Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KADAR ASAM URAT SUKU SERAWAI DAN SUKU JAWA DI KABUPATEN KEPAHIANG

Media Kesehatan Masyarakat Indonesia · Vol. 13 No. 2 (2017) · pp. 152–156

DOI
10.30597/mkmi.v13i2.1987
ISSN
2356-4067, 0216-2482
Published
2017-06-18
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en

Abstract

Peran asam urat dalam meningkatkan penyakit ginjal dan kardiovaskuler dalam beberapa tahun terakhir ini sering menjadi perdebatan para ahli. Penyakit kardiovaskuler dan infark miokard dilaporkan dipengaruhioleh tingginya asam urat dalam darah dalam beberapa penelitian besar. Jenis penelitian menggunakan rancangan cross sectional study. Tujuan penelitian ini melihat perbedaan kadar asam urat antara suku Jawa dengan suku Serawai. Penarikan sampel menggunakan purposive sampling dengan 104 orang berusia 40-65 tahun. Data primer berupa data subjek termasuk umur, jenis kelamin, pendapatan, pendidikan, pekerjaan, kadar asam urat. Untuk menganalisis perbedaan dan kadar asam urat darah pada kedua suku dengan menggunakan uji t tidak berpasangan. Suku Serawai 55,8% mempunyai kadar asam urat tinggi dan Suku Jawa yang mempunyai kadar asam urat tinggi sebanyak 40,4%. Dari analisis uji beda kadar asam urat antara Suku Serawai dengan Suku Jawa diperoleh p=0,031 (p<0,005), terdapat perbedaan kadar asam urat antara Suku Jawa dengan Suku Serawai.

Keywords

Collaboration network of the authors

23 authors · 43 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hadi RiyadiAffiliation unknown4
Cesilia Meti DwirianiAffiliation unknown2
Eryasih SetyoriniAffiliation unknown2
Nur Fauzia AsmiAffiliation unknown1
Widya Lestari NurpratamaAffiliation unknown1
Rimbawan RimbawanAffiliation unknown1
Susi NurohmiAffiliation unknown1
Adi Teruna EfendiAffiliation unknown1
Izna Nurdianty MuhdarAffiliation unknown1
M. Rizal M. DamanikAffiliation unknown1
Rendra KusumaAffiliation unknown1
Lilik KustiyahAffiliation unknown1
Sarah Melati DavidsonAffiliation unknown1
Ikeu EkayantiAffiliation unknown1
Dwikani Oklita AnggirulingAffiliation unknown1
Fitriyah Nafsiyah MuthmainahAffiliation unknown1
Guntari PrasetyaAffiliation unknown1
Widya AstutiAffiliation unknown1
Ni Ketut SutiariAffiliation unknown1
Dyan Fajar ChristiantiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KADAR ASAM URAT SUKU SERAWAI DAN SUKU JAWA DI KABUPATEN KEPAHIANG</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Puspasari, Kiki</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Khomsan, Ali</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Anwar, Faisal</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Kadar asam urat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">suku</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Peran asam urat dalam meningkatkan penyakit ginjal dan kardiovaskuler dalam beberapa tahun terakhir ini sering menjadi perdebatan para ahli. Penyakit kardiovaskuler dan infark miokard dilaporkan dipengaruhioleh tingginya asam urat dalam darah dalam beberapa penelitian besar. Jenis penelitian menggunakan rancangan cross sectional study. Tujuan penelitian ini melihat perbedaan kadar asam urat antara suku Jawa dengan suku Serawai. Penarikan sampel menggunakan purposive sampling dengan 104 orang berusia 40-65 tahun. Data primer berupa data subjek termasuk umur, jenis kelamin, pendapatan, pendidikan, pekerjaan, kadar asam urat. Untuk menganalisis perbedaan dan kadar asam urat darah pada kedua suku dengan menggunakan uji t tidak berpasangan. Suku Serawai 55,8% mempunyai kadar asam urat tinggi dan Suku Jawa yang mempunyai kadar asam urat tinggi sebanyak 40,4%. Dari analisis uji beda kadar asam urat antara Suku Serawai dengan Suku Jawa diperoleh p=0,031 (p&amp;lt;0,005), terdapat perbedaan kadar asam urat antara Suku Jawa dengan Suku Serawai.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2017-06-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/1987</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/mkmi.v13i2.1987</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Media Kesehatan Masyarakat Indonesia; Vol. 13 No. 2: JUNI 2017; 152-156</dc:source>
	<dc:source>2356-4067</dc:source>
	<dc:source>0216-2482</dc:source>
	<dc:source>10.30597/mkmi.v13i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/1987/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Media Kesehatan Masyarakat Indonesia</dc:rights>
</oai_dc:dc>