Jurnal
HAMBATAN KOMUNIKASI DALAM PROSES GANTI KERUGIAN TANAH PELEBARAN JALAN TRANS SULAWESI POROS MAKASSAR-PAREPARE DI KABUPATEN PANGKEP
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi · Vol. 4 No. 2 (2016) · hlm. 161–171
- ISSN
- 2528-2891, 2088-4117
- Terbit
- 2016-06-25
- Penerbit
- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin
- Bahasa
- en
Abstrak
Abstract This study aims to determine the form of communication that is done in the process of land restitution, factors that become an obstacle in the process of restitution of land and also determine whether communication in the ground damages the widening of the Trans Sulawesi Makassar-Pare Pare shaft in the District implemented Pangkep.Penelitian by using research methods kualitatif.Subyek this study consisted of 24 community informants comprised of landowners, community leaders, political leaders, lawyers, and related SKPD on government Pangkep. The research data was obtained through in-depth interviews, observation and documentation were then analyzed using descriptive analysis kualitatif. research results obtained show that the obstacles that arise in the process of restitution of land for the construction of the Trans Sulawesi in Pangkep is disagreement on the amount of damages because the difference in price fixing base compensation between the government and society caused by several factors including bureaucratic communication, frame of mind, psychological, interests, and prejudices.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk komunikasi yang dilakukan dalam proses ganti kerugian tanah,faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam proses ganti kerugian tanah dan apakah komunikasi turut menentukan dalam ganti kerugian tanah pelebaran jalan Trans Sulawesi Poros Makassar-Parepare di Kabupaten Pangkep.Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif.Subyek penelitian ini terdiri dari 24 orang informan yang terdiri dari masyarakat pemilik tanah, tokoh masyarakat, tokoh politik, pengacara, dan SKPD terkait lingkup Pemda Pangkep. Data penelitian ini diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis deskriftif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat menunjukkan bahwa hambatan-hambatan yang timbul dalam proses ganti kerugian tanah untuk Pembangunan Jalan Trans Sulawesi di Kabupaten Pangkep adalah ketidaksepakatan tentang besaran ganti kerugian karena perbedaan dasar penetapan harga ganti kerugian antara pemerintah dengan masyarakat yang disebabkan oleh beberapa faktor komunikasi diantaranya birokrasi, kerangka pikir,psikologis, kepentingan, dan prasangka.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 65 tautan kepenulisan bersama · 14 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Hasanuddin University
- Universitas Indonesia Timur
- Institut Agama Islam Negeri Kendari
- Universitas Ahmad Dahlan
- University of Indonesia
- LSPR Institute of Communication and Business
- Universitas Sahid Jakarta
- Organisasi lain
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Andi Alimuddin Unde | Afiliasi tidak diketahui | 17 |
| Hasrullah Hasrullah | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 5 |
| Tuti Bahfiarti | Hasanuddin University | 5 |
| Muhammad Iqbal Sultan | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Dwia Aries Tina Pulubuhu | Hasanuddin University | 2 |
| Hasrullah Hasrullah | Hasanuddin University | 2 |
| Fajar Dwi Putra | Universitas Ahmad Dahlan | 2 |
| Jeanny Maria Fatimah | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Agus Surya Bakti | Hasanuddin University | 1 |
| Eriyanto Eriyanto | University of Indonesia | 1 |
| Ani Nigeriawati | LSPR Institute of Communication and Business | 1 |
| Joevi Roedyati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mitha Mayestika Kuen | Universitas Indonesia Timur | 1 |
| St. Shofiyah | Universitas Indonesia Timur | 1 |
| Fyan Andinasari Kuen | Universitas Indonesia Timur | 1 |
| Nurdin Sibaweh | Universitas Sahid Jakarta | 1 |
| Muhammad Hasyim | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dwi Ratnasari | Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar | 1 |
| Besse Risnayanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rachmawaty Djaffar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Syahban Sidiq | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Warnaen | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| La Jaali | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Febri Herawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ibrahim Umar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Nur Fitri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eko Priyo Utomo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Vita Sukmarini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sitti Murniati Muhtar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Murniati Muhtar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Zulkifli Tahir | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nosakros Arya | Hasanuddin University | 1 |
| Muhammad Massyat | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Citra Dano Putri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ahmad Rustan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Isnaniah Nurdin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kamaruddin Kamaruddin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Yunus Amar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.