Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Perception Analysis of The Impact of Shrimp Pond Waste on The Income of Small-Scale Fisheries in Mallusetasi District, Barru Regency

Analisis Persepsi Dampak Limbah Tambak Udang Terhadap Pendapatan Nelayan Skala Kecil Di Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru

Torani Journal of Fisheries and Marine Science · Vol. 9 No. 1 (2025) · pp. 38–56

DOI
10.35911/torani.v9i1.47126
ISSN
2615-6601, 2621-5322
Published
2025-12-04
Publisher
Hasanuddin University
Language
en

Abstract

English

Small-scale fisheries play a strategic role in the blue economy and food security in coastal regions. In Mallusetasi District, fishers still rely on traditional and environmentally friendly fishing gear, yet they remain vulnerable to changes in coastal ecosystems, including shrimp farming activities. This study aims to analyze the perceptions of small-scale fishers regarding the impact of shrimp pond waste on their income. A total of 40 respondents were selected through purposive sampling, and data were analyzed using a Likert scale and Spearman correlation. The Likert scale analysis produced a total score of 552, indicating that fishers perceive a decline in catch volume and income due to waste discharge and expansion of shrimp farms. However, the Spearman correlation test revealed no statistically significant relationship between shrimp farming activities and the income of small-scale fishers. These findings indicate a discrepancy between environmental perceptions and actual economic conditions, suggesting that fishers are able to adapt and maintain their income through various coping strategies. Further investigation is required to better understand the socio-economic adaptation dynamics of small-scale fishers amid the pressures of coastal aquaculture activities.

Bahasa Indonesia

Secara global, perikanan skala kecil merupakan sektor penting dari ekonomi biru dan memiliki peran penting bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok. Slain itu, pengunaan alat tangkap nelayan skala kecil di Kecamatan Mallusetasi masih mengunakan alat tradisonal, sehingga melakukan penagkapan hasil laut sesui kaidah lingkungan namun masih ketergantungan dari alam dan aktivitas tambak udang yang berpengaruh pada hasil produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi nelayan skala kecil dari dampak limbah tambak udang terhadap pendapatan. Jumlah sampel sebanyak 40 nelayan skala kecil dipilih secara purposive sampling sedagkan analisi data mengunakan pengukuran skala liket dan analisis korelasi spearma. Temuan penelitian ini menggunakan garis kontinuum terkonfirmasi dari hasil analisi skala liket dengan skor 552, artinya nelayan skala kecil berdampak pada hasil penurunan produksi dan pendapatan akibat dari limbah tambak dan perluasan tambak udang namun bertolak belakang dengan hasil pengujian korelasi spearma, dimana hasil produksi dan pendapatan nelayan skala kecil tidak memiliki pengaruh terhadap aktivitas tambak udang. Kata kunci: Persepsi nelayan; dampak limbah tambak; pendapatan nelayan skala kecil; perikanan tangkap tradisional; lingkungan pesisir

Keywords

Collaboration network of the authors

11 authors · 24 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhammad FirmansyahAffiliation unknown1
Masyitah MasyitahAffiliation unknown1
Sulistiani SyafitriAffiliation unknown1
Ahmad FaizalAffiliation unknown1
Shinta WerorilangiAffiliation unknown1
Arniati MassinaiAffiliation unknown1
Akbar TahirAffiliation unknown1
Fajar Maulana IsmanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/torani/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Perception Analysis of The Impact of Shrimp Pond Waste on The Income of Small-Scale Fisheries in Mallusetasi District, Barru Regency</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Analisis Persepsi Dampak Limbah Tambak Udang Terhadap Pendapatan Nelayan Skala Kecil Di Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Zulkarnaen, Adi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Yusuf, La Ode Muhammad Iksan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Nyompa, Achmad Husein</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Fishermen's perceptions</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">impact of pond waste</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en"> small-scale fishermen's income</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">traditional capture fisheries</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">coastal environment</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Small-scale fisheries play a strategic role in the blue economy and food security in coastal regions. In Mallusetasi District, fishers still rely on traditional and environmentally friendly fishing gear, yet they remain vulnerable to changes in coastal ecosystems, including shrimp farming activities. This study aims to analyze the perceptions of small-scale fishers regarding the impact of shrimp pond waste on their income. A total of 40 respondents were selected through purposive sampling, and data were analyzed using a Likert scale and Spearman correlation. The Likert scale analysis produced a total score of 552, indicating that fishers perceive a decline in catch volume and income due to waste discharge and expansion of shrimp farms. However, the Spearman correlation test revealed no statistically significant relationship between shrimp farming activities and the income of small-scale fishers. These findings indicate a discrepancy between environmental perceptions and actual economic conditions, suggesting that fishers are able to adapt and maintain their income through various coping strategies. Further investigation is required to better understand the socio-economic adaptation dynamics of small-scale fishers amid the pressures of coastal aquaculture activities.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Secara global, perikanan skala kecil merupakan sektor penting dari ekonomi biru dan memiliki peran penting bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok. Slain itu, pengunaan alat tangkap nelayan skala kecil di Kecamatan Mallusetasi masih mengunakan alat tradisonal, sehingga melakukan penagkapan hasil laut sesui kaidah lingkungan namun masih ketergantungan dari alam dan aktivitas tambak udang yang berpengaruh pada hasil produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi nelayan skala kecil dari dampak limbah tambak udang terhadap pendapatan. Jumlah sampel sebanyak 40 nelayan skala kecil dipilih secara purposive sampling sedagkan analisi data mengunakan pengukuran skala liket dan analisis korelasi spearma. Temuan penelitian ini menggunakan garis kontinuum terkonfirmasi dari hasil analisi skala liket dengan skor 552, artinya nelayan skala kecil berdampak pada hasil penurunan produksi dan pendapatan akibat dari limbah tambak dan perluasan tambak udang namun bertolak belakang dengan hasil pengujian korelasi spearma, dimana hasil produksi dan pendapatan nelayan skala kecil tidak memiliki pengaruh terhadap aktivitas tambak udang.
Kata kunci: Persepsi nelayan; dampak limbah tambak; pendapatan nelayan skala kecil; perikanan tangkap tradisional; lingkungan pesisir</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2025-12-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/torani/article/view/47126</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.35911/torani.v9i1.47126</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Torani Journal of Fisheries and Marine Science; Vol. 9 No. 1 (2025): VOLUME 9, NOMOR 1, DECEMBER 2025; 38-56</dc:source>
	<dc:source>2615-6601</dc:source>
	<dc:source>2621-5322</dc:source>
	<dc:source>10.35911/torani.v9i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/torani/article/view/47126/13812</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Torani Journal of Fisheries and Marine Science</dc:rights>
</oai_dc:dc>