Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PROSES PENGASAPAN DAN KUALITAS IKAN CAKALANG (KATSUWONUS PELAMIS) DAN TUNA SIRIP KUNING (THUNNUS ALBACARES) ASAP DI DESA SINGA KECAMATAN HERLANG KABUPATEN BULUKUMBA

Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan · Vol. 6 No. 11 (2019)

DOI
10.20956/jipsp.v6i11.6382
ISSN
2614-5014, 2355-729X
Published
2019-04-26
Publisher
Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengasapan ikan yang dilakukan oleh pengasap ikan di Desa Singa, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba dan menganalisis kualitas Ikan Cakalang dan Tuna Sirip Kuning Asap di Desa Singa Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini dilakukan dari bulan April sampai Mei 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan evaluasi. Survei dilakukan untuk mengetahui proses pengasapan dan melihat seluruh kegiatan yang dilakukan oleh pengolah ikan asap yang ada di Desa Singa Kecamatan Herlang Kabupaten Bulukumba. Evaluasi untuk mengetahui kualitas organoleptik bahan baku dari produk ikan asap. Data hasil uji organoleptik dianalisa menggunakan uji-t, anova, dan uji tukey dengan menetapkan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan proses pengolahan ikan asap yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Singa menggunakan metode pengasapan panas yang dilakukan secara terbuka dan lama pengasapan yang singkat. Kualitas organoleptik bahan baku ikan cakalang dan tuna sirip kuning setelah dibeli dari penangkap/pelelangan dan sebelum diproses memiliki nilai 8,18 artinya mutu (sangat segar) sesuai dengan SNI 2729:2006, sedangkan kualitas organoleptik bahan baku ikan cakalang dan tuna sirip kuning sesudah pengasapan memiliki nilai 7,2 artinya mutu (segar) sesuai dengan SNI 2725:2013.Ikan cakalang dan tuna sirip kuning asap hanya dapat bertahan 18 - 20 jam disimpan pada suhu kamar, setelah itu produk sudah tidak layak konsumsi. Kata kunci: Asap, cakalang dan tuna sirip kuning, kualitas, pengasapan, tradisional.

Collaboration network of the authors

40 authors · 130 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Fahrul fahrulAffiliation unknown7
Kasmiati KasmiatiAffiliation unknown4
. SyahrulAffiliation unknown3
Nur HafifahAffiliation unknown3
Abraham HorisantoAffiliation unknown2
Hardoko HardokoAffiliation unknown2
Eddy SuprayitnoAffiliation unknown2
Happy NursyamAffiliation unknown2
Elmi N. ZainuddinAffiliation unknown2
Syahrul SyahrulAffiliation unknown2
Ophirtus SumuleAffiliation unknown2
Mufti Hatur RahmiAffiliation unknown2
Syahrul SyahrulAffiliation unknown2
Asyhabul QaffiAffiliation unknown1
Wahdanial FitriAffiliation unknown1
Mufti Hatur Rahmi TahirAffiliation unknown1
Ryan Ma’rup RamadhanAffiliation unknown1
Alisha Shafa AzzahraAffiliation unknown1
INA SUNDARIAffiliation unknown1
Jecly PaembonanAffiliation unknown1
Nur Fauzi ZaahirahAffiliation unknown1
Muh Naufal BissawabAffiliation unknown1
Kevin Putra SenawiAffiliation unknown1
Syeli Novita Putri EmbutatobaAffiliation unknown1
Nur Resky FebriantiAffiliation unknown1
Andi Nur Faiziah PallaAffiliation unknown1
MetusalachAffiliation unknown1
KasmiatiAffiliation unknown1
Elmi Nurhaidah ZainuddinAffiliation unknown1
Willy WijayantiAffiliation unknown1
Ilham Wahyu PamungkasAffiliation unknown1
Venny AgustinAffiliation unknown1
Syerina Raihatul JannahAffiliation unknown1
Ilham JayaAffiliation unknown1
A. Sri NurqaderianieAffiliation unknown1
Syafitri SyafitriAffiliation unknown1
Chanif MahdiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/iptekspsp/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PROSES PENGASAPAN DAN KUALITAS IKAN CAKALANG (KATSUWONUS PELAMIS) DAN TUNA SIRIP KUNING (THUNNUS ALBACARES) ASAP DI DESA SINGA KECAMATAN  HERLANG KABUPATEN BULUKUMBA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Utami, Siska Putri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Metusalach, Metusalach</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Amir, Nursinah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengasapan ikan yang dilakukan oleh pengasap ikan di Desa Singa, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba dan menganalisis kualitas Ikan Cakalang dan Tuna Sirip Kuning Asap di Desa Singa Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini dilakukan dari bulan April sampai Mei 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan evaluasi. Survei dilakukan untuk mengetahui proses pengasapan dan melihat seluruh kegiatan yang dilakukan oleh pengolah ikan asap yang ada di Desa Singa Kecamatan Herlang Kabupaten Bulukumba. Evaluasi untuk mengetahui kualitas organoleptik bahan baku dari produk ikan asap. Data hasil uji organoleptik dianalisa menggunakan uji-t, anova, dan uji tukey dengan menetapkan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan proses pengolahan ikan asap yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Singa menggunakan metode pengasapan panas yang dilakukan secara terbuka dan lama pengasapan yang singkat. Kualitas organoleptik bahan baku ikan cakalang dan tuna sirip kuning setelah dibeli dari penangkap/pelelangan dan sebelum diproses memiliki nilai 8,18 artinya mutu (sangat segar) sesuai dengan SNI 2729:2006, sedangkan kualitas organoleptik bahan baku ikan cakalang dan tuna sirip kuning sesudah pengasapan memiliki nilai 7,2 artinya mutu (segar) sesuai dengan SNI 2725:2013.Ikan cakalang dan tuna sirip kuning asap hanya dapat bertahan 18 - 20 jam disimpan pada suhu kamar, setelah itu produk sudah tidak layak konsumsi. Kata kunci: Asap, cakalang dan tuna sirip kuning, kualitas, pengasapan, tradisional. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2019-04-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Research article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/iptekspsp/article/view/6382</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jipsp.v6i11.6382</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan; Vol. 6 No. 11 (2019)</dc:source>
	<dc:source>2614-5014</dc:source>
	<dc:source>2355-729X</dc:source>
	<dc:source>10.20956/jipsp.v6i11</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/iptekspsp/article/view/6382/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan</dc:rights>
</oai_dc:dc>