Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Wettability of Chemically and Thermally Modified of Fast-Growing Teak Wood: Keterbasahan Kayu Jati Cepat Tumbuh Termodifikasi Kimia dan Panas

Keterbasahan Kayu Jati Cepat Tumbuh Termodifikasi Kimia dan Panas: Wettability of Chemically and Thermally Modified of Fast-Growing Teak Wood

PERENNIAL · Vol. 21 No. 1 (2025) · pp. 44–51

DOI
10.24259/perennial.v21i1.43479
ISSN
2685-6859, 1412-7784
Published
2025-04-30
Publisher
Forestry Faculty of Hasanuddin University
Language
en

Abstract

English

Fast-growing species are chemically and thermally modified to improve quality. These changes affect wood’s chemical composition and surface characteristics. This study aims to analyze the durability of fast-growing teak wood that has been chemically and thermally modified. Chemical modification was carried out by impregnation using citric acid and polyethylene glycol (PEG) 400, while heat modification carried out at 150 °C. The wettability of wood was tested by measuring the contact angle with six types of liquid, aquades, toluene, glycerin, methanol, alkyd, and acrylic paint. The results showed that chemical modification treatment significantly improved the wettability of wood compared to control and heat treatment. Wood treated with citric acid and PEG 400 exhibits a lower contact angle, indicating increased liquid absorbency. Conversely, heat treatment increased the contact angle value making the wood more hydrophobic. Alkyd showed better wettability than acrylic paints, possibly due to their lower viscosity values. This suggests that chemical modification more effectively improves wood coating adhesion.

Bahasa Indonesia

Saat ini kayu fast growing species banyak dilakukan modifikasi secara kimia maupun panas untuk meningkatkan mutu kayu tersebut. Perlakuan modifikasi kimia maupun panas dapat mempengaruhi perubahan komposisi kimia terutama perubahan karakteristik permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterbasahan kayu jati cepat tumbuh yang telah dimodifikasi secara kimia dan panas. Modifikasi kimia dilakukan dengan impregnasi menggunakan asam sitrat dan polyethylene glycol (PEG) 400, sedangkan modifikasi panas dilakukan pada suhu 150 °C. Keterbasahan kayu diuji dengan mengukur sudut kontak dengan enam jenis cairan, yaitu akuades, toluena, gliserin, metanol, cat alkid, cat akrilik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan modifikasi kimia meningkatkan keterbasahan kayu secara signifikan dibandingkan kayu kontrol dan heat treatment. Kayu yang dimodifikasi dengan asam sitrat dan PEG 400 memiliki sudut kontak lebih rendah yang menunjukkan peningkatan daya serap terhadap cairan. Sebaliknya, heat treatment meningkatkan nilai sudut kontak sehingga kayu menjadi lebih hidrofobik. Cat alkid menunjukkan keterbasahan yang lebih baik dibandingkan cat akrilik, kemungkinan akibat nilai viskositasnya lebih rendah. Hal ini menunjukkan bahwa modifikasi kimia lebih efektif dalam meningkatkan keterbasahan kayu jati cepat tumbuh dan dapat meningkatkan kualitas daya rekat bahan pelapis kayu.

