Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Evaluation of Commercial Superhydrophobic Finishing Materials on Teak (Tectona grandis Linn.F) and Mahogany (Swietenia mahagoni Jacq) Wood: Evaluasi Bahan Finishing Superhydrophobic Komersial pada Kayu Jati (Tectona grandis Linn.F) dan Mahoni (Swietenia mahagoni Jacq)

Evaluasi Bahan Finishing Superhydrophobic Komersial pada Kayu Jati (Tectona grandis Linn.F) dan Mahoni (Swietenia mahagoni Jacq): Evaluation of Commercial Superhydrophobic Finishing Materials on Teak (Tectona grandis Linn.F) and Mahogany (Swietenia mahagoni Jacq) Wood

PERENNIAL · Vol. 22 No. 2 (2026) · pp. 83–92

DOI
10.24259/perennial.v22i2.49616
ISSN
2685-6859, 1412-7784
Published
2026-10-31
Publisher
Forestry Faculty of Hasanuddin University
Language
en

Abstract

English

The use of wood outdoors as a construction and decorative material is increasing, requiring wood with high durability and more intensive treatment to extend its service life, one of which is the application of a finishing coat. This study aims to evaluate the quality of commercial superhydrophobic finishing materials, namely Woca Denmark's Exterior Wood Shield and Propan Ultran Lasur Laser EL-501, on teak (Tectona grandis Linn.F) and mahogany (Swietenia mahagoni Jacq) wood. The study was conducted using an experimental method with a completely randomized factorial design with two factors, namely wood type and finishing material type. The parameters tested included water absorption, wood dimensional stability (expansion and shrinkage), and wood surface wettability. Water absorption was tested based on the percentage of water uptake, dimensional stability was determined through the tangential/radial (T/R) expansion and shrinkage ratio, while surface wettability was tested using the sessile drop method through water contact angle measurement. The results of the study show that the application of finishing materials affects the improvement in the quality of teak and mahogany wood. The Propan Ultran Lasur Laser EL-501 finishing material produced the lowest water absorption value compared to Woca Denmark and the control. All treatments produced a T/R ratio value of less than 2.0, indicating that the stability of the wood dimensions was stable. In addition, wood that was finished showed lower moisture absorption properties compared to untreated wood.

Bahasa Indonesia

Penggunaan kayu di luar ruangan sebagai bahan konstruksi maupun dekorasi semakin meningkat, kondisi ini memerlukan kayu dengan ketahan tinggi sehingga dibutuhkan penanganan yang lebih untuk memperpanjang umur pakai kayu, salah satunya adalah dengan pengaplikasian lapisan bahan finishing. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas bahan finishing superhydrophobic komersial berupa exterior wood shield merk Woca Denmark dan Propan Ultran Lasur Laser EL-501 pada kayu jati (Tectona grandis Linn.F) dan mahoni (Swietenia mahagoni Jacq). Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan dua faktor, yaitu jenis kayu dan jenis bahan finishing. Parameter yang diuji meliputi daya serap air, stabilitas dimensi kayu (pengembangan dan penyusutan), serta sifat keterbasahan permukaan kayu. Pengujian daya serap air diuji berdasarkan persentase water uptake, stabilitas dimensi ditentukan melalui nilai rasio pengembangan dan penyusutan tangensial/radial (T/R), sedangkan keterbasahan permukaan diuji dengan metode sessile drop melalui pengukuran sudut kontak air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi bahan finishing berpengaruh terhadap peningkatan kualitas kayu jati dan mahoni. Bahan finishing Propan Ultran Lasur Laser EL-501 menghasilkan nilai daya serap air paling rendah dibandingkan Woca Denmark dan kontrol. Seluruh perlakuan menghasilkan nilai rasio T/R kurang dari 2,0 yang menunjukkan stabilitas dimensi kayu tergolong stabil. Selain itu, kayu yang diberi bahan finishing menunjukkan sifat keterbasahan yang lebih rendah dibandingkan kayu tanpa perlakuan.

