Jurnal
KHASIAT MADU MENURUNKAN TEKANAN DARAH DAN HEMATOLOGI PARAMETER
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia · Vol. 13 No. 1 (2017) · hlm. 27–33
- ISSN
- 2356-4067, 0216-2482
- Terbit
- 2017-03-29
- Penerbit
- Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
- Bahasa
- en
Abstrak
Angka kejadian Diabetes Melitus (DM) terus mengalami peningkatan, baik di dunia, regional, maupun di Indonesia. Salah satu penyebab DM adalah stres oksidatif, sehingga madu sebagai antioksidan alami mampumenurunkan komplikasi yang terjadi. Penelitian ini bertujuan menilai efek pemberian madu terhadap tekanan darah dan hematologi parameter. Jenis rancangan yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain prepost control. Populasi adalah penderita DM tipe 2 di dua wilayah kerja puskesmas di Kota Makassar. Sampel adalah sebagian yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 36 penderita DM tipe 2 yaitu 18 responden kelompok intervensi (KI) (diberikan madu dan edukasi gizi), dan 18 responden kelompok kontrol (KII) (diberikan edukasi gizi). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian yaitu terjadi penurunan signifikan kadar kolesterol total, LDL, Gula Darah Puasa (GDP) dan Tekanan Darah Diastolik (TDD) pada KI. KII terjadi penurunan signifikan pada kadar LDL dan GDP, tetapi terjadi peningkatan signifikan pada TDD. Terjadi perbedaan yang signifikan pada TDD antara KI dengan KII (p=0,04). Pemberian madu memberi perubahan positifpada GDP (26,2%), total kolesterol (8,3%), LDL (11,7%), HDL (5,4%), tekanan darah sistolik (TDS) (4,1%) dan TDD (9,1%). Kesimpulan dari penelitian bahwa madu menurunkan kadar GDP, kolesterol total, LDL, TDD dan TDS pada penderita DM tipe 2.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 185 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Institut Agama Islam Negeri Kendari
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Abdul Salam | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 23 |
| Rahayu Indriasari | Afiliasi tidak diketahui | 14 |
| Safrullah Amir | Afiliasi tidak diketahui | 11 |
| Devintha Virani | Afiliasi tidak diketahui | 7 |
| Saifuddin Sirajuddin | Afiliasi tidak diketahui | 7 |
| Burhanuddin Bahar | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Healthy Hidayanti | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Healthy Hidayanty | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Marini Amalia Mansur | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| sabaria battung | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Yessy Kurniati | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Veni Hadju | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Marini Amalia Mansur | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Nurzakiah | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Sabaria Manti Battung | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Djunaidi M Dachlan | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Citrakesumasari . | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Syamsiar Russeng | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Marini Amalia | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Zakaria | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sabaria Manti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Djunaidi M Dachlan | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Laksmi Trisasmita | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Citra Kesumasari | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Abdul Razak Thaha | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| St. Mutiatu Rahmah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Syamsiar S. Russeng | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fitriani Rahmatismi Blongkod | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Gemely Delfani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hasra Ryska | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ida Leida | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yusuf Amir | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ridwan Thaha | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Nur Hudayah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Syarifah Nurhalima | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.