Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Pengaruh Fermentasi Lactobacillus bulgaricus dan Suhu Pasteurisasi terhadap Sifat Organoleptik Mentega dari Whey Dangke

Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan · Vol. 14 No. 1 (2026) · hlm. 51–62

DOI
10.20956/jitp.v14i1.50989
ISSN
2476-9444, 2086-6216
Terbit
2026-06-30
Penerbit
Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar
Bahasa
en
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Penggunaan lemak whey dangke sebagai bahan baku pembuatan mentega masih belum umum sehingga diperlukan pengembangan produk melalui penambahan bakteri Lactobacillus bulgaricus dan perlakuan suhu pasteurisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh level starter bakteri dan suhu pasteurisasi terhadap kualitas organoleptik mentega whey dangke meliputi warna, aroma, dan tekstur. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 4×2 dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah level starter bakteri Lactobacillus bulgaricus (0,5%, 1%, 1,5%, dan 2%) dan faktor kedua adalah suhu pasteurisasi (60°C dan 70°C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi level starter bakteri dan suhu pasteurisasi berpengaruh sangat nyata (P 0,05) terhadap aroma dan tekstur mentega. Peningkatan level starter bakteri menurunkan skor warna dari 4,28 menjadi 3,11, aroma dari 4,68 menjadi 3,10, dan tekstur dari 2,53 menjadi 1,78. Suhu pasteurisasi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap warna mentega dengan nilai rata-rata 3,77 pada 60°C dan 3,65 pada 70°C. Mentega dengan perlakuan pasteurisasi pada suhu 60°C dan fermentasi menggunakan starter bakteri 2% menunjukkan karakteristik organoleptik yang optimal.

Jaringan kolaborasi para penulis

38 penulis · 85 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Hasma HasmaAfiliasi tidak diketahui3
Effendi AbustamAfiliasi tidak diketahui3
Muhammad Irfan SaidAfiliasi tidak diketahui3
Fatma MaruddinAfiliasi tidak diketahui3
Sudirman BacoAfiliasi tidak diketahui3
Charismawan CharismawanAfiliasi tidak diketahui1
Sulmiyati SulmiyatiAfiliasi tidak diketahui1
Nur Saleh SaidAfiliasi tidak diketahui1
Deka Uli FahrodiAfiliasi tidak diketahui1
Sriyanti HaruniAfiliasi tidak diketahui1
Hikmah M. AliAfiliasi tidak diketahui1
Asmuddin NatsirAfiliasi tidak diketahui1
ZulkarnainAfiliasi tidak diketahui1
Gozali R MoektiAfiliasi tidak diketahui1
Endah MurpiningrumAfiliasi tidak diketahui1
HajrawatiAfiliasi tidak diketahui1
Kusumandari Indah PrahestiAfiliasi tidak diketahui1
Hajrawati HajrawatiAfiliasi tidak diketahui1
Kusmandari Indah PrahestiAfiliasi tidak diketahui1
Reynard GondiponAfiliasi tidak diketahui1
Suliman Mohamed Yousof SadamAfiliasi tidak diketahui1
Jamila MustabiAfiliasi tidak diketahui1
Isnaniah BagendaAfiliasi tidak diketahui1
MuflihanahAfiliasi tidak diketahui1
Syarifah Nurul WaqiahAfiliasi tidak diketahui1
Sadam Suliman Mohamed YousofAfiliasi tidak diketahui1
Siti NurjannahUniversitas Islam Negeri Alauddin Makassar1
Nahariah NahariahAfiliasi tidak diketahui1
Rista Cahya RofitaAfiliasi tidak diketahui1
Rifqi RifqiAfiliasi tidak diketahui1
Suriani SurianiAfiliasi tidak diketahui1
Dwi MaryanaAfiliasi tidak diketahui1
Ali Akbar WahabAfiliasi tidak diketahui1
Ismayani IsmayaniAfiliasi tidak diketahui1
Ilham SyarifAfiliasi tidak diketahui1
Atila Zahnas SaginahAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/peternakan/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pengaruh Fermentasi Lactobacillus bulgaricus dan Suhu Pasteurisasi terhadap Sifat Organoleptik Mentega dari Whey Dangke</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Syachrani, Aulya</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Malaka, Ratmawati</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penggunaan lemak whey dangke sebagai bahan baku pembuatan mentega masih belum umum sehingga diperlukan pengembangan produk melalui penambahan bakteri Lactobacillus bulgaricus dan perlakuan suhu pasteurisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh level starter bakteri dan suhu pasteurisasi terhadap kualitas organoleptik mentega whey dangke meliputi warna, aroma, dan tekstur. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 4×2 dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah level starter bakteri Lactobacillus bulgaricus (0,5%, 1%, 1,5%, dan 2%) dan faktor kedua adalah suhu pasteurisasi (60°C dan 70°C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi level starter bakteri dan suhu pasteurisasi berpengaruh sangat nyata (P&amp;lt;0,01) terhadap warna, tetapi tidak berpengaruh nyata (P&amp;gt;0,05) terhadap aroma dan tekstur mentega. Peningkatan level starter bakteri menurunkan skor warna dari 4,28 menjadi 3,11, aroma dari 4,68 menjadi 3,10, dan tekstur dari 2,53 menjadi 1,78. Suhu pasteurisasi berpengaruh nyata (P&amp;lt;0,05) terhadap warna mentega dengan nilai rata-rata 3,77 pada 60°C dan 3,65 pada 70°C. Mentega dengan perlakuan pasteurisasi pada suhu 60°C dan fermentasi menggunakan starter bakteri 2% menunjukkan karakteristik organoleptik yang optimal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2026-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/peternakan/article/view/50989</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jitp.v14i1.50989</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan; Vol. 14 No. 1 (2026); 51-62</dc:source>
	<dc:source>2476-9444</dc:source>
	<dc:source>2086-6216</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/peternakan/article/view/50989/14681</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>