Jurnal
POLA PERILAKU KOMUNIKASI MASYARAKAT DI KAWASAN ADAT AMMATOA KAJANG
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi · Vol. 6 No. 2 (2017) · hlm. 361–370
- ISSN
- 2528-2891, 2088-4117
- Terbit
- 2017-12-25
- Penerbit
- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin
- Bahasa
- en
Abstrak
ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah; (1) untuk mengetahui Pola perilaku komunikasi masyarakat di Kawasan Adat Ammatoa Kajang; (2) untuk mengetahui sarana yang digunakan oleh masyarakat di Kawasan Adat Ammatoa dalam berkomunikasi. Penelitian ini dilaksanakan di Kawasan Adat Ammatoa, Kajang. Informan penelitian ini adalah pemimpin adat, dua pemangku adat dan salah satu masyarakat Kawasan Adat Ammatoa Kajang. Informan penelitian ditentukan secara purposive sampling berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Tipe penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data primer dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, dan data sekundernya dikumpulkan melalui hasil studi pustaka yang terkait dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola perilaku komunikasi masyarakat di Kawasan Adat Ammatoa Kajang terjadi secara verbal maupun nonverbal dengan sesama masyarakat serta dengan Tuhan dan alam. Komunikasi verbal maupun nonverbal yang terjadi dalam masyarakat mencerminkan bagaimana mereka masih sangat menjaga kelestarian adat mereka dengan bahasa, cara berkomunikasi dan simbol-simbol yang mereka gunakan, serta hubungan komunikasi mereka dengan Tuhan dan Alam. Sarana komunikasi yang mereka gunakan juga menunjukkan bagaimana mereka begitu menghargai leluhur mereka.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 64 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Hasanuddin University
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Asfah Rahman | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Muhammad Farid | Hasanuddin University | 2 |
| Tawany Rahamma | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Maya Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ihsan Ihsan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Djabir Hamzah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yati Samsuddin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mustati Mustati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahmad Arsyad | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nolvy Ruata | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Rivai Beta | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Muhammad Rajanuddin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eka Mardariyanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hafied Cangara | Hasanuddin University | 1 |
| Decy Wahyuni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Batari Alimuddin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Alimuddin Unde | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kenny Monica Kemal Putri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Erna Areks | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Alimuddin Alimuddin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sudirman Karnay | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Nur Rahmi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ajeng Tenriany | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Subhan Amir | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fatty Faiqah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Azwar Marzuki | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Musdalifah Musdalifah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tuti Bahfiarti | Hasanuddin University | 1 |
| Desy Selviana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dian Fitriana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ahmad Zulfikar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muh. Iqbal Sultan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mursalim Mursalim | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andarwati Andarwati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fitriani Fitriani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muh Zulkarnain | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Jeanny Maria Fatimah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.