Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

MODEL MEDIA PEMBELAJARAN MELALUI TAYANGAN TELEVISI DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU ANAK-ANAK PEDESAAN DI SULAWESI SELATAN

KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi · Vol. 2 No. 2 (2016) · hlm. 139–152

ISSN
2528-2891, 2088-4117
Terbit
2016-06-20
Penerbit
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin
Bahasa
en

Abstrak

Abstrak Tujuan Penelitian, Melakukan analisis siaran TV terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku anak pedesaan, Menjelaskan alasan menjadi pendorong anak-anak pedesaan konsisten menonton tayangan TV,.Merumuskan model menonton tayangan TV dalam upaya meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku serta prestasi belajar mereka. Penelitian ini dilaksanakan di tiga kabupaten, maros, Pangkep, Barru dan satu kota, Kota pare-Pare. Pada penelitian ini pendekatan yang dilakukan berupa pendekatan kualitatif, dengan maksud untuk memperoleh gambaran yang utuh atas informan penelitian sehingga dapat menjabarkan fokus penelitian tentang. Model Media Pembelajaran Melalui Tayangan Televisi Dalam Meningkatkan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Anak-Anak Pedesaan di Sulawesi Selatan Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Peningkatan pengetahuan. ternyata beberapa murid yang dapat menjelaskan tayangan yang mereka tonton diantaranya tayangan si Bolang. Sikap mereka terhadap acara tv, sangat merespons dan antusias, bahkan mereka menyarankan untuk memperpanjang penayangan beberapa sinetron yang mereka anggap cukup bagus. Perilaku yang bisa diamati adalah terjadi peniruan beberapa gaya bermain sepakbola, logat bicara, dan pemakaian beberapa asesoris yang digunakan bintang idolanya bagi murid perempuan. Alasan yang menjadi pendorong anak anak konsisten menonton tayangan pavoritl melalui TV, adalah di samping sebagai hiburan, acaranya sangat menarik dan terkait langsung dengan dunia anak-anak, sehingga menonton tv menjadi acara rutin mereka.Model yang ditemukan adalah model yang sifatnya linier sederhana, sedangkan rekomendasi model mirip dengan temuan model sebelumnya, yang sifatnya linier dengan tambahan bagaimana keluarga berperan mendampingi anak-anak nonton acara tv.Abstract The aims of the research are to analyze (1) the influence of TV broadcasting in increasing knowledge, attitude, and behavior of village children to explain the reasons why children consistently watch TV. (2) To formulate the models of watching TV broadcasting to increase knowledge, attitude, and behavior, as well as learning performance of the children. The research was conducted in three regencies, Maros, Pagkep, and Barru, and one city Pare-pare. The research approach was qualitative, to obtain whole description of research informers to formulate the research focus on learning media model through TV broadcasting in increasing the knowledge, attitude, and behavior of village children in South Sulawesi. The results of the research indicated that in increasing knowledge, some children were able to describe program they watched such as “si Bolang”. Their attitude of watching TV program was very responsive and enthusiastic, and even suggest for an extension of some sitetrons they consider good. Observed behavior of children are imitation of some football player styles, speaking accent, and assessories worn by female children imitating their idols. Reasons motivating children watching favourite TV broadcasting are besides intertaining, the programs are interresting and directly related to children’s world, so that TV watches become their routine program. The model identified in the research was a simple linear model, meanwhile the recommended model is similar to the model observed before, with linear characteristics and additional model of relatives accompanying their children watch TV.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 66 tautan kepenulisan bersama · 4 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Hasanuddin University
  • Universitas Teknokrat Indonesia
  • Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Universitas Muslim Indonesia
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Tuti BahfiartiHasanuddin University7
Hafied CangaraHasanuddin University5
Andi Alimuddin UndeAfiliasi tidak diketahui4
Asfah RahmanAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad Iqbal SultanAfiliasi tidak diketahui2
Alem Febri SonniAfiliasi tidak diketahui2
Tawany RahammaAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad AkbarUniversitas Teknokrat Indonesia2
Wahyuni ArasHasanuddin University1
Nurindah ArwaniAfiliasi tidak diketahui1
Bustan KadirAfiliasi tidak diketahui1
Maya SariAfiliasi tidak diketahui1
Demsy WattimenaAfiliasi tidak diketahui1
Jeany Maria FatimaAfiliasi tidak diketahui1
Mustakim MustakimUniversitas Muhammadiyah Parepare1
Ihsan IhsanAfiliasi tidak diketahui1
Djabir HamzahAfiliasi tidak diketahui1
Yati SamsuddinAfiliasi tidak diketahui1
Mustati MustatiAfiliasi tidak diketahui1
Rahmad ArsyadAfiliasi tidak diketahui1
Lodewyk NahuwayAfiliasi tidak diketahui1
indah sulistiani indahAfiliasi tidak diketahui1
Nolvy RuataAfiliasi tidak diketahui1
Andi Rivai BetaAfiliasi tidak diketahui1
