Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Respon Pertumbuhan Biji Jeruk Keprok Citrus reticulata Blanco Pada Beberapa Teknik Sterilisasi

Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan · Vol. 13 No. 2 (2022)

DOI
10.70561/jal.v13i2.22342
ISSN
2549-8819, 2086-4604
Published
2022-09-02
Publisher
Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Jeruk keprok selayar Citrus reticulata Blanco adalah salah satu varietas unggul asal Sulawesi Selatan dan merupakan jeruk keprok pertama yang didaftarkan sebagai varietas unggul di Indonesia sehingga sangat potensial untuk dikembangkan. Dalam usaha memenuhi kebutuhan jeruk, teknik kultur in vitro menjadi alternatif perbanyakan tanaman karena dengan teknik ini dapat diperoleh tanaman berkualitas, seragam dan cepat dengan jumlah yang banyak. Namun, kontaminasi merupakan salah satu factor pembatas sehingga dibutuhkan kajian teknik sterilisasi yang efektif meghasilkan eksplan steril dan memiliki respon pertumbuhan. Penelitian ini menggunakan eksplan dari biji yang diekstrak dari buah jeruk keprok selayar Citrus reticulata Blanco. yang disterilisasi dengan tiga teknik sterilisasi. Pengamatan dilakukan terhadap waktu muncul kontaminasi (HST), persentase eksplan hidup (%) dan waktu muncul tunas (HST) sampai eksplan berumur 8 minggu setelah tanam atau 56 hari setelah tanam (hst). Data yang diambil kemudian dianalisis menggunakan software Microsoft Office Excel Worksheet. Hasil penelitian menununjukkan teknik sterilisasi 3 (fungisida, NaClO dan alkohol 96%) menghasilkan eksplan biji jeruk keprok selayar steril dengan persentase eksplan hidup 64% dan menunjukkan respon pertumbuhan melalui pembentukan tunas yang muncul 17 hari setelah tanam (HST).

Collaboration network of the authors

40 authors · 116 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Eva JohannesAffiliation unknown6
Andi MasniawatiAffiliation unknown5
Resti Ura’Affiliation unknown4
Baharuddin PatandjengiAffiliation unknown3
Muhtadin Asnady SalamAffiliation unknown2
As'adi AbdullahAffiliation unknown2
Sjafaraenan SjafaraenanAffiliation unknown2
Juhriah JuhriahAffiliation unknown2
Fahruddin FahruddinSunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta2
Asadi AbdullahAffiliation unknown2
Muhammad Ruslan UmarAffiliation unknown2
Andi Ilham LatunraAffiliation unknown2
Ulfah Nur AmaliahAffiliation unknown1
Munif S HasanAffiliation unknown1
Nur AlamAffiliation unknown1
Sophia Marcelina YansipAffiliation unknown1
Metty AgustineAffiliation unknown1
Nurul HidayahAffiliation unknown1
Rida TummukAffiliation unknown1
Jumatang JumatangAffiliation unknown1
Andi Evi ErvianiAffiliation unknown1
Resky AuliaAffiliation unknown1
Yusran YusranAffiliation unknown1
Zohra HasyimAffiliation unknown1
Muh Ruslan UmarAffiliation unknown1
A. MasniawatiAffiliation unknown1
Abdul SalamInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Nur HaedarAffiliation unknown1
Fuad GaniAffiliation unknown1
Zaraswati DwyanaAffiliation unknown1
Nur Umriani P UmarAffiliation unknown1
Nenis SardianiAffiliation unknown1
Mutia Putri JamaluddinAffiliation unknown1
Andi DarmawansyahAffiliation unknown1
Iin KusmawatiAffiliation unknown1
Moh. Ikram MoodutoAffiliation unknown1
Tutik KuswinantiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Respon Pertumbuhan Biji Jeruk Keprok Citrus reticulata Blanco Pada Beberapa Teknik Sterilisasi</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Tuwo, Mustika</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Tambaru, Elis</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Marianty, Nicen </dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Jeruk keprok selayar Citrus reticulata Blanco adalah salah satu varietas unggul asal Sulawesi Selatan dan merupakan jeruk keprok pertama yang didaftarkan sebagai varietas unggul di Indonesia sehingga sangat potensial untuk dikembangkan. Dalam usaha memenuhi kebutuhan jeruk, teknik kultur in vitro menjadi alternatif perbanyakan tanaman karena dengan teknik ini dapat diperoleh tanaman berkualitas, seragam dan cepat dengan jumlah yang banyak. Namun, kontaminasi merupakan salah satu factor pembatas sehingga dibutuhkan kajian teknik sterilisasi yang efektif meghasilkan eksplan steril dan memiliki respon pertumbuhan. Penelitian ini menggunakan eksplan dari biji yang diekstrak dari buah jeruk keprok selayar Citrus reticulata Blanco. yang disterilisasi dengan tiga teknik sterilisasi. Pengamatan dilakukan terhadap waktu muncul kontaminasi (HST), persentase eksplan hidup (%) dan waktu muncul tunas (HST) sampai eksplan berumur 8 minggu setelah tanam atau 56 hari setelah tanam (hst). Data yang diambil kemudian dianalisis menggunakan software Microsoft Office Excel Worksheet. Hasil penelitian menununjukkan teknik sterilisasi 3 (fungisida, NaClO dan alkohol 96%) menghasilkan eksplan biji jeruk keprok selayar steril dengan persentase eksplan hidup 64% dan menunjukkan respon pertumbuhan melalui pembentukan tunas yang muncul 17 hari setelah tanam (HST).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2022-09-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/22342</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.70561/jal.v13i2.22342</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan; Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan</dc:source>
	<dc:source>2549-8819</dc:source>
	<dc:source>2086-4604</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/22342/8568</dc:relation>
</oai_dc:dc>