Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PERILAKU PETANI PENYEMPROT YANG BERHUBUNGAN DENGAN KADAR SERUM CHOLINESTERASE

Media Kesehatan Masyarakat Indonesia · Vol. 13 No. 4 (2017) · hlm. 289–294

DOI
10.30597/mkmi.v13i4.3152
ISSN
2356-4067, 0216-2482
Terbit
2017-12-09
Penerbit
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Bahasa
en

Abstrak

Petani penyemprot merupakan salah satu populasi berisiko untuk mengalami keracunan pestisida akibat dari aktivitas pertanian yang sangat dekat dengan pestisida. Untuk mengetahui adanya paparan pestisida dan penilaian risiko keracunan pestisida adalah dengan pengukuran kadar serum cholinesterase. Tujuan penelitian ini adalah membuktikan hubungan antara pengetahuan, perilaku merokok ketika menyemprot, dan kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD) ketika menyemprot dengan kadar serum cholinesterase pada petani penyemprot. Jenis penelitian ini observasional dengan desain studi cross sectional. Jumlah sampel 88 petani penyemprot di Desa Dukuhlo Kabupaten Brebes. Sampel diambil dengan teknik acak sederhana. Hasil analisis multivariat dengan multipel regresi logistik menunjukkan bahwa faktor yang terbukti berhubungan dengan kadar serum cholinesterase adalah pengetahuan tentang pestisida p=0,005 (OR=12,369; 95% CI=2,1-71,5) dan merokok ketika menyemprot p=0,005 (OR=9,641; 95% CI=2,0-46,1). Petani penyemprot yang memiliki pengetahuan kurang tentang pestisida mempunyai risiko 12,3 kali lebih besar dibandingkan dengan mereka yang memiliki pengetahuan tentang pestisida yang baik dan petani penyemprot yang merokok ketika menyemprot mempunyai risiko 9,6 kali lebih besar dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok. Pengetahuan tentang pestisida dan merokok ketika menyemprot terbukti berhubungan dengan kadar serum cholinesterase pada petani penyemprot.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

33 penulis · 100 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Tri Sulistyati WidyaningsihAfiliasi tidak diketahui2
Maria PalmolinaAfiliasi tidak diketahui2
Eva FauziyahAfiliasi tidak diketahui2
Sanudin SanudinAfiliasi tidak diketahui2
Gamantyo HendrantoroInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Achmad MauludiyantoAfiliasi tidak diketahui1
Mauridhi Hery PAfiliasi tidak diketahui1
Alfonsus Julanto EndhartaAfiliasi tidak diketahui1
Adi SoeprijantoInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Ismit MadoInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Umi MahmudahUniversitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan1
Ade Dedi RohayanaAfiliasi tidak diketahui1
Sahlan SahlanAfiliasi tidak diketahui1
Sartiah YusranAfiliasi tidak diketahui1
Lutfi ArdiantiAfiliasi tidak diketahui1
Ahmad HidayatAfiliasi tidak diketahui1
Danang Sri HadmokoAfiliasi tidak diketahui1
Ariana ArianaAfiliasi tidak diketahui1
Ari SujiptoAfiliasi tidak diketahui1
M Thahir HaningAfiliasi tidak diketahui1
Idin Saepudin RuhimatAfiliasi tidak diketahui1
Marcellinus UtomoAfiliasi tidak diketahui1
Ary WidiyantoAfiliasi tidak diketahui1
Aditya HaniAfiliasi tidak diketahui1
Carmen M. SiagianAfiliasi tidak diketahui1
Levina Augusta Geraldine PieterAfiliasi tidak diketahui1
Marcellinus Mandira Budi UtomoAfiliasi tidak diketahui1
Aris SudomoAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PERILAKU PETANI PENYEMPROT YANG BERHUBUNGAN DENGAN KADAR SERUM CHOLINESTERASE</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Susilowati, Devi Ayu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Suhartono, Suhartono</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Widjanarko, Bagoes</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Adi, Mateus Sakundarno</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Suratman, Suratman</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Petani penyemprot</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">serum cholinesterase</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">APD</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Petani penyemprot merupakan salah satu populasi berisiko untuk mengalami keracunan pestisida akibat dari aktivitas pertanian yang sangat dekat dengan pestisida. Untuk mengetahui adanya paparan pestisida dan penilaian risiko keracunan pestisida adalah dengan pengukuran kadar serum cholinesterase. Tujuan penelitian ini adalah membuktikan hubungan antara pengetahuan, perilaku merokok ketika menyemprot, dan kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD) ketika menyemprot dengan kadar serum cholinesterase pada petani penyemprot. Jenis penelitian ini observasional dengan desain studi cross sectional. Jumlah sampel 88 petani penyemprot di Desa Dukuhlo Kabupaten Brebes. Sampel diambil dengan teknik acak sederhana. Hasil analisis multivariat dengan multipel regresi logistik menunjukkan bahwa faktor yang terbukti berhubungan dengan kadar serum cholinesterase adalah pengetahuan tentang pestisida p=0,005 (OR=12,369; 95% CI=2,1-71,5) dan merokok ketika menyemprot p=0,005 (OR=9,641; 95% CI=2,0-46,1). Petani penyemprot yang memiliki pengetahuan kurang tentang pestisida mempunyai risiko 12,3 kali lebih besar dibandingkan dengan mereka yang memiliki pengetahuan tentang pestisida yang baik dan petani penyemprot yang merokok ketika menyemprot mempunyai risiko 9,6 kali lebih besar dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok. Pengetahuan tentang pestisida dan merokok ketika menyemprot terbukti berhubungan dengan kadar serum cholinesterase pada petani penyemprot.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/3152</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/mkmi.v13i4.3152</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Media Kesehatan Masyarakat Indonesia; Vol. 13 No. 4: DESEMBER 2017; 289-294</dc:source>
	<dc:source>2356-4067</dc:source>
	<dc:source>0216-2482</dc:source>
	<dc:source>10.30597/mkmi.v13i4</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/3152/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Media Kesehatan Masyarakat Indonesia</dc:rights>
</oai_dc:dc>