Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

MODEL DINAMIS PENCEMARAN CADMIUM (Cd) DAN TIMBAL (Pb) DI TELUK AMBON

Media Kesehatan Masyarakat Indonesia · Vol. 11 No. 3 (2016) · hlm. 168–173

DOI
10.30597/mkmi.v11i3.527
ISSN
2356-4067, 0216-2482
Terbit
2016-06-22
Penerbit
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Bahasa
en

Abstrak

Limbah pertanian dari penggunaan pupuk dan pestisida berpotensi menambah cemaran Cadmium dan Timbal pada Teluk Ambon. Penelitian ini bertujuan mengestimasi konsentrasi Cadmium (Cd) dan Timbal (Pb) pada perairan sungai dengan menggunakan sampel air sungai selama 10 tahun (2015 – 2025) kedepan, strategi pengendalian menggunakan pendekatan model dinamik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik observasional melalui pendekatan model sistem dinamik. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, dengan menggunakan sampel air sungai dan air laut, diukur dengan AAS Shimdsu, type AA-6300. Analisis data menggunakan program STELLA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada 10 tahun yang akan datang (2025) diestimasikan konsentrasi Cd dan Pb pada sungai mengalami peningkatan sebesar 30.35 kali dan 0.072 kali perbulan atau mengalami peningkatan dari 0.004592 pada tahun 2015 menjadi 16.72 ppb pada tahun 2025 untuk cadmium, sedangkan konsentrasi timbal meningkat dari 10.53 ppb pada tahun 2015 menjadi 91.66 ppb pada tahun 2025. Estimasi konsentrasi Cd dan Pb pada perairan sungai di Teluk Ambon selama 10 tahun (22015-2025) cenderung mengalami peningkatan. Skenario terbaik untuk menekan peningkatan konsentrasi Cd dan Pb ialah skenario optimistik.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

37 penulis · 72 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Raharja
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Agus Bintara BirawidaAfiliasi tidak diketahui2
Bambang PramonoUniversitas Halu Oleo1
Sutardi SutardiUniversitas Halu Oleo1
Andi JamalinaAfiliasi tidak diketahui1
A. Indahwaty SidinAfiliasi tidak diketahui1
Nurfatmala NurfatmalaAfiliasi tidak diketahui1
Fajar Septian AnwarAfiliasi tidak diketahui1
M Alimin MaidinAfiliasi tidak diketahui1
Hasnawati AmqamAfiliasi tidak diketahui1
Maldi PrasetyoAfiliasi tidak diketahui1
Muh. Fajaruddin NatsirAfiliasi tidak diketahui1
Syahri WahyuniAfiliasi tidak diketahui1
Sudirman BacoAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Farid AbbasAfiliasi tidak diketahui1
Dwi Kesuma SariAfiliasi tidak diketahui1
Erdi PurwantoAfiliasi tidak diketahui1
Dini MarmansariAfiliasi tidak diketahui1
Makmur SelomoAfiliasi tidak diketahui1
Muammar MuammarAfiliasi tidak diketahui1
Sumarni SumarniAfiliasi tidak diketahui1
Stang Abdul RahmanAfiliasi tidak diketahui1
Ary HandayaniAfiliasi tidak diketahui1
Muh. Amin Al As'adAfiliasi tidak diketahui1
Lea Mediatrix Y. JanwarinAfiliasi tidak diketahui1
Qurotul AiniUniversitas Raharja1
Faisal YusufAfiliasi tidak diketahui1
Wahyu Nur WahidAfiliasi tidak diketahui1
Farhan HidayatAfiliasi tidak diketahui1
Nesti Anggraini SantosoAfiliasi tidak diketahui1
Amri AmriAfiliasi tidak diketahui1
Kusnadi KusnadiAfiliasi tidak diketahui1
Goenawan BrotosaputroAfiliasi tidak diketahui1
Sebastian HarrisAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">MODEL DINAMIS PENCEMARAN CADMIUM (Cd) DAN TIMBAL (Pb) DI TELUK AMBON</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Souisa, Gracia Victoria</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mallongi, Anwar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hasyim, Hasan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hatta, Muhammad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Model</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">cadmium</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">timbal</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Teluk Ambon</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Limbah pertanian dari penggunaan pupuk dan pestisida berpotensi menambah cemaran Cadmium dan Timbal pada Teluk Ambon. Penelitian ini bertujuan mengestimasi konsentrasi Cadmium (Cd) dan Timbal (Pb) pada perairan sungai dengan menggunakan sampel air sungai selama 10 tahun (2015 – 2025) kedepan, strategi pengendalian menggunakan pendekatan model dinamik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik observasional melalui pendekatan model sistem dinamik. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, dengan menggunakan sampel air sungai dan air laut, diukur dengan AAS Shimdsu, type AA-6300. Analisis data menggunakan program STELLA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada 10 tahun yang akan datang (2025) diestimasikan konsentrasi Cd dan Pb pada sungai mengalami peningkatan sebesar 30.35 kali dan 0.072 kali perbulan atau mengalami peningkatan dari 0.004592 pada tahun 2015 menjadi 16.72 ppb pada tahun 2025 untuk cadmium, sedangkan konsentrasi timbal meningkat dari 10.53 ppb pada tahun 2015 menjadi 91.66 ppb pada tahun 2025. Estimasi konsentrasi Cd dan Pb pada perairan sungai di Teluk Ambon selama 10 tahun (22015-2025) cenderung mengalami peningkatan. Skenario terbaik untuk menekan peningkatan konsentrasi Cd dan Pb ialah skenario optimistik. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/527</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/mkmi.v11i3.527</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Media Kesehatan Masyarakat Indonesia; Vol. 11 No. 3: SEPTEMBER 2015; 168-173</dc:source>
	<dc:source>2356-4067</dc:source>
	<dc:source>0216-2482</dc:source>
	<dc:source>10.30597/mkmi.v11i3</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/527/977</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2016 Media Kesehatan Masyarakat Indonesia</dc:rights>
</oai_dc:dc>