Jurnal
PERAN PEMUKA PENDAPAT (OPINION LEADER) DALAM MEMELIHARA KEDAMAIAN DI TENGAH KONFLIK HORIZONTALDI DESA WAYAME AMBON.pdf
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi · Vol. 2 No. 3 (2016) · hlm. 251–258
- ISSN
- 2528-2891, 2088-4117
- Terbit
- 2016-06-20
- Penerbit
- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin
- Bahasa
- en
Abstrak
Abstrak Wayame merupakan satu-satunya desa yang ada di Kota Ambon yang tidak terkena konflik horizontal di Ambon, walaupun masyarakatnya heterogen yang terdiri dari dua komunitas besar Islam dan Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemuka pendapat dalam memelihara kedamaian di tengah konflik horizontal di Desa Wayame kota Ambon dan mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat desa wayame tidak terlibat dalam konflik horizontal di Ambon. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara mendalam (indepth interview). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan interactive model analysis dari Miles dan Huberman yang meliputi tahap Reduksi data, penyajian data dan verifikasi data atau penarikan simpulan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam memelihara kedamaian di tengah konflik horizontal di Ambon, maka para pemuka pendapat (opinion leader) di Desa Wayame berusaha melakukan suatu tindakan yang melibatkan banyak pihak yang ada di Desa Wayame. Tindakan-tindakan para pemuka pendapat (opinion leader) tersebut terlihat pada: a) membentuk TIM 20, b) membangun kerjasama dengan masyarakat Wayame, c) melakukan koordinasi dengan pihak keamanan, d) melakukan koordinasi dengan Desa tetangga dan Lembaga Keagamaan, dan e) melakukan upaya damai pada desa-desa tetangga tentang pentingnya perdamaian. Kelima peran yang dilakukan diatas menjadi penentu bagi masyarakat Wayame dalam memelihara kedamaian dan ketenteraman ditengah konflik horizontal di Ambon. Faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat Wayame tidak terlibat konflik, yaitu: a) adanya komitmen dari pemuka pendapat (opinion leader) dengan masyarakat, b) adanya penanganan TIM 20, c) adanya saluran komunikasi, d) adanya penerapan hukum lokal dan sanksi, e) adanya kesadaran dan dukungan masyarakat,, f) adanya pertemuan rutin, dan g) adanya pasar damai.Abstract Wayame is the only village in the city of Ambon, which is not affected by horizontal conflicts in Ambon, although heterogeneous society consisting of two large community of Muslims and Christians. This study aims to determine the role of opinion leaders in maintaining peace in the middle of the horizontal conflict in Ambon city Wayame village and know the factors that cause Wayame villagers not involved in horizontal conflicts in Ambon. Data collection techniques in this study using in-depth interviews (depth Interview). Analysis of the data in this study using the interactive model analysis of Miles and Huberman which includes the step of data reduction, data presentation and verification of the data or conclusions withdrawal. From these results it can be concluded that in maintaining peace in the middle of the horizontal conflict in Ambon, then the opinion leaders (opinion leader) in the village of Wayame attempt to commit an act that involves many parties in the village Wayame. Actions of opinion leaders (opinion leaders) are seen in: a) forming TEAM 20, b) build partnerships with the community Wayame, c) coordinating with security, d) coordinate with neighboring Villages and Religious Institutions, and e) peace efforts in neighboring villages about the importance of peace. Fifth roles performed above Wayame be decisive for the community in maintaining peace and tranquility in the middle of horizontal conflicts in Ambon. The factors that cause people Wayame not in conflict, namely: a) the commitment of opinion leaders (opinion leaders) with the community, b) the handling of TEAM 20, c) the communication channel, d) the application of local laws and penalties, e ) the awareness and support of the community,, f) the regular meetings, and g) the peaceful market.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 78 tautan kepenulisan bersama · 14 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Hasanuddin University
- Universitas Indonesia Timur
- Institut Agama Islam Negeri Kendari
- Universitas Halu Oleo
- Universitas Ahmad Dahlan
- University of Indonesia
- LSPR Institute of Communication and Business
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Andi Alimuddin Unde | Afiliasi tidak diketahui | 21 |
| Muhammad Iqbal Sultan | Afiliasi tidak diketahui | 11 |
| Tuti Bahfiarti | Hasanuddin University | 7 |
| Muhammad Farid | Hasanuddin University | 4 |
| Dwia Aries Tina Pulubuhu | Hasanuddin University | 2 |
| Hasrullah Hasrullah | Hasanuddin University | 2 |
| Fajar Dwi Putra | Universitas Ahmad Dahlan | 2 |
| Jeanny Maria Fatimah | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Muhammad Nadjib | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Agus Surya Bakti | Hasanuddin University | 1 |
| Eriyanto Eriyanto | University of Indonesia | 1 |
| Ani Nigeriawati | LSPR Institute of Communication and Business | 1 |
| Joevi Roedyati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Finsa Adhi Pratama | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Mitha Mayestika Kuen | Universitas Indonesia Timur | 1 |
| St. Shofiyah | Universitas Indonesia Timur | 1 |
| Fyan Andinasari Kuen | Universitas Indonesia Timur | 1 |
| Hariati Lestari | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Fifi Nirmala | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Nurdin Sibaweh | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ashifa Cahyani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muh. Ichsan Putrayani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muh. Ersyan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tita Aulia S. | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Abdul Mollah Jaya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Hasyim | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dwi Ratnasari Ratnasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Besse Risnayanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rachmawaty Djaffar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ulfah Attamimi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Syahban Sidiq | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Warnaen | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Febri Herawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Riza Darma Putra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ibrahim Umar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Nur Fitri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Yunus Amar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.