullahHasanuddin University1
Jumriani JumrianiHasanuddin University1
Muhammad RachmatHasanuddin University1
Yosinta YosintaHasanuddin University1
Muh RachmatHasanuddin University1
Ulfa Athiyah SabrulHasanuddin University1
Muhammad Arsyad RahmanHasanuddin University1
Karmilasari KarmilasariHasanuddin University1
Muh. Arsyad RahmanHasanuddin University1
Andi Nurul FitriHasanuddin University1
Nurul Mutiara Syahputri SudirmanHasanuddin University1
Aisyah Azzahrah ArfajahHasanuddin University1
Marini AmaliaAfiliasi tidak diketahui1
Rahayu INDRIASARIAfiliasi tidak diketahui1
Nada Mulya SalsabilaAfiliasi tidak diketahui1
Nurzakiah HasanAfiliasi tidak diketahui1
Alya Rohana Pratiwi HamzahAfiliasi tidak diketahui1
Ulfah NajamuddinAfiliasi tidak diketahui1
Sudirman SudirmanInstitut Agama Islam Negeri Sorong1
Evi EviAfiliasi tidak diketahui1
Abdul Razak ThahaHasanuddin University1
Nasrul NasrulKementerian Kesehatan Republik Indonesia1
Fahmi HafidPoltekkes Kemenkes Palu1
Nurhaedar JafarHasanuddin University1
Ahmad YaniAfiliasi tidak diketahui1
Syamsiar S. RussengAfiliasi tidak diketahui1
Agus Bintara BirawidaHasanuddin University1
Sukri PalutturiHasanuddin University1
Nurul Syahriani SalahuddinHasanuddin University1
Tri JokoDiponegoro University1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PERILAKU MEROKOK PEGAWAI PASCA PENERAPAN KAWASAN TANPA ROKOK DI KANTOR WALIKOTA MAKASSAR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Ismariani, Ismariani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fajarwati, Indra</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Suriah, Suriah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Merokok</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">pegawai</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">kawasan tanpa rokok</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Perilaku merokok di sembarang tempat dapat menimbulkan asap yang berdampak buruk bagi kesehatan. Untuk menanggulangi hal ini pemerintah Kota Makassar menerapkan kawasan tanpa rokok. Penelitian ini bertujuan mengetahui perilaku merokok pegawai pasca penerapan kawasan tanpa rokok (KTR) di kantor walikota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan rancangan fenomenologi. Penentuan informan menggunakan metode snowball dengan jumlah delapan belas informan dari tiga unit kerja, yaitu Badan Narkotika Kota Makassar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Badan Satuan Polisi Pamong Praja. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi metode dan member check. Data dianalisis dengan menggunakan content analysis dan disajikan secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan mempunyai niat untuk mengubah perilaku merokok sebelum penerapan KTR dan setelah penerapan KTR tidak merasakan pengaruhnya terhadap niat. Dukungan sosial diperoleh informan, yaitu dukungan informasi bersumber dari keluarga, teman serta atasan. Informan merasakan kemudahan menjangkau informasi dan fasilitas KTR. Otonomi pribadi, yaitu perubahan perilaku dialami dua informan. Situasi yang memungkinkan, yaitu dengan adanya tanda dilarang merokok. Kesimpulan penelitian adalah perilaku merokok pegawai dipengaruhi oleh niat, dukungan sosial, keterjangkauan informasi, dan situasi yang memungkinkan agar memengaruhi otonomi pribadi pegawai untuk mengubah perilaku merokoknya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/517</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/mkmi.v11i2.517</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Media Kesehatan Masyarakat Indonesia; Vol. 11 No. 2: JUNI 2015; 69-75</dc:source>
	<dc:source>2356-4067</dc:source>
	<dc:source>0216-2482</dc:source>
	<dc:source>10.30597/mkmi.v11i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/517/332</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2016 Media Kesehatan Masyarakat Indonesia</dc:rights>
</oai_dc:dc>