Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS ASPEK TEKNIS DAN HASIL TANGKAPAN JARING INSANG DASAR DI PERAIRAN KABUPATEN MAROS

Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan · Vol. 6 No. 11 (2019)

DOI
10.20956/jipsp.v6i11.6378
ISSN
2614-5014, 2355-729X
Published
2019-04-04
Publisher
Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek teknis jaring insang dasar (dimensi alat tangkap dan kapal) dan untuk menganalisis hasil tangkapan jaring insang dasar seperti komposisi jenis hasil tangkapan dan ukuran panjang ikan tangkapan dominan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Juli 2018 di Sulawesi Selatan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah studi kasus pada jaring insang dasar yang ada dilokasi penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan turun langsung kelapangan dengan mengikuti operasi penangkapan sebanyak 30 trip. Parameter yang diamati adalah dimensi alat tangkap, ukuran utama kapal, panjang cagak hasil tangkapan ikan dominan, jenis dan total hasil tangkapan. Hasil penelitian dengan ukuran mata jaring 13/4 inci (4,445 cm) menangkapan ikan kapas-kapas dengan panjang 9,0 – 16,0 cm, ikan gulamah dengan panjang 12 – 16,4 cm, ikan tenggiri dengan panjang 18,5 – 26,9 cm dan ikan belanak dengan panjang 10,0 – 17,55 cm dengan shortening atas 38% dan shortening bawah 34% menunjukkan ikan terbelit dan terjerat. Daya apung pelampung 2178,87369 g dan total daya apung 2206,4156 g. Daya tenggelam pemberat 19,7035 g dan total daya tenggelam 3350,3017 g. Panjang jaring 71,12 m, luas jaring 1087 m² dan tinggi jaring 2,44 m. Hasil tangkapan dominan yaitu ikan kapas-kapas (Gerres erytrourus), ikan gulamah (Johnius amblycephalus), ikan tenggiri (Scomberomorus sp.), dan ikan belanak (Mugil sp.). Kata kunci: Aspek teknis, Jaring insang dasar, Hasil tangkapan dominan, Kabupaten Maros

Collaboration network of the authors

39 authors · 118 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Southwest University
  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Andi AssirAffiliation unknown5
Mukti ZainuddinAffiliation unknown4
Muhammad KurniaAffiliation unknown3
Alfa F. P. NelwanAffiliation unknown3
M. Abduh Ibnu HajarAffiliation unknown3
sudirman sudirmanSouthwest University2
Andi Assir MarimbaAffiliation unknown2
Musbir MusbirAffiliation unknown2
Andi MarimbaAffiliation unknown2
M HajarAffiliation unknown2
Rustam RustamAffiliation unknown2
Dermawati DermawatiAffiliation unknown2
Busman BusmanAffiliation unknown2
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo1
Abdul AsisAffiliation unknown1
Achmar MallawaAffiliation unknown1
Meta MahendradattaAffiliation unknown1
Muhpidah MuhpidahAffiliation unknown1
Arfina Sukmawati ArifinAffiliation unknown1
Nur Fiqih HijrianiAffiliation unknown1
Muh. KurniaAffiliation unknown1
Muh Abduh Ibnu HajarAffiliation unknown1
Muhammad RaisAffiliation unknown1
Andi LisdawatiAffiliation unknown1
Muhammad Abduh Ibnu HajarAffiliation unknown1
Muthmainnah SariraAffiliation unknown1
Efrin A. DolluAffiliation unknown1
Ilham JayaAffiliation unknown1
Ratma Kumala SariAffiliation unknown1
St. Aisjah FarhumAffiliation unknown1
Arham RumpaAffiliation unknown1
Muhammad Ikhsan AmirAffiliation unknown1
Andi Rani Sahni PutriAffiliation unknown1
Mutma'innah HasanAffiliation unknown1
Siti Adinda Dihar Indahwati CarongeAffiliation unknown1
Muhammad WihartoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/iptekspsp/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ANALISIS ASPEK TEKNIS DAN HASIL TANGKAPAN JARING INSANG  DASAR DI PERAIRAN KABUPATEN MAROS</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Kalsum, Ulfa Umi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Palo, Mahfud</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Najamuddin, Najamuddin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek teknis jaring insang dasar (dimensi alat tangkap dan kapal) dan untuk menganalisis hasil tangkapan jaring insang dasar seperti komposisi jenis hasil tangkapan dan ukuran panjang ikan tangkapan dominan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Juli 2018 di Sulawesi Selatan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah studi kasus pada jaring insang dasar yang ada dilokasi penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan turun langsung kelapangan dengan mengikuti operasi penangkapan sebanyak 30 trip. Parameter yang diamati adalah dimensi alat tangkap, ukuran utama kapal, panjang cagak hasil tangkapan ikan dominan, jenis dan total hasil tangkapan. Hasil penelitian dengan ukuran mata jaring 13/4 inci (4,445 cm) menangkapan ikan kapas-kapas dengan panjang 9,0 – 16,0 cm, ikan gulamah dengan panjang 12 – 16,4 cm, ikan tenggiri dengan panjang 18,5 – 26,9 cm dan ikan belanak dengan panjang 10,0 – 17,55 cm dengan shortening atas 38% dan shortening bawah 34% menunjukkan ikan terbelit dan terjerat. Daya apung pelampung 2178,87369 g dan total daya apung 2206,4156 g. Daya tenggelam pemberat 19,7035 g dan total daya tenggelam 3350,3017 g. Panjang jaring 71,12 m, luas jaring 1087 m² dan tinggi jaring 2,44 m. Hasil tangkapan dominan yaitu ikan kapas-kapas (Gerres erytrourus), ikan gulamah (Johnius amblycephalus), ikan tenggiri (Scomberomorus sp.), dan ikan belanak (Mugil sp.). Kata kunci:  Aspek teknis, Jaring insang dasar, Hasil tangkapan dominan, Kabupaten Maros</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2019-04-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Research article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/iptekspsp/article/view/6378</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jipsp.v6i11.6378</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan; Vol. 6 No. 11 (2019)</dc:source>
	<dc:source>2614-5014</dc:source>
	<dc:source>2355-729X</dc:source>
	<dc:source>10.20956/jipsp.v6i11</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/iptekspsp/article/view/6378/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan</dc:rights>
</oai_dc:dc>