Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

SUMBER DAYA LOKAL SEBAGAI DASAR PERENCANAAN PROGRAM GIZI DAERAH URBAN

Media Kesehatan Masyarakat Indonesia · Vol. 13 No. 1 (2017) · hlm. 1–11

DOI
10.30597/mkmi.v13i1.1575
ISSN
2356-4067, 0216-2482
Terbit
2017-03-29
Penerbit
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Bahasa
en

Abstrak

Prevalensi gizi lebih dan buruk di Indonesia dan Kota Semarang, meningkat dari tahun 2007 sampai 2013. Program yang ada belum mengoptimalkan potensi yang dipunyai daerah. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan sumber daya lokal yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan program gizi untuk daerah urban. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, dengan fokus penelitian adalah potensi lokal yang terdiri dari unsur modal sosial, sistem sosial, sistem budaya. Penelitian dilakukan di Kota Semarang. Penentuan informan menggunakan teknik purposive dan snow ball. Instrumen yang digunakan adalah panduan observasi,wawancara, Focus Group Discussion dan Strengths Weaknesses Opportunities Threats Analysis. Hasil yang didapat, sumber daya lokal yang dipunyai dalam rangka perencanaan program gizi adalah: 1) adanya citizenship yaitu keaktivan dankreativitas kader, social organization terutama dari posyandu didukung dengan rumah gizi, dan sosial support dari keluarga. 2) Potensi lain berkaitan dengan efek dari daerah urban yaitu: (1) Ketersediaan bahan pangan yang mudah didapat, (2) Informasi kaitannya dengan kesehatan dan gizi lebih mudah didapat, dan (3) Tersedianya sarana transportasi dan infra struktur yang memadai. Sumber daya lokal di daerah urban dapat dimanfaatkan untuk perencanaan program gizi sehingga memberi peluang keberhasilan perbaikan status gizi di masyarakat menjadi lebih tinggi.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 102 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Raharja
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Dyah Mahendrasari SukendraAfiliasi tidak diketahui3
Yunita Dyah Puspita SantikAfiliasi tidak diketahui2
Sofwan IndarjoState University of Semarang2
Fitri IndrawatiAfiliasi tidak diketahui2
Alfiana Ainun NisaAfiliasi tidak diketahui2
Irwan BudionoAfiliasi tidak diketahui2
Oktia Woro Kasmini HandayaniAfiliasi tidak diketahui2
Burhan Maritsal ChakimAfiliasi tidak diketahui1
Ahmad Aziz RamadaAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Ilham AfifAfiliasi tidak diketahui1
Hany Triana LutfiahAfiliasi tidak diketahui1
Alma AufridaAfiliasi tidak diketahui1
Devita Uzlah SibaraniAfiliasi tidak diketahui1
Sherly GusnawanAfiliasi tidak diketahui1
Hermi Nur LaelaAfiliasi tidak diketahui1
Aer SondariAfiliasi tidak diketahui1
Ayu Imade RosdianaAfiliasi tidak diketahui1
Aminatuz ZuhriyahAfiliasi tidak diketahui1
Triyanik IstikomahAfiliasi tidak diketahui1
Nurina SalsabilaAfiliasi tidak diketahui1
Hidayatul Issri RubandiyahAfiliasi tidak diketahui1
Isna Lutfiyatul FaizahAfiliasi tidak diketahui1
Intan Nurjannah Pratiwi TrisnaAfiliasi tidak diketahui1
Ais DafitriAfiliasi tidak diketahui1
Nur AzizahUniversitas Raharja1
Bunga Ifatun NisaAfiliasi tidak diketahui1
Laila Dwi DarmayantiAfiliasi tidak diketahui1
Anisa FitriInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Arvia Dhitya MaharhaniAfiliasi tidak diketahui1
Mahalul AzamAfiliasi tidak diketahui1
Anastasia Kinanti SekarAfiliasi tidak diketahui1
Linuria Asra LailyAfiliasi tidak diketahui1
Annisa Novanda Maharani UtamiAfiliasi tidak diketahui1
Cahyani Wulan SuciAfiliasi tidak diketahui1
Tutuk WijayantiningrumAfiliasi tidak diketahui1
Puput EdiyarsariAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">SUMBER DAYA LOKAL SEBAGAI DASAR PERENCANAAN PROGRAM GIZI DAERAH URBAN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Kasmini H, Oktia Woro</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Raharjo, Bambang Budi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nugroho, Efa</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hermawati, Bertakalswa</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Modal sosial</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">sistem sosial</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">daerah urban</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">program gizi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Prevalensi gizi lebih dan buruk di Indonesia dan Kota Semarang, meningkat dari tahun 2007 sampai 2013. Program yang ada belum mengoptimalkan potensi yang dipunyai daerah. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan sumber daya lokal yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan program gizi untuk daerah urban. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, dengan fokus penelitian adalah potensi lokal yang terdiri dari unsur modal sosial, sistem sosial, sistem budaya. Penelitian dilakukan di Kota Semarang. Penentuan informan menggunakan teknik purposive dan snow ball. Instrumen yang digunakan adalah panduan observasi,wawancara, Focus Group Discussion dan Strengths Weaknesses Opportunities Threats Analysis. Hasil yang didapat, sumber daya lokal yang dipunyai dalam rangka perencanaan program gizi adalah: 1) adanya citizenship yaitu keaktivan dankreativitas kader, social organization terutama dari posyandu didukung dengan rumah gizi, dan sosial support dari keluarga. 2) Potensi lain berkaitan dengan efek dari daerah urban yaitu: (1) Ketersediaan bahan pangan yang mudah didapat, (2) Informasi kaitannya dengan kesehatan dan gizi lebih mudah didapat, dan (3) Tersedianya sarana transportasi dan infra struktur yang memadai. Sumber daya lokal di daerah urban dapat dimanfaatkan untuk perencanaan program gizi sehingga memberi peluang keberhasilan perbaikan status gizi di masyarakat menjadi lebih tinggi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/1575</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/mkmi.v13i1.1575</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Media Kesehatan Masyarakat Indonesia; Vol. 13 No. 1: MARET 2017; 1-11</dc:source>
	<dc:source>2356-4067</dc:source>
	<dc:source>0216-2482</dc:source>
	<dc:source>10.30597/mkmi.v13i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/1575/885</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Media Kesehatan Masyarakat Indonesia</dc:rights>
</oai_dc:dc>