Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Eksplorasi dan Efektivitas Cendawan Endofit Terhadap Patogen Penyebab Busuk Batang Tanaman Jeruk (Botryodiplodia theobromae) In Vitro

Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan · Vol. 13 No. 1 (2022)

DOI
10.70561/jal.v13i1.20447
ISSN
2549-8819, 2086-4604
Published
2022-04-10
Publisher
Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Penyakit busuk batang atau blendok merupakan salah satu penyakit utama yang disebabkan oleh cendawan Botryodiplodia theobrome yang menginfeksi batang tanaman dapat mengganggu proses metabolisme dan secara otomatis dapat mengakibatkan penurunan produktifitas tanaman. Pengendalian secara hayati dilakukan untuk mengurangi residu yang dihasilkan akibat menggunakan pestisida kimia yang berdampak pada kondisi tanah. Oleh sebab itu perlu dilakukan pengendalian ramah lingkungan melalui eksplorasi cendawan endofit yang dapat berperan sebagai antagonis dan mengendalikan penyakit busuk batang di pertanaman jeruk pamelo. Untuk memperoleh agensia hayati berupa cendawan endofit, telah dilakukan isolasi dari jaringan daun dan batang tanaman jeruk yang sehat. Terdapat 14 isolat yang berhasil diisolasi dengan karakteristik yang berbeda-beda. Setelah proses pemurnian isolat dan karakterisasi secara morfologis dan mikroskopis. Delapan diantara isolat-isolat tersebut teridentifikasi dalam Genus Trichoderma, Penicillium, Aspergillus dan 4 diantaranya tidak teridentifikasi karena tidak menghasilkan konidia sehingga sulit untuk diketahui identitasnya. Hasil uji dual kultur memperlihatkan bahwa terdapat variasi efektivitas dari isolat-isolat yang diuji. Isolat PK6, PK 13, PK 14, PK 11 dan PK 1 memperlihatkan persentase penghambatan yang terbaik mencapai nilai diatas 70%, bahkan PK 6, PK 13 dan PK 14 mampu menghambat hingga 100 % terhadap tiga isolat B. theobromae yang diuji. Terdapat satu isolat dengan daya hambat terendah yaitu PK 9 yaitu 18.91 %, 24.81% dan 19.81%. Mekanisme antagonistik yang diamati berupa kompetisi, dan antibiosis.

Collaboration network of the authors

21 authors · 52 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Baharuddin PatandjengiAffiliation unknown3
Astuti ArifAffiliation unknown2
Musrizal MuinAffiliation unknown2
Mustika TuwoAffiliation unknown1
M. Bayu MarioAffiliation unknown1
Ramdani RamdaniAffiliation unknown1
Afriyanda AfriyandaAffiliation unknown1
Kaimuddin KaimuddinAffiliation unknown1
ITJI DIANA DAUDAffiliation unknown1
Hikmahwati HikmahwatiAffiliation unknown1
Satriani GassingAffiliation unknown1
Ahyar AhmadAffiliation unknown1
Irene BrugmanAffiliation unknown1
Nurmujahidin NurmujahidinAffiliation unknown1
Fitri HarfianiAffiliation unknown1
. RahmawatiAffiliation unknown1
Nurul FauziahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Eksplorasi dan Efektivitas Cendawan Endofit Terhadap Patogen Penyebab Busuk Batang Tanaman Jeruk (Botryodiplodia theobromae) In Vitro</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Kuswinanti, Tutik</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rezkiani R, Ade Putri </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Saputri, Soraya Udin </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Arfa</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penyakit busuk batang atau blendok merupakan salah satu penyakit utama yang disebabkan oleh cendawan Botryodiplodia theobrome yang menginfeksi batang tanaman dapat mengganggu proses metabolisme dan secara otomatis dapat mengakibatkan penurunan produktifitas tanaman. Pengendalian secara hayati dilakukan untuk mengurangi residu yang dihasilkan akibat menggunakan pestisida kimia yang berdampak pada kondisi tanah. Oleh sebab itu perlu dilakukan pengendalian ramah lingkungan melalui eksplorasi cendawan endofit yang dapat berperan sebagai antagonis dan mengendalikan penyakit busuk batang di pertanaman jeruk pamelo. Untuk memperoleh agensia hayati berupa cendawan endofit, telah dilakukan isolasi dari jaringan daun dan batang tanaman jeruk yang sehat. Terdapat 14 isolat yang berhasil diisolasi dengan karakteristik yang berbeda-beda. Setelah proses pemurnian isolat dan karakterisasi secara morfologis dan mikroskopis. Delapan diantara isolat-isolat tersebut teridentifikasi dalam Genus Trichoderma, Penicillium, Aspergillus dan 4 diantaranya tidak teridentifikasi karena tidak menghasilkan konidia sehingga sulit untuk diketahui identitasnya. Hasil uji dual kultur memperlihatkan bahwa terdapat variasi efektivitas dari isolat-isolat yang diuji. Isolat PK6, PK 13, PK 14, PK 11 dan PK 1 memperlihatkan persentase penghambatan yang terbaik mencapai nilai diatas 70%, bahkan PK 6, PK 13 dan PK 14 mampu menghambat hingga 100 % terhadap tiga isolat B. theobromae yang diuji. Terdapat satu isolat dengan daya hambat terendah yaitu PK 9 yaitu 18.91 %, 24.81% dan 19.81%.  Mekanisme antagonistik yang diamati berupa kompetisi, dan antibiosis.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2022-04-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/20447</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.70561/jal.v13i1.20447</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan; Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan</dc:source>
	<dc:source>2549-8819</dc:source>
	<dc:source>2086-4604</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/20447/7973</dc:relation>
</oai_dc:dc>