Keywords

Collaboration network of the authors

13 authors · 34 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Dini LestariAffiliation unknown2
Andi Tri LestariAffiliation unknown2
Nurul ChaeraniAffiliation unknown1
Rima Vera NingsihAffiliation unknown1
Febriana WulandariAffiliation unknown1
Pande Komang SuparyanaAffiliation unknown1
Maiser SyaputraAffiliation unknown1
Endah WahyuningsihAffiliation unknown1
Dhefa Alifbayu AnggoroAffiliation unknown1
Alief KurniawanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/perennial/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Evaluation of Commercial Superhydrophobic Finishing Materials on Teak (Tectona grandis Linn.F) and Mahogany (Swietenia mahagoni Jacq) Wood: Evaluasi Bahan Finishing Superhydrophobic Komersial pada Kayu Jati (Tectona grandis Linn.F) dan Mahoni (Swietenia mahagoni Jacq)</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Evaluasi Bahan Finishing Superhydrophobic Komersial pada Kayu Jati (Tectona grandis Linn.F) dan Mahoni (Swietenia mahagoni Jacq): Evaluation of Commercial Superhydrophobic Finishing Materials on Teak (Tectona grandis Linn.F) and Mahogany (Swietenia mahagoni Jacq) Wood</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Huda, Laelatul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rini, Dwi Sukma</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fahrussiam, Fauzan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Finishing Materials</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Superhydrophobicity</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Water Absorption</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Dimensional Stability</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Wood Wettability</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Bahan Finishing</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Superhidrofobik</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Daya Serap Air</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Stabilitas Dimensi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Wetabilitas Kayu</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">



The use of wood outdoors as a construction and decorative material is increasing, requiring wood with high durability and more intensive treatment to extend its service life, one of which is the application of a finishing coat. This study aims to evaluate the quality of commercial superhydrophobic finishing materials, namely Woca Denmark's Exterior Wood Shield and Propan Ultran Lasur Laser EL-501, on teak (Tectona grandis Linn.F) and mahogany (Swietenia mahagoni Jacq) wood. The study was conducted using an experimental method with a completely randomized factorial design with two factors, namely wood type and finishing material type. The parameters tested included water absorption, wood dimensional stability (expansion and shrinkage), and wood surface wettability. Water absorption was tested based on the percentage of water uptake, dimensional stability was determined through the tangential/radial (T/R) expansion and shrinkage ratio, while surface wettability was tested using the sessile drop method through water contact angle measurement. The results of the study show that the application of finishing materials affects the improvement in the quality of teak and mahogany wood. The Propan Ultran Lasur Laser EL-501 finishing material produced the lowest water absorption value compared to Woca Denmark and the control. All treatments produced a T/R ratio value of less than 2.0, indicating that the stability of the wood dimensions was stable. In addition, wood that was finished showed lower moisture absorption properties compared to untreated wood.




 </dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">



Penggunaan kayu di luar ruangan sebagai bahan konstruksi maupun dekorasi semakin meningkat, kondisi ini memerlukan kayu dengan ketahan tinggi sehingga dibutuhkan penanganan yang lebih untuk memperpanjang umur pakai kayu, salah satunya adalah dengan pengaplikasian lapisan bahan finishing. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas bahan finishing superhydrophobic komersial berupa exterior wood shield merk Woca Denmark dan Propan Ultran Lasur Laser EL-501 pada kayu jati (Tectona grandis Linn.F) dan mahoni (Swietenia mahagoni Jacq). Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan dua faktor, yaitu jenis kayu dan jenis bahan finishing. Parameter yang diuji meliputi daya serap air, stabilitas dimensi kayu (pengembangan dan penyusutan), serta sifat keterbasahan permukaan kayu. Pengujian daya serap air diuji berdasarkan persentase water uptake, stabilitas dimensi ditentukan melalui nilai rasio pengembangan dan penyusutan tangensial/radial (T/R), sedangkan keterbasahan permukaan diuji dengan metode sessile drop melalui pengukuran sudut kontak air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi bahan finishing berpengaruh terhadap peningkatan kualitas kayu jati dan mahoni. Bahan finishing Propan Ultran Lasur Laser EL-501 menghasilkan nilai daya serap air paling rendah dibandingkan Woca Denmark dan kontrol. Seluruh perlakuan menghasilkan nilai rasio T/R kurang dari 2,0 yang menunjukkan stabilitas dimensi kayu tergolong stabil. Selain itu, kayu yang diberi bahan finishing menunjukkan sifat keterbasahan yang lebih rendah dibandingkan kayu tanpa perlakuan.




 </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Forestry Faculty of Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2026-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/perennial/article/view/49616</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.24259/perennial.v22i2.49616</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">PERENNIAL; Vol. 22 No. 2 (2026): Vol. 22 No. 2, October 2026; 83-92</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">PERENNIAL; Vol 22 No 2 (2026): Vol. 22 No. 2, October 2026; 83-92</dc:source>
	<dc:source>2685-6859</dc:source>
	<dc:source>1412-7784</dc:source>
	<dc:source>10.24259/perennial.v22i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/perennial/article/view/49616/15227</dc:relation>
</oai_dc:dc>