Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PERILAKU VAKSINASI HPV PADA SISWI SMA SWASTA

Media Kesehatan Masyarakat Indonesia · Vol. 13 No. 2 (2017) · hlm. 167–175

DOI
10.30597/mkmi.v13i2.1989
ISSN
2356-4067, 0216-2482
Terbit
2017-06-18
Penerbit
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Bahasa
en

Abstrak

Kabupaten Badung merupakan kabupaten pertama di Provinsi Bali yang memiliki kebijakan pemberian vaksinasi kanker serviks gratis kepada siswi SMA. Kebijakan ini mulai diterapkan pada tahun 2012 dan ditujukankepada siswi yang bersekolah di SMA negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap tentang perilaku pencegahan kanker serviks melalui vaksinasi HPV pada siswi kelas X di SMA swasta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional deskriptif. Sampel penelitian ini adalah 154 siswi SMA swasta di Kabupaten Badung yang terpilih secara probability proportional to sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkansebanyak 8,4% responden memiliki pengetahuan baik tentang kanker serviks, 16,9% responden memiliki pengetahuan baik tentang vaksin HPV. Lebih dari 50% responden memiliki sikap negatif terhadap kanker serviks dan vaksinasi HPV dan 64,3% responden memiliki perilaku baik terhadap pencegahan kanker serviks. Sebesar 92,2% responden belum melakukan vaksinasi HPV. Responden yang memiliki tingkat pengetahuan baik tentang kanker serviks akan meningkatkan peluang responden memiliki perilaku pencegahan yang baik dengan OR sebesar 8,3. Responden dengan pengetahuan baik tentang vaksin HPV berpeluang 13,6 kali lebih besar memiliki sikap positif terhadap vaksin HPV dibandingkan yang pengetahuannya kurang.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

2 penulis · 1 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Udayana University
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PERILAKU VAKSINASI HPV PADA SISWI SMA SWASTA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Dethan, Christine Mariane</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Suariyani, Ni Luh Putu</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Pengetahuan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">sikap</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">HPV</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">SMA Swasta</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Kabupaten Badung merupakan kabupaten pertama di Provinsi Bali yang memiliki kebijakan pemberian vaksinasi kanker serviks gratis kepada siswi SMA. Kebijakan ini mulai diterapkan pada tahun 2012 dan ditujukankepada siswi yang bersekolah di SMA negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap tentang perilaku pencegahan kanker serviks melalui vaksinasi HPV pada siswi kelas X di SMA swasta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional deskriptif. Sampel penelitian ini adalah 154 siswi SMA swasta di Kabupaten Badung yang terpilih secara probability proportional to sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkansebanyak 8,4% responden memiliki pengetahuan baik tentang kanker serviks, 16,9% responden memiliki pengetahuan baik tentang vaksin HPV. Lebih dari 50% responden memiliki sikap negatif terhadap kanker serviks dan vaksinasi HPV dan 64,3% responden memiliki perilaku baik terhadap pencegahan kanker serviks. Sebesar 92,2% responden belum melakukan vaksinasi HPV. Responden yang memiliki tingkat pengetahuan baik tentang kanker serviks akan meningkatkan peluang responden memiliki perilaku pencegahan yang baik dengan OR sebesar 8,3. Responden dengan pengetahuan baik tentang vaksin HPV berpeluang 13,6 kali lebih besar memiliki sikap positif terhadap vaksin HPV dibandingkan yang pengetahuannya kurang.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2017-06-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/1989</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/mkmi.v13i2.1989</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Media Kesehatan Masyarakat Indonesia; Vol. 13 No. 2: JUNI 2017; 167-175</dc:source>
	<dc:source>2356-4067</dc:source>
	<dc:source>0216-2482</dc:source>
	<dc:source>10.30597/mkmi.v13i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/1989/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Media Kesehatan Masyarakat Indonesia</dc:rights>
</oai_dc:dc>