Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Analisis Residu Amoksisilin Pada Hepar dan Ventrikulus Ayam Petelur di Pasar Tradisional Makassar

Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan · Vol. 14 No. 2 (2023)

DOI
10.70561/jal.v14i2.27900
ISSN
2549-8819, 2086-4604
Published
2023-08-15
Publisher
Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Residu antibiotik dalam pangan asal hewan terjadi karena tidak memperhatikan waktu henti obat, melebihi dosis yang dianjurkan dan digunakan sebagai feed additive dalam pakan. Residu antibiotik dapat mengancam kesehatan manusia seperti alergi, keracunan, resistensi bakteri dan gangguan jumlah mikroflora dalam saluran pencernaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya residu antibiotik golongan amoksisilin pada ayam petelur di pasar tradisional Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah pengambilan 24 sampel hepar dan 24 ventriculus ayam petelur pada 4 pasar tradisional di Kota Makassar. Pengukuran kadar residu antibiotik pada sampel yang positif dengan uji sensitivitas antibiotik dilakukan menggunakan HPLC (High Performance Liquid Chromatography). Hasil pengukuran kadar residu antibiotik amoksisilin pada sampel hepar diperoleh konsentrasi 0.0005-0.0010 mg/kg dan pada sampel ventrikulus konsentrasi 0.0002-0.0020 mg/kg. Kadar residu antibiotik amoksisilin pada sampel hati dan ventriculus dibawah nilai Batas Maksimum Residu (BMR) yang ditetapkan SNI 01-636-2000 yaitu 0.01 mg/kg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa residu antibiotik amoksisilin yang terdapat pada hepar dan ventrikulus ayam petelur pada 4 pasar tradisional di Kota Makassar berada dibawah nilai BMR.

Collaboration network of the authors

40 authors · 128 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Eva JohannesAffiliation unknown3
Magdalena LitaayAffiliation unknown2
Slamet SantosaAffiliation unknown2
Willem MokaAffiliation unknown2
Mochammad HattaAffiliation unknown2
MuflihanahAffiliation unknown1
Dwi Kesuma SariAffiliation unknown1
Dewi MutisariAffiliation unknown1
RatnaAffiliation unknown1
SupriAffiliation unknown1
SuantiAffiliation unknown1
Ferra IndrawatiAffiliation unknown1
Hendra WibawaAffiliation unknown1
Adyatma Muhammad NurAffiliation unknown1
Martira MaddeppungengAffiliation unknown1
Andi Alfia Muthmainnah TanraAffiliation unknown1
Ema AlasiryAffiliation unknown1
Suryani TawaliAffiliation unknown1
Yani Ringan RundeAffiliation unknown1
Andi Riza SafitriAffiliation unknown1
Punggawa Gauk KarimAffiliation unknown1
Hafsah KatuAffiliation unknown1
Irfan SugiantoAffiliation unknown1
Andi Abidah RustamAffiliation unknown1
Jennyta Dhewi Darmansyah TanjungAffiliation unknown1
Jennyta Dhewi Darmansyah TanjungAffiliation unknown1
Sjafaraenan SjafaraenanAffiliation unknown1
Handayani LolodatuAffiliation unknown1
Arfan SabranAffiliation unknown1
Andi Arfan SabranAffiliation unknown1
Andi IhwanAffiliation unknown1
Kenny Edward YapAffiliation unknown1
Andi Asadul IslamAffiliation unknown1
Junus Asiu Bulu BaanAffiliation unknown1
Rizalinda SjahrilAffiliation unknown1
Wahyunita Do TokaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Analisis Residu Amoksisilin Pada Hepar dan Ventrikulus Ayam Petelur di Pasar Tradisional Makassar</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Tumanduk, Raymond </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Massi, Muhammad Nasrum </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Agus, Rosana</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hamid, Firdaus</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Residu antibiotik dalam pangan asal hewan terjadi karena tidak memperhatikan waktu henti obat, melebihi dosis yang dianjurkan dan digunakan sebagai feed additive dalam pakan. Residu antibiotik dapat mengancam kesehatan manusia seperti alergi, keracunan, resistensi bakteri dan gangguan jumlah mikroflora dalam saluran pencernaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya residu antibiotik golongan amoksisilin pada ayam petelur di pasar tradisional Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah pengambilan 24 sampel hepar dan 24 ventriculus ayam petelur pada 4 pasar tradisional di Kota Makassar. Pengukuran kadar residu antibiotik pada sampel yang positif dengan uji sensitivitas antibiotik dilakukan menggunakan HPLC (High Performance Liquid Chromatography). Hasil pengukuran kadar residu antibiotik amoksisilin pada sampel hepar diperoleh konsentrasi 0.0005-0.0010 mg/kg dan pada sampel ventrikulus konsentrasi 0.0002-0.0020 mg/kg. Kadar residu antibiotik amoksisilin pada sampel hati dan ventriculus dibawah nilai Batas Maksimum Residu (BMR) yang ditetapkan SNI 01-636-2000 yaitu 0.01 mg/kg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa residu antibiotik amoksisilin yang terdapat pada hepar dan ventrikulus ayam petelur pada 4 pasar tradisional di Kota Makassar berada dibawah nilai BMR.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2023-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/27900</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.70561/jal.v14i2.27900</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan; Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan</dc:source>
	<dc:source>2549-8819</dc:source>
	<dc:source>2086-4604</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/27900/10104</dc:relation>
</oai_dc:dc>