Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PERANAN INDONESIA DALAM PENANGANAN IRREGULAR MIGRATION DALAM KERANGKA BALI PROCESS

WANUA : Jurnal Hubungan Internasional · Vol. 4 No. 2 (2021) · pp. 127–144

ISSN
2615-6857, 2443-1346
Published
2021-06-10
Publisher
Departemen Ilmu Hubungan Internasional Univesitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstract

This research aims to identify and explain the role of Indonesia in addressing irregular migration as the implementation of Bali Process Regional Cooperation Framework and also to identify the challenges in implementation of the framework. The method of research that the author uses to achieve the objective is analytical descriptive research. The technique of data collection that used in this research is library research. The author uses qualitative analysis technique for analysing the data and deductive as the technique of writing. This research shows that Indonesia is actively to take a role to implement the Bali Process Regional Cooperation Framework as well as Indonesia is one of the co-chairs of Bali Process. Besides, Indonesia also faces some challenges to implement the framework. First, the burden sharing and collective responsibility principle is not fully executed among the country members. Second, refugee status determination and resettlement determination to the third country take a very long time which can be a burden for Indonesia itself. And third, lack of coordination among the states in the act of emergency situation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan peran Indonesia dalam penanganan irregular migration sebagai bentuk implementasi Bali Process dan untuk mengetahui tantangan Indonesia dalam pengimplementasian Kerangka Bali Process dalam menangani irregular migration. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka metode penelitian yang penulis gunakan adalah tipe deskriptif-analitik. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah studi pustaka. Penulis menganalisis data menggunakan teknik analisis kualitatif yang didukung oleh data kuantitatif dan untuk pembahasan masalah, penulis menggunakan teknik penulisan deduktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Indonesia berperan sangat aktif dalam upaya mengimplementasikan Kerangka Kerjasama Bali Process(RCF). Hal ini dapat dilihat dari konsistensi Indonesia sebagai co-chairsBali Process dan dalam menjalankan rencana kerja dari RCF. Adapun tantangan yang dihadapi Indonesia dalam mengimplementasikan RCF untuk menangani irregular migration. Pertama, prinsip burden-sharing dan tanggungjawab bersama masih belum sepenuhnya dijalankan oleh negara-negara lain, kedua, proses penentuan status pengungsi dan penempatan ke negara ketiga di Indonesia memakan waktu yang sangat lama. Ketiga, minimnya koordinasi antar negara dalam tindak darurat untuk para imigran.

Collaboration network of the authors

21 authors · 62 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Mega Buana Palopo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Patrice LumumbaAffiliation unknown2
Asni AnwarAffiliation unknown2
Rani Purwanti RamliAffiliation unknown1
Nurnaningsih Al HasmiAffiliation unknown1
Asman AsmanAffiliation unknown1
Adiansyah SyarifuddinAffiliation unknown1
Baharuddin PatandjengiAffiliation unknown1
Novaty Eny DunggaAffiliation unknown1
Abdul Haris BahrunAffiliation unknown1
Miftahul NurAffiliation unknown1
Nur Insana SalamAffiliation unknown1
Arifaldianzah AldiAffiliation unknown1
Andi KhaeriyahAffiliation unknown1
Muhammad Syaiful SalehAffiliation unknown1
Abdul MalikUniversitas Mega Buana Palopo1
Muhamad IkbalAffiliation unknown1
Syawaluddin SoadiqAffiliation unknown1
Murni .Affiliation unknown1
Akmaluddin .Affiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/wanua/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PERANAN INDONESIA DALAM PENANGANAN IRREGULAR MIGRATION DALAM KERANGKA BALI PROCESS</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Ismail, Nurzaitun Zenita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Burhanuddin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">This research aims to identify and explain the role of Indonesia in addressing irregular migration as the implementation of Bali Process Regional Cooperation Framework and also to identify the challenges in implementation of the framework. The method of research that the author uses to achieve the objective is analytical descriptive research. The technique of data collection that used in this research is library research. The author uses qualitative analysis technique for analysing the data and deductive as the technique of writing. This research shows that Indonesia is actively to take a role to implement the Bali Process Regional Cooperation Framework as well as Indonesia is one of the co-chairs of Bali Process. Besides, Indonesia also faces some challenges to implement the framework. First, the burden sharing and collective responsibility principle is not fully executed among the country members. Second, refugee status determination and resettlement determination to the third country take a very long time which can be a burden for Indonesia itself. And third, lack of coordination among the states in the act of emergency situation.&amp;nbsp;&amp;nbsp; 
&amp;nbsp;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan peran Indonesia dalam penanganan irregular migration sebagai bentuk implementasi Bali Process dan untuk mengetahui tantangan Indonesia dalam pengimplementasian Kerangka Bali Process&amp;nbsp; dalam menangani irregular migration. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka metode penelitian yang penulis gunakan adalah tipe deskriptif-analitik. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah studi pustaka. Penulis menganalisis data menggunakan teknik analisis kualitatif yang didukung oleh data kuantitatif dan untuk pembahasan masalah, penulis menggunakan teknik penulisan deduktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Indonesia berperan sangat aktif dalam upaya mengimplementasikan Kerangka Kerjasama Bali Process(RCF). Hal ini dapat dilihat dari konsistensi Indonesia sebagai co-chairsBali Process dan dalam menjalankan rencana kerja dari RCF. Adapun tantangan yang dihadapi Indonesia dalam mengimplementasikan RCF untuk menangani irregular migration. Pertama, prinsip burden-sharing dan tanggungjawab bersama masih belum sepenuhnya dijalankan oleh negara-negara lain, kedua, proses penentuan status pengungsi dan penempatan ke negara ketiga di Indonesia memakan waktu yang sangat lama. Ketiga, minimnya koordinasi antar negara dalam tindak darurat untuk para imigran.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Ilmu Hubungan Internasional Univesitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2021-06-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/wanua/article/view/14067</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">WANUA : Jurnal Hubungan Internasional; Vol. 4 No. 2 (2019): WANUA : Jurnal Hubungan Internasional; 127-144</dc:source>
	<dc:source>2615-6857</dc:source>
	<dc:source>2443-1346</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/wanua/article/view/14067/6864</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 WANUA : Jurnal Hubungan Internasional</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>