Andi Muhammad RajanuddinAfiliasi tidak diketahui1
Eka MardariyantiAfiliasi tidak diketahui1
Izki Fikriani AmirUniversitas Muslim Indonesia1
Decy WahyuniAfiliasi tidak diketahui1
Andi Batari AlimuddinAfiliasi tidak diketahui1
Mulyadi SetiawanAfiliasi tidak diketahui1
Kenny Monica Kemal PutriAfiliasi tidak diketahui1
Rahmita SalehAfiliasi tidak diketahui1
Ibrahim IbrahimAfiliasi tidak diketahui1
Agus Yudi HarsonoAfiliasi tidak diketahui1
Erna AreksAfiliasi tidak diketahui1
Alimuddin AlimuddinAfiliasi tidak diketahui1
Yamlikh AzikinAfiliasi tidak diketahui1
Sudirman SudirmanAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/kareba/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">MODEL MEDIA PEMBELAJARAN MELALUI TAYANGAN TELEVISI DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU ANAK-ANAK PEDESAAN DI SULAWESI SELATAN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Farid, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nadjib, Muhammad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">learning media</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">village children</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">knowledge</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">attitude</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">behavior</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Abstrak Tujuan Penelitian, Melakukan analisis siaran TV terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku anak pedesaan, Menjelaskan alasan menjadi pendorong anak-anak pedesaan konsisten menonton tayangan TV, .Merumuskan model menonton tayangan TV dalam upaya meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku serta prestasi belajar mereka. Penelitian ini dilaksanakan di tiga kabupaten, maros, Pangkep, Barru dan satu kota, Kota pare-Pare. Pada penelitian ini pendekatan yang dilakukan berupa pendekatan kualitatif, dengan maksud untuk memperoleh gambaran yang utuh atas informan penelitian sehingga dapat menjabarkan fokus penelitian tentang. Model Media Pembelajaran Melalui Tayangan Televisi Dalam Meningkatkan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Anak-Anak Pedesaan di Sulawesi Selatan Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Peningkatan pengetahuan. ternyata beberapa murid yang dapat menjelaskan tayangan yang mereka tonton diantaranya tayangan si Bolang. Sikap mereka terhadap acara tv, sangat merespons dan antusias, bahkan mereka menyarankan untuk memperpanjang penayangan beberapa sinetron yang mereka anggap cukup bagus. Perilaku yang bisa diamati adalah terjadi peniruan beberapa gaya bermain sepakbola, logat bicara, dan pemakaian beberapa asesoris yang digunakan bintang idolanya bagi murid perempuan. Alasan yang menjadi pendorong anak anak konsisten menonton tayangan pavoritl melalui TV, adalah di samping sebagai hiburan, acaranya sangat menarik dan terkait langsung dengan dunia anak-anak, sehingga menonton tv menjadi acara rutin mereka.Model yang ditemukan adalah model yang sifatnya linier sederhana, sedangkan rekomendasi model mirip dengan temuan model sebelumnya, yang sifatnya linier dengan tambahan bagaimana keluarga berperan mendampingi anak-anak nonton acara tv.Abstract The aims of the research are to analyze (1) the influence of TV broadcasting in increasing knowledge, attitude, and behavior of village children to explain the reasons why children consistently watch TV. (2) To formulate the models of watching TV broadcasting to increase knowledge, attitude, and behavior, as well as learning performance of the children. The research was conducted in three regencies, Maros, Pagkep, and Barru, and one city Pare-pare. The research approach was qualitative, to obtain whole description of research informers to formulate the research focus on learning media model through TV broadcasting in increasing the knowledge, attitude, and behavior of village children in South Sulawesi. The results of the research indicated that in increasing knowledge, some children were able to describe program they watched such as “si Bolang”. Their attitude of watching TV program was very responsive and enthusiastic, and even suggest for an extension of some sitetrons they consider good. Observed behavior of children are imitation of some football player styles, speaking accent, and assessories worn by female children imitating their idols. Reasons motivating children watching favourite TV broadcasting are besides intertaining, the programs are interresting and directly related to children’s world, so that TV watches become their routine program. The model identified in the research was a simple linear model, meanwhile the recommended model is similar to the model observed before, with linear characteristics and additional model of relatives accompanying their children watch TV. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/kareba/article/view/358</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi; Vol.2 No.2 April - Juni 2013; 139-152</dc:source>
	<dc:source>2528-2891</dc:source>
	<dc:source>2088-4117</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/kareba/article/view/358/215</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2016 KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi</dc:rights>
</oai_dc:dc>