Jurnal
PENERIMAAN INFORMASI DAMPAK PENAMBANGAN PASIR BAGI KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP DI KALANGAN PENAMBANG PASIR ILEGAL DI DAS JENEBERANG KABUPATEN GOWA
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi · Vol. 3 No. 2 (2016) · hlm. 112–118
- ISSN
- 2528-2891, 2088-4117
- Terbit
- 2016-06-24
- Penerbit
- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin
- Bahasa
- en
Abstrak
Abstract illegal mining has been disturbing residents, its consequences such as damage to buildings, damage to land and as well as the threat of landslides. This study aims to determine how the process of receiving information in the sand miners on the impact of mining activities on the environment in the watershed Jeneberang Gowa. The method used in this research is descriptive qualitative, observation and interviews with respondents directly to key informants consisting of 6 -party BLHD Gowa and 2 representatives of the illegal miners who are still active and is no longer active. Selects respondents intentionally ( purposive ) with predetermined criteria. Data were analyzed based on the Elaboration Likelihood Theory of Richard Petty and John T. Cacioppo. Based on the research results, admission information among miners became a boomerang attributed to the weak argument given the BLHD. Weak arguments given to the audience with high motivation in elaborating the message will turn on the rejection message is given so persuasive attitude change is difficult to achieve. This study suggests that the delivery of information about environmental damage through persuasive message carried Regional Environmental Agency to the miners do not achieve the goal of changing the behavior of the miners to stop illegal mining and the need to take into account the credibility of the communicator and the audience trust the communicator, as well as strength message in the process of providing information.Abstrak Maraknya pertambangan illegal yang menggunakan mesin pompa telah meresahkan warga akan akibat yang ditimbulkannya seperti kerusakan bangunan, kerusakan lahan dan lahan serta ancaman longsor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses penerimaan informasi di kalangan penambang pasir tentang dampak aktivitas penambangan bagi lingkungan hidup di DAS Jeneberang Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif, dengan melakukan observasi dan wawancara responden secara langsung kepada informan kunci yang terdiri dari 6 pihak BLHD Kabupaten Gowa dan 2 perwakilan penambang illegal yang masih aktif dan sudah tidak aktif. Pemilihan responden dilakukan secara sengaja (purposive) dengan criteria yang telah ditetapkan. Data dianalisis berlandaskan Teori Elaborasi Likelihood dari Ricard Petty dan John T Cacioppo. Berdasarkan hasil penelitian, penerimaan informasi di kalangan penambang menjadi boomerang diakibatkan lemahnya argumentasi yang diberikan pihak BLHD. Argumentasi lemah yang diberikan kepada audiens dengan motivasi tinggi dalam mengelaborasi pesan akan berbalik pada penolakan pesan persuasif yang diberikan sehingga perubahan sikap sulit dicapai. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa penyampaian informasi mengenai dampak kerusakan lingkungan hidup melalui pesan persuasif yang dilakukan Badan Lingkungan Hidup Daerah kepada pihak penambang tidak mencapai tujuan yakni mengubah perilaku penambang untuk berhenti menambang secara ilegal serta perlunya memperhatikan faktor kredibiltas komunikator dan kepercayaan audiens kepada komunikator, maupun kekuatan pesan dalam proses pemberian informasi.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
38 penulis · 64 tautan kepenulisan bersama · 2 lintas organisasi
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Hasanuddin University
- Institut Agama Islam Negeri Kendari
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Hasrullah Hasrullah | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 7 |
| Hafied Cangara | Hasanuddin University | 4 |
| Andi Alimuddin Unde | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Asmiati Asmiati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Muhammad Irvan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Isnaniah Nurdin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mochtar Touwe | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Raden Firdaus Wahyudi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Muhammad Abdi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ansar Suherman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Surya Dharmawansyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahmita Saleh | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Farid | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Syahrir Soleman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mayasari Mayasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rizky Maulidiana Haris | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Adityawarman Mandafi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Darmawan Syah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tuti Bahfiarti | Hasanuddin University | 1 |
| Imam Mukti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Rusmin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yamlikh Azikin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Farid | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Syahruddin Alam | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhtar Lutfi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Syadaruddin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Citra Ayu Mandiri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sitti Murniati Mukhtar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kahar Kahar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rohadi Malik | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Anugrawati MS | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Widiah Restuti Hasan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Harullah Hasrullah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Puteri Padjriani Paris | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Margareta Rahayuningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Amin Retnoningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.