Keywords

Collaboration network of the authors

28 authors · 116 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Perbanas Institute
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Imam WahyudiPerbanas Institute2
Yanico Hadi PrayogoAffiliation unknown2
Kidung Tirtayasa Putra PangestuAffiliation unknown2
Joko PrayitnoAffiliation unknown2
Dodi NandikaAffiliation unknown2
ArinanaAffiliation unknown2
Irma WahyuningtiasAffiliation unknown2
Astuti ArifAffiliation unknown1
Musrizal MuinAffiliation unknown1
Risna NonaAffiliation unknown1
Eva NurmariniAffiliation unknown1
Ferdi Alim FadillaAffiliation unknown1
RatnawatiAffiliation unknown1
Abdul Rasyid ZartaAffiliation unknown1
Teguh Rizali ZahroniAffiliation unknown1
Cici AnisaAffiliation unknown1
Muhammad Rafli AkbarAffiliation unknown1
Jane Secilia WidodoAffiliation unknown1
Janice Celsia WidodoAffiliation unknown1
Fatmawati AfandiAffiliation unknown1
Fransisco Carles GelungAffiliation unknown1
Diana KristinAffiliation unknown1
Brayen Daniel RajaluhuAffiliation unknown1
Martinus YanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/perennial/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Wettability of Chemically and Thermally Modified of Fast-Growing Teak Wood: Keterbasahan Kayu Jati Cepat Tumbuh Termodifikasi Kimia dan Panas</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Keterbasahan Kayu Jati Cepat Tumbuh Termodifikasi Kimia dan Panas: Wettability of Chemically and Thermally Modified of Fast-Growing Teak Wood</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hanifah, Nisrina Putri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyuningtyas, Irma</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kutana, Agung Nugrawan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Dirna, Fitria Cita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Hanifah, Nisrina Putri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Wahyuningtyas, Irma</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Dirna, Fitria Cita</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">asam sitrat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">keterbasahan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">modifikasi kayu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">PEG 400</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">sudut kontak</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">citric acid</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">contact angle</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">PEG 400</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">wettability</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">wood modification</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">



Fast-growing species are chemically and thermally modified to improve quality. These changes affect wood’s chemical composition and surface characteristics. This study aims to analyze the durability of fast-growing teak wood that has been chemically and thermally modified. Chemical modification was carried out by impregnation using citric acid and polyethylene glycol (PEG) 400, while heat modification carried out at 150 °C. The wettability of wood was tested by measuring the contact angle with six types of liquid, aquades, toluene, glycerin, methanol, alkyd, and acrylic paint. The results showed that chemical modification treatment significantly improved the wettability of wood compared to control and heat treatment. Wood treated with citric acid and PEG 400 exhibits a lower contact angle, indicating increased liquid absorbency. Conversely, heat treatment increased the contact angle value making the wood more hydrophobic. Alkyd showed better wettability than acrylic paints, possibly due to their lower viscosity values. This suggests that chemical modification more effectively improves wood coating adhesion.



</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">



Saat ini kayu fast growing species banyak dilakukan modifikasi secara kimia maupun panas untuk meningkatkan mutu kayu tersebut. Perlakuan modifikasi kimia maupun panas dapat mempengaruhi perubahan komposisi kimia terutama perubahan karakteristik permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterbasahan kayu jati cepat tumbuh yang telah dimodifikasi secara kimia dan panas. Modifikasi kimia dilakukan dengan impregnasi menggunakan asam sitrat dan polyethylene glycol (PEG) 400, sedangkan modifikasi panas dilakukan pada suhu 150 °C. Keterbasahan kayu diuji dengan mengukur sudut kontak dengan enam jenis cairan, yaitu akuades, toluena, gliserin, metanol, cat alkid, cat akrilik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan modifikasi kimia meningkatkan keterbasahan kayu secara signifikan dibandingkan kayu kontrol dan heat treatment. Kayu yang dimodifikasi dengan asam sitrat dan PEG 400 memiliki sudut kontak lebih rendah yang menunjukkan peningkatan daya serap terhadap cairan. Sebaliknya, heat treatment meningkatkan nilai sudut kontak sehingga kayu menjadi lebih hidrofobik. Cat alkid menunjukkan keterbasahan yang lebih baik dibandingkan cat akrilik, kemungkinan akibat nilai viskositasnya lebih rendah. Hal ini menunjukkan bahwa modifikasi kimia lebih efektif dalam meningkatkan keterbasahan kayu jati cepat tumbuh dan dapat meningkatkan kualitas daya rekat bahan pelapis kayu.



</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Forestry Faculty of Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2025-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/perennial/article/view/43479</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.24259/perennial.v21i1.43479</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">PERENNIAL; Vol. 21 No. 1 (2025): Vol. 21 No. 1, April 2025; 44-51</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">PERENNIAL; Vol 21 No 1 (2025): Vol. 21 No. 1, April 2025; 44-51</dc:source>
	<dc:source>2685-6859</dc:source>
	<dc:source>1412-7784</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/perennial/article/view/43479/12758</dc:relation>
</oai_dc:dc>