Jurnal
Effect of Board Thickness on The Physical and Mechanical Properties of Particleboard Made from Red Meranti (Shorea leprosula) Sawdust Waste: Karakteristik Fisika dan Mekanika Papan Partikel dari Limbah Serbuk Gergaji Meranti Merah (Shorea leprosula)
Karakteristik Fisika dan Mekanika Papan Partikel dari Limbah Serbuk Gergaji Meranti Merah (Shorea leprosula): Effect of Board Thickness on The Physical and Mechanical Properties of Particleboard Made from Red Meranti (Shorea leprosula) Sawdust Waste
PERENNIAL · Vol. 21 No. 2 (2025) · pp. 89–102
- ISSN
- 2685-6859, 1412-7784
- Published
- 2025-10-31
- Publisher
- Forestry Faculty of Hasanuddin University
- Language
- en
Abstract
English
The wood processing industry produces red meranti (Shorea leprosula) sawdust waste. This waste is generally not optimally utilized and can have negative impact. The use of sawdust as a raw material for particleboard is an environmentally friendly and economically valuable solution, given that particleboard has the potential to replace solid wood in the wood industry. This study aims to utilize red meranti sawdust waste as raw material for particleboard production using urea formaldehyde adhesive with different particleboard thicknesses. This studi evaluates the effect of thickness variations (1 cm, 1.5 cm, and 2 cm) on the physical properties (moisture content, density, and thickness swelling) and mechanical properties (elasticity/MoE, breaking strength/MoR, and tensile strenth) of particleboard. The results of testing the physical properties of particleboards showed that the average moisture content ranged from 10.92 % to 11.76 %, the density ranged from 0.54 g/cm3 to 0.6 g/cm3, and the thickness swelling ranged from 4.05 % to 12.02 %. Mechanical property testing of particleboard showed that the average MoE ranged from 9,110 kg/cm2 to 67,813 kg/cm2, MoR ranged from 9.44 kg/cm2 to 37.93 kg/cm2, and internal bonding ranged from 0.292 kg/cm2 to 0.396 kg/cm2. Based on the results of statistical analysis, it shows that in testing physical properties, thickness variation does not affect moisture content and density, but affects the thickness swelling of particleboards after being immersed for 2 and 24 hours. In mechanical property testing, thickness variation did not affect internal bonding, but it did affect MoE and MoR. Overall, this study confirms the potential of red meranti sawdust waste as a raw material for particleboard, although improvements are needed in increasing mechanical strength, particularly MoR and internal bonding.
Bahasa Indonesia
Industri pengolahan kayu menghasilkan limbah serbuk gergaji kayu meranti merah (Shorea leprosula). Limbah ini umumnya belum dimanfaatkan secara optimal dan dapat menimbulkan dampak negatif. Pemanfaatan serbuk gergaji sebagai bahan baku papan partikel menjadi solusi yang ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomis, mengingat papan partikel berpotensi menggantikan kayu solid dalam industri kayu. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah serbuk gergaji kayu meranti merah sebagai bahan baku pembuatan papan partikel menggunakan perekat urea formaldehida dengan variasi ketebalan papan partikel yang berbeda. Studi ini mengevaluasi pengaruh variasi ketebalan (1 cm, 1,5 cm, dan 2 cm) terhadap sifat fisika (kadar air, kerapata, dan pengembangan tebal) dan sifat mekanika (elastisitas/MoE, keteguhan patah/MoR, dan keteguhan tarik) papan partikel. Hasil pengujian sifat fisika papan partikel menunjukkan rata-rata nilai kadar air berkisar dari 10.92 % sampai 11.76 %, kerapatan berkisar dari 0.54 g/cm3 sampai 0.6 g/cm3, dan pengembangan tebal berkisar dari 4.05 % sampai 12.02 %. Pada pengujian sifat mekanika papan partikel menunjukkan rata-rata nilao MoE berkisar dari 9110 kg/cm2 sampai 67813 kg/cm2, MoR berkisar dari 9.44 kg/cm2 sampai 37.93 kg/cm2, dan ketegujan tarik berkisar dari 0.292 kg/cm2 sampai 0.396 kg/cm2. Berdasarkan hasil analisis statistik menunjukkan bahwa pada pengujian sifat fisika, variasi ketebalan tidak berpengaruh terhadap kadar air dan kerapatan, namun berpengaruh terhadap pengembangan tebal papan partikel setelah direndam selama 2 dan 24 jam. Pada pengujian sifat mekanika, variasi ketebalan tidak berpengaruh terhadap keteguhan tarik, namun berpengaruh terhadap MoE dan MoR. Secara keseluruhan penelitian ini mengkonfirmasi potensi limbah serbuk gergaji kayu meranti merah sebagai bahan baku papan partikel, meskipun perlu perbaikan dalam peningkatan kekuatan mekanika, khususnya MoR dan keteguhan tarik.
Keywords
Collaboration network of the authors
16 authors · 38 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Perbanas Institute
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Nisrina Putri Hanifah | Affiliation unknown | 3 |
| Imam Wahyudi | Perbanas Institute | 1 |
| Yanico Hadi Prayogo | Affiliation unknown | 1 |
| Kidung Tirtayasa Putra Pangestu | Affiliation unknown | 1 |
| Joko Prayitno | Affiliation unknown | 1 |
| Astuti Arif | Affiliation unknown | 1 |
| Musrizal Muin | Affiliation unknown | 1 |
| Dodi Nandika | Affiliation unknown | 1 |
| Arinana | Affiliation unknown | 1 |
| Irma Wahyuningtias | Affiliation unknown | 1 |
| Fitria Cita Dirna | Affiliation unknown | 1 |
| Irma Wahyuningtyas | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.