Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

BERITA KONFLIK DALAM HARIAN AMBON EKSPRES

KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi · Vol. 1 No. 1 (2016) · hlm. 66–76

ISSN
2528-2891, 2088-4117
Terbit
2016-06-20
Penerbit
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin
Bahasa
en

Abstrak

Abstract The aim of this research is to know the factuality, the impartiality and the social impact of Harian Ambon Ekspress in Reporting conflict in Maluku. The analysis units in the research are the conflict report that served in Harian Ambon Ekspres in early 2008 until February 2009 period with types of SARA (clan, religion,race and groups), socio-cultural and politic Conflict Report. The result of the research indicate that, according to the factuality most of the report that served suitable to the facts that happen, this is because of the existence of the official confirmation source from the in service government and security apparatus at the conflict area. Otherwise, according the impartiality, the unbalance report service is dominant in Harian Ambon Ekspres journalistic practice, this is because of the un-existence of certain party confirmation as the conflict contestant and the cover both sides practice. Factual information presentation without journalistic ethnic limitation and partial report presentation has a negative impact and it is nonsupport in creating social and politic stability in the community around the conflict area.Abstrak penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fakta, keadaan dan dampak social dari peliputan konflik di Maluku oleh Harian Ambon Ekspress. Unit analisis dalam penelitian ini adalah liputan konflik yang disajikan dalam Harian Ambon Ekspress pada awal 2008 sampai februari 2009 dintinjau dari aspek SARA(suku, Agama, Ras, dan Kelompok), Sosial budaya dan politik. Hasil penelitian ini mengidentifikasikan bahwa menurut dari hasil fakta, sebagian besar dari hasil liputan itu sesuai dengan fakta yang terjadi dilapangan. Hal ini disebabkan karena sumber informasi yang ada berasal dari petugas pemerintah dan aparatur keamanan yang ada di wilayah konflik. Akan tetapi dari sisi lain, ada pihak –pihak tertentu yang berkepentingan dalam peristiwa konflik menilai liputan Harian Ambon Ekspress tidak seimbang terutama dalam cover-both sides. Mereka menilai bahwa informasi yang disajikan kurang dibarengi dengan etika jurnalistik, dan liputan hanya dilakukan sepotong-sepotong sehingga bisa berdampak negatif dan cenderung tidak mendukung terwujudnya stabilitas sosial politik di wilayah konflik.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 77 tautan kepenulisan bersama · 3 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Hasanuddin University
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Hafied CangaraHasanuddin University17
Tuti BahfiartiHasanuddin University5
Hasrullah HasrullahInstitut Agama Islam Negeri Kendari4
Muhammad Iqbal SultanAfiliasi tidak diketahui3
Muhammad FaridHasanuddin University3
Jeanny Maria FatimahAfiliasi tidak diketahui2
Nur QalbyAfiliasi tidak diketahui1
Nahria NahriaAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Syahban SidiqAfiliasi tidak diketahui1
Lisna SariAfiliasi tidak diketahui1
Hendrek Semuel MesmorAfiliasi tidak diketahui1
Febri HerawatiAfiliasi tidak diketahui1
Hermansyah HermansyahAfiliasi tidak diketahui1
Riza Darma PutraAfiliasi tidak diketahui1
Andi Nur FitriAfiliasi tidak diketahui1
Irwan IrwanUniversitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar1
Sitti Murni KaddiAfiliasi tidak diketahui1
Sitti Murniati MuhtarAfiliasi tidak diketahui1
Murniati MuhtarAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Zulkifli TahirAfiliasi tidak diketahui1
Nosakros AryaHasanuddin University1
Rosniar RosniarAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad MassyatAfiliasi tidak diketahui1
Andi Muhammad IrvanAfiliasi tidak diketahui1
Andi Dewi MasuaraAfiliasi tidak diketahui1
Piter Barto TarukalloAfiliasi tidak diketahui1
Ahmad SyarifAfiliasi tidak diketahui1
Mulyadi SetiawanAfiliasi tidak diketahui1
Yuyun Yunita PuspaAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad NadjibAfiliasi tidak diketahui1
Kenny Monica Kemal PutriAfiliasi tidak diketahui1
Mayasari MayasariAfiliasi tidak diketahui1
Reni JulianiAfiliasi tidak diketahui1
Susilawati BelekebunAfiliasi tidak diketahui1
Humriati BuhariAfiliasi tidak diketahui1
Andi Evi Elvira AdnanAfiliasi tidak diketahui1
Bakri BakriAfiliasi tidak diketahui1
Ahmad Husain MappaselingAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/kareba/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">BERITA KONFLIK DALAM HARIAN AMBON EKSPRES</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Muriany, Telly</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Unde, Andi Alimuddin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">conflict</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Mass Responsibility</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Stability</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Abstract The aim of this research is to know the factuality, the impartiality and the social impact of Harian Ambon Ekspress in Reporting conflict in Maluku. The analysis units in the research are the conflict report that served in Harian Ambon Ekspres in early 2008 until February 2009 period with types of SARA (clan, religion,race and groups), socio-cultural and politic Conflict Report. The result of the research indicate that, according to the factuality most of the report that served suitable to the facts that happen, this is because of the existence of the official confirmation source from the in service government and security apparatus at the conflict area. Otherwise, according the impartiality, the unbalance report service is dominant in Harian Ambon Ekspres journalistic practice, this is because of the un-existence of certain party confirmation as the conflict contestant and the cover both sides practice. Factual information presentation without journalistic ethnic limitation and partial report presentation has a negative impact and it is nonsupport in creating social and politic stability in the community around the conflict area.Abstrak penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fakta, keadaan dan dampak social dari peliputan konflik di Maluku oleh Harian Ambon Ekspress. Unit analisis dalam penelitian ini adalah liputan konflik yang disajikan dalam Harian Ambon Ekspress pada awal 2008 sampai februari 2009 dintinjau dari aspek SARA(suku, Agama, Ras, dan Kelompok), Sosial budaya dan politik. Hasil penelitian ini mengidentifikasikan bahwa menurut dari hasil fakta, sebagian besar dari hasil liputan itu sesuai dengan fakta yang terjadi dilapangan. Hal ini disebabkan karena sumber informasi yang ada berasal dari petugas pemerintah dan aparatur keamanan yang ada di wilayah konflik. Akan tetapi dari sisi lain, ada pihak –pihak tertentu yang berkepentingan dalam peristiwa konflik menilai liputan Harian Ambon Ekspress tidak seimbang terutama dalam cover-both sides. Mereka menilai bahwa informasi yang disajikan kurang dibarengi dengan etika jurnalistik, dan liputan hanya dilakukan sepotong-sepotong sehingga bisa berdampak negatif dan cenderung tidak mendukung terwujudnya stabilitas sosial politik di wilayah konflik. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/kareba/article/view/370</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi; Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011; 66-76</dc:source>
	<dc:source>2528-2891</dc:source>
	<dc:source>2088-4117</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/kareba/article/view/370/227</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2016 KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi</dc:rights>
</oai_dc:dc>