Jurnal
MAKNA PESAN KOMUNIKASI MOTIF KAIN SUTERA SENGKANG PILIHAN KONSUMEN DI KOTA MAKASSAR
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi · Vol. 4 No. 1 (2016) · hlm. 37–45
- ISSN
- 2528-2891, 2088-4117
- Terbit
- 2016-06-25
- Penerbit
- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin
- Bahasa
- en
Abstrak
Abstract The aims of the research are to acknowledge, to analyzes, and to describe the meaning of communication message of Sengkang silk material, especially of consummers’ choice. The research type is a desriptive qualitative approach with observation and indepth interviews with craftsmen and consummers of Sengkang silk material. Data analysis technique in this research is semiotic analysis of the subject, i.e. to review the meaning of Sengkang silk motives with meaning analysis of Charles Sanders Pierce’s triangle meaning of sign, object, and interpretant. The results of the research indicated that Sengkang silk material motive has philosophical and symbolic meaning of Bugis customs and culture. Motives of consummer’s choice are traditional motives which includes Balo Tettong, Mallobang, Balo Renni, Cobo’, Bombang, and Lagosi. The consummers of Sengkang silk purchase silk materials according to the motive concepts and colour, without prior knowledge of meaning of the silk material motives.Abstrak Kain sutera Sengkang merupakan warisan budaya, memiliki berbagai macam jenis motif mulai dari motif tradisional, semi tradisional, dan modern yang mengandung makna yang sarat akan nilai filosofi budaya masyarakat Bugis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis, dan menjelaskan makna pesan komunikasi motif kain sutera Sengkang, khususnya yang menjadi pilihan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan pengrajin dan konsumen kain sutera Sengkang. Data dianalisis dengan menggunakan analisis semiotika untuk mengkaji makna motif sutera Sengkang melalui model analisis makna Charles Sanders Pierce yaitu Triangle Meaning tentang tanda, objek, dan interpretan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif kain sutera Sengkang mengandung makna filosofi dan simbol adat istiadat kebudayaan Bugis. Motif-motif yang menjadi pilihan konsumen adalah motif tradisional diantaranya adalah Balo Tettong, Mallobang, Balo Renni, Cobo, Bombang, dan Lagosi. Konsumen kain sutera Sengkang membeli kain sutera berdasarkan konsep motif dan warna tanpa mengetahui makna yang terkandung dalam motif kain sutera tersebut.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 69 tautan kepenulisan bersama · 16 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Hasanuddin University
- Universitas Indonesia Timur
- Institut Agama Islam Negeri Kendari
- Politeknik Negeri Pontianak
- Universitas Ahmad Dahlan
- University of Indonesia
- LSPR Institute of Communication and Business
- Organisasi lain
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Andi Alimuddin Unde | Afiliasi tidak diketahui | 22 |
| Hasrullah Hasrullah | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 7 |
| Muhammad Iqbal Sultan | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Arianto Arianto | Politeknik Negeri Pontianak | 4 |
| Dwia Aries Tina Pulubuhu | Hasanuddin University | 2 |
| Hasrullah Hasrullah | Hasanuddin University | 2 |
| Fajar Dwi Putra | Universitas Ahmad Dahlan | 2 |
| Jeanny Maria Fatimah | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Muhammad Nadjib | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Agus Surya Bakti | Hasanuddin University | 1 |
| Eriyanto Eriyanto | University of Indonesia | 1 |
| Ani Nigeriawati | LSPR Institute of Communication and Business | 1 |
| Joevi Roedyati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mitha Mayestika Kuen | Universitas Indonesia Timur | 1 |
| St. Shofiyah | Universitas Indonesia Timur | 1 |
| Fyan Andinasari Kuen | Universitas Indonesia Timur | 1 |
| Wahyuni Aras | Hasanuddin University | 1 |
| Muhammad Farid | Hasanuddin University | 1 |
| Nurdin Sibaweh | Universitas Sahid Jakarta | 1 |
| Muh Anugerah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurul Ichsani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muh. Syaiful | Hasanuddin University | 1 |
| Muh. Akbar | Hasanuddin University | 1 |
| Nurindah Arwani | Hasanuddin University | 1 |
| Muhammad Farid | Hasanuddin University | 1 |
| Muhammad Amrullah | Hasanuddin University | 1 |
| Alem Febri Sonni | Hasanuddin University | 1 |
| Muhammad Hasyim | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dwi Ratnasari | Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar | 1 |
| Bustan Kadir | Hasanuddin University | 1 |
| Muhammad Farid | Hasanuddin University | 1 |
| Besse Risnayanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rachmawaty Djaffar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Syahban Sidiq | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Warnaen | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| La Jaali | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Yunus Amar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.