Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

TINGKAT KESEGARAN IKAN KEMBUNG LELAKI (Rastrelliger kanagurta) YANG DIJUAL ECERAN KELILING DI KOTA MAKASSAR

Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan · Vol. 3 No. 6 (2017)

DOI
10.20956/jipsp.v3i6.3062
ISSN
2614-5014, 2355-729X
Published
2017-12-18
Publisher
Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2013 di tiga wilayah, yakni bagian timur, selatan, dan utara Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kualitas ikan kembung lelaki yang diterima oleh konsumen di Kota Makassar dari penjual ikan keliling (pa'ggandeng). Penelitian dilakukan dengan mengambil sampel secara acak dari dua Pa’gandeng pada tiga titik penjualan (waktu penjualan) di masing-masing bagian kota. Parameter fisik dan organoleptik diukur secara langsung di lokasi sampling, sedangkan parameter kimiawi dan mikrobiologis diuji di laboratorium. Pengaruh waktu terhadap parameter kesegaran ikan diuji menggunakan anova dengan tingkat kepercayaan 95% (p<0,05). Selanjutnya, dilakukan uji LSD (Least Significant Difference) untuk mengetahui perbedaan signifikan antar titik pengamatan. Hubungan antar parameter yang diukur selanjutnya dianalisis menggunakan regresi. Berdasarkan hasil uji organoleptik, parameter mikrobiologis, dan kimiawi, ikan kembung lelaki yang dipasarkan eceran keliling oleh Pa’gandeng di Kota Makassar hingga titik akhir, untuk nilai pH menurun dari 5,86 hingga 5,91nilai TVB meningkat dari 15,01 hingga 19,26 mgN/100g nilai angka peroksida meningkat dari 23,65 hingga 27,83 meq/kg, nilai ALT meningkat dari 0,51x104 menjadi 12,39x104 cfu/g nilai koliform meningkat dari 24,97 kemudian menurun 14,23 MPN/g dan nilai organoleptik menurun hingga 8,42 hingga 7,08. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan kembung lelaki (Rastrelliger kanagurta) yang dijual keliling di Kota Makassar hingga konsumen akhir masih layak untuk di konsumsi meskipun penjualan akhir sudah mendekati batas kelayakan.

Collaboration network of the authors

36 authors · 126 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nursinah AmirAffiliation unknown8
Kasmiati KasmiatiAffiliation unknown4
Abraham HorisantoAffiliation unknown2
Elmi N. ZainuddinAffiliation unknown2
Syahrul SyahrulAffiliation unknown2
Ophirtus SumuleAffiliation unknown2
Mufti Hatur RahmiAffiliation unknown2
Ilham JayaAffiliation unknown2
Syafitri SyafitriAffiliation unknown2
Rara PasolangAffiliation unknown1
Nur Rezki FitrianiAffiliation unknown1
Ahmad DaniAffiliation unknown1
Gebi MassingAffiliation unknown1
Maria Cecelia PeniAffiliation unknown1
Yenni Cahya SikalaAffiliation unknown1
Sulfina AbriantiAffiliation unknown1
Syafiqah Mangkawani CanengAffiliation unknown1
Rendy Nugraha BidanganAffiliation unknown1
Marcellino Eliah MinangaAffiliation unknown1
Muhammad Dalvi MustafaAffiliation unknown1
Marlina AhmadAffiliation unknown1
Syahrul SyahrulAffiliation unknown1
Nur HafifahAffiliation unknown1
Elmi Nurhaidah ZainuddinAffiliation unknown1
Willy WijayantiAffiliation unknown1
Ilham Wahyu PamungkasAffiliation unknown1
Venny AgustinAffiliation unknown1
Syerina Raihatul JannahAffiliation unknown1
Hardoko HardokoAffiliation unknown1
Eddy SuprayitnoAffiliation unknown1
Happy NursyamAffiliation unknown1
Iin Patricia Hayon PalilingAffiliation unknown1
Siska Putri UtamiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/iptekspsp/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">TINGKAT KESEGARAN IKAN KEMBUNG LELAKI (Rastrelliger kanagurta) YANG DIJUAL ECERAN KELILING  DI KOTA MAKASSAR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurqaderianie, A. Sri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Metusalach, Metusalach</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fahrul, Fahrul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2013 di tiga wilayah, yakni bagian timur, selatan, dan utara Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kualitas ikan kembung lelaki yang diterima oleh konsumen di Kota Makassar dari penjual ikan keliling (pa'ggandeng).  Penelitian dilakukan dengan mengambil sampel secara acak dari dua Pa’gandeng pada tiga titik penjualan (waktu penjualan) di masing-masing bagian kota. Parameter fisik dan organoleptik diukur secara langsung di lokasi sampling, sedangkan parameter kimiawi dan mikrobiologis diuji di laboratorium. Pengaruh waktu terhadap parameter kesegaran ikan diuji menggunakan anova dengan tingkat kepercayaan 95% (p&amp;lt;0,05). Selanjutnya, dilakukan uji LSD (Least Significant Difference) untuk mengetahui perbedaan signifikan antar titik pengamatan. Hubungan antar parameter yang diukur selanjutnya dianalisis menggunakan regresi. Berdasarkan hasil uji organoleptik, parameter mikrobiologis, dan kimiawi, ikan kembung lelaki yang dipasarkan eceran keliling oleh Pa’gandeng di Kota Makassar hingga titik akhir, untuk nilai pH menurun dari 5,86 hingga 5,91nilai TVB meningkat dari 15,01 hingga 19,26 mgN/100g nilai angka peroksida meningkat dari 23,65 hingga 27,83 meq/kg, nilai ALT meningkat dari 0,51x104 menjadi 12,39x104 cfu/g nilai koliform meningkat dari 24,97 kemudian menurun 14,23 MPN/g dan nilai organoleptik menurun hingga 8,42 hingga 7,08. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan kembung lelaki (Rastrelliger kanagurta) yang dijual keliling di Kota Makassar hingga konsumen akhir masih layak untuk di konsumsi meskipun penjualan akhir sudah mendekati batas kelayakan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Research article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/iptekspsp/article/view/3062</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jipsp.v3i6.3062</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan; Vol. 3 No. 6 (2016)</dc:source>
	<dc:source>2614-5014</dc:source>
	<dc:source>2355-729X</dc:source>
	<dc:source>10.20956/jipsp.v3i6</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/iptekspsp/article/view/3062/1613</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan</dc:rights>
</oai_dc:dc>