Small-scale fisheries play a strategic role in the blue economy and food security in coastal regions. In Mallusetasi District, fishers still rely on traditional and environmentally friendly fishing gear, yet they remain vulnerable to changes in coastal ecosystems, including shrimp farming activities. This study aims to analyze the perceptions of small-scale fishers regarding the impact of shrimp pond waste on their income. A total of 40 respondents were selected through purposive sampling, and data were analyzed using a Likert scale and Spearman correlation. The Likert scale analysis produced a total score of 552, indicating that fishers perceive a decline in catch volume and income due to waste discharge and expansion of shrimp farms. However, the Spearman correlation test revealed no statistically significant relationship between shrimp farming activities and the income of small-scale fishers. These findings indicate a discrepancy between environmental perceptions and actual economic conditions, suggesting that fishers are able to adapt and maintain their income through various coping strategies. Further investigation is required to better understand the socio-economic adaptation dynamics of small-scale fishers amid the pressures of coastal aquaculture activities.
Bahasa Indonesia
Secara global, perikanan skala kecil merupakan sektor penting dari ekonomi biru dan memiliki peran penting bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok. Slain itu, pengunaan alat tangkap nelayan skala kecil di Kecamatan Mallusetasi masih mengunakan alat tradisonal, sehingga melakukan penagkapan hasil laut sesui kaidah lingkungan namun masih ketergantungan dari alam dan aktivitas tambak udang yang berpengaruh pada hasil produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi nelayan skala kecil dari dampak limbah tambak udang terhadap pendapatan. Jumlah sampel sebanyak 40 nelayan skala kecil dipilih secara purposive sampling sedagkan analisi data mengunakan pengukuran skala liket dan analisis korelasi spearma. Temuan penelitian ini menggunakan garis kontinuum terkonfirmasi dari hasil analisi skala liket dengan skor 552, artinya nelayan skala kecil berdampak pada hasil penurunan produksi dan pendapatan akibat dari limbah tambak dan perluasan tambak udang namun bertolak belakang dengan hasil pengujian korelasi spearma, dimana hasil produksi dan pendapatan nelayan skala kecil tidak memiliki pengaruh terhadap aktivitas tambak udang. Kata kunci: Persepsi nelayan; dampak limbah tambak; pendapatan nelayan skala kecil; perikanan tangkap tradisional; lingkungan pesisir
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.