Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KERAGAMAN JENIS RAYAP PADA LAHAN PEMUKIMAN DENGAN BERBAGAI KELAS UMUR BANGUNAN

PERENNIAL · Vol. 15 No. 2 (2019) · pp. 74–82

DOI
10.24259/perennial.v15i2.7637
ISSN
2685-6859, 1412-7784
Published
2019-10-31
Publisher
Forestry Faculty of Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Rayap adalah organisme yang telah banyak ditemukan di daerah pemukiman, menjadikan komponen kayu dalam bangunan rumah sebagai sumber makanan dan tempat tinggal dengan kondisi lingkungan yang sesuai. Sifatnya yang merusak menjadikan rayap sebagai salah satu organisme yang menyebabkan kerusakan pada bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman jenis rayap pada tiap kelas umur bangunan rumah yang berada pada wilayah perumahan. Tahapan penelitian ini meliputi: (1) Penentuan lokasi penelitian menggunakan metode purposive sampling; (2) Pengambilan, koleksi, dan pengawetan sampel menggunakan cara Finding Colony dan Casual Collection; (3) Pengamatan rayap dengan mengidentifikasi ciri morfologi; dan (4) Analisis data menggunakan indeks Shannon-Wiener (H’) untuk menghitung keragaman jenis rayap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman jenis rayap pada Perumahan Bumi Tamalanrea Permai terdiri atas 3 jenis, yaitu Microcerotermes serrula, Coptotermes sp., dan Schedorhinotermes sp. Tingkat keragaman jenis rayap pada tiap kelas umur bangunan tergolong rendah dimana keragaman jenis rayap pada kelas umur bangunan 16 tahun bernilai 0,43. Pada keseluruhan titik lokasi, jenis rayap yang paling sering ditemukan adalah Microcerotermes serrula.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 96 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • University of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Astuti ArifAffiliation unknown9
Andi Detti YuniantiAffiliation unknown4
. SuhasmanAffiliation unknown4
Baharuddin BaharuddinAffiliation unknown3
AgussalimAffiliation unknown3
BakriAffiliation unknown3
Djamal SanusiAffiliation unknown3
Tutik KuswinantiAffiliation unknown2
S SunirmaAffiliation unknown2
Agussalim AgussalimUniversity of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur1
Suhasman SuhasmanAffiliation unknown1
Budirman BachtiarAffiliation unknown1
Munawwarah NawirAffiliation unknown1
Sitti NuraeniAffiliation unknown1
SyahidahAffiliation unknown1
Ifa Zanty WahyuniAffiliation unknown1
BaharuddinAffiliation unknown1
Herniaty BandasoAffiliation unknown1
Fitri HarfianiAffiliation unknown1
Dudung DarusmanAffiliation unknown1
Noor Farikhah HanedaAffiliation unknown1
F. Gunawan SuratmoAffiliation unknown1
. RahmawatiAffiliation unknown1
. AffandiAffiliation unknown1
Sulvia DarmuhAffiliation unknown1
Syarifah Majnah RuslanAffiliation unknown1
Muhammad IlyasAffiliation unknown1
Agung Nugrawan KutanaAffiliation unknown1
Iramayana IramayanaAffiliation unknown1
Andi Sri Rahayu Diza Lestari AAffiliation unknown1
Miftahul JannahAffiliation unknown1
Andi Sri Rahayu Diza LestariAffiliation unknown1
IdiahstutiAffiliation unknown1
Windy AyudyaAffiliation unknown1
S SyahidahAffiliation unknown1
W WidawatiAffiliation unknown1
Andi Sindy Wahyuni AristaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/perennial/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KERAGAMAN JENIS RAYAP PADA LAHAN PEMUKIMAN DENGAN BERBAGAI KELAS UMUR BANGUNAN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hasman, Arung Ezra</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Muin, Musrizal</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Taskirawati, Ira</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">rayap</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">keragaman jenis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">bangunan rumah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">indeks Shannon Wiener (H’)</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">metode Finding Colony dan Casual Collection</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Rayap adalah organisme yang telah banyak ditemukan di daerah pemukiman, menjadikan komponen kayu dalam bangunan rumah sebagai sumber makanan dan tempat tinggal dengan kondisi lingkungan yang sesuai. Sifatnya yang merusak menjadikan rayap sebagai salah satu organisme yang menyebabkan kerusakan pada bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman jenis rayap pada tiap kelas umur bangunan rumah yang berada pada wilayah perumahan. Tahapan penelitian ini meliputi: (1) Penentuan lokasi penelitian menggunakan metode purposive sampling; (2) Pengambilan, koleksi, dan pengawetan sampel menggunakan cara Finding Colony dan Casual Collection; (3) Pengamatan rayap dengan mengidentifikasi ciri morfologi; dan (4) Analisis data menggunakan indeks Shannon-Wiener (H’) untuk menghitung keragaman jenis rayap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman jenis rayap pada Perumahan Bumi Tamalanrea Permai terdiri atas 3 jenis, yaitu Microcerotermes serrula, Coptotermes sp., dan Schedorhinotermes sp. Tingkat keragaman jenis rayap pada tiap kelas umur bangunan tergolong rendah dimana keragaman jenis rayap pada kelas umur bangunan &amp;lt;8 tahun bernilai 0, umur bangunan 8-16 tahun bernilai 0,39 dan &amp;gt;16 tahun bernilai 0,43. Pada keseluruhan titik lokasi, jenis rayap yang paling sering ditemukan adalah Microcerotermes serrula.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Forestry Faculty of Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/perennial/article/view/7637</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.24259/perennial.v15i2.7637</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">PERENNIAL; Vol. 15 No. 2 (2019); 74-82</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">PERENNIAL; Vol 15 No 2 (2019); 74-82</dc:source>
	<dc:source>2685-6859</dc:source>
	<dc:source>1412-7784</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/perennial/article/view/7637/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 PERENNIAL</dc:rights>
</oai_dc:dc>