Jurnal
Effect of Legume-Based Substitute Feed on The Consumption of Tetragonula Biroi Bees During Pollen Deficiency Periods: Pengaruh Pakan Subtitusi Berbasis Kacang-Kacangan Terhadap Konsumsi Lebah Tetragonula biroi pada Masa Kekurangan Pakan Serbuk Sari
Pengaruh Pakan Subtitusi Berbasis Kacang-Kacangan Terhadap Konsumsi Lebah Tetragonula biroi pada Masa Kekurangan Pakan Serbuk Sari: Effect of Legume-Based Substitute Feed on The Consumption of Tetragonula Biroi Bees During Pollen Deficiency Periods
PERENNIAL · Vol. 22 No. 2 (2026) · pp. 53–60
- ISSN
- 2685-6859, 1412-7784
- Published
- 2026-10-31
- Publisher
- Forestry Faculty of Hasanuddin University
- Language
- en
Abstract
English
Limited availability of pollen during scarcity periods becomes a major constraint that reduces feed consumption in Tetragonula biroi. The availability of natural pollen often decreases during the dry season, thus limiting the productivity and development of stingless bee colonies. This study aims to analyze the effect of legume-based pollen substitutes on feed consumption and T. biroi colony development. This study was conducted on meliponiculture in Baranti Village, Sidenreng Rappang Regency, in November 2024, using a total of 12 bee colonies with an experimental duration of 9 days. This research experiment used a Completely Randomized Design (CRD) consisting of four treatments with three replications. Feed consumption and nest weight increase were analyzed using analysis of variance (ANOVA) with significance (p<0.05), followed by Duncan's multiple range test (DMRT). Significant differences (p<0.05) in feed consumption were only found in red beans compared to other substitutes (mung beans, soybeans, and control). The feed with the highest consumption value was red bean meal (2.10±0.12 g per colony every three days), as well as nest weight gain (126±5.44 g per colony every three days). These findings suggest that legume-based pollen substitutes, particularly red bean meal, can support colony development during periods of natural pollen scarcity. Practically, this feed substitute offers an additional option for managing T. biroi beekeeping during seasonal pollen shortages.
Bahasa Indonesia
Keterbatasan ketersediaan serbuk sari pada masa paceklik menjadi kendala utama yang menurunkan konsumsi pakan lebah Tetragonula biroi. Ketersediaan serbuk sari alami sering menurun selama musim kemarau, sehingga membatasi produktivitas dan perkembangan koloni lebah tanpa sengat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengganti serbuk sari berbasis kacang-kacangan terhadap konsumsi pakan dan perkembangan koloni T. biroi. Penelitian ini dilakukan pada meliponikultur di Kelurahan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada November 2024, menggunakan total 12 koloni lebah dengan durasi 9 hari. Percobaan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dengan tiga ulangan. Konsumsi pakan dan peningkatan berat sarang dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA) dengan signifikansi (p<0,05), diikuti oleh uji rentang berganda Duncan (DMRT). Perbedaan signifikan (p<0,05) pada konsumsi pakan hanya terdapat pada kacang merah dibandingkan dengan pengganti lainnya (kacang hijau, kedelai, dan kontrol). Pakan yang memiliki nilai tertinggi pada tingkat konsumsi terdapat pada tepung kacang merah (2,10±0,12 g per koloni setiap tiga hari), begitupun dengan pertambahan berat sarang (126±5,44 g per koloni setiap tiga hari). Temuan ini menunjukkan bahwa pengganti serbuk sari berbasis kacang-kacangan, terutama tepung kacang merah, dapat mendukung perkembangan koloni selama periode kelangkaan serbuk sari alami. Secara praktis, substitusi pakan ini menawarkan pilihan tambahan untuk pengelolaan budidaya lebah T. biroi selama kekurangan serbuk sari musiman.
Keywords
Collaboration network of the authors
34 authors · 73 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- University of Brawijaya
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Andi Husni Sitepu | Affiliation unknown | 2 |
| Haryanti Rivai | Affiliation unknown | 2 |
| Syahidah | Affiliation unknown | 2 |
| Sitti Nuraeni | Affiliation unknown | 2 |
| Ainur Rofiq | University of Brawijaya | 1 |
| Tomy Benolexmana Purba | Affiliation unknown | 1 |
| Balqis Shintarahayu | Affiliation unknown | 1 |
| Yisrel Loyis Sialla | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Iqbal Nikmatullah | Affiliation unknown | 1 |
| Andi Haris Muhammad | Affiliation unknown | 1 |
| Zulkifli | Affiliation unknown | 1 |
| Dewi Safitri | Affiliation unknown | 1 |
| Syahrul M | Affiliation unknown | 1 |
| Abid Ash Shiddiqiy | Affiliation unknown | 1 |
| Haniah | Affiliation unknown | 1 |
| Muslim Salam | Affiliation unknown | 1 |
| Mahmud Ahmad | Affiliation unknown | 1 |
| A. Masniawati | Affiliation unknown | 1 |
| Muh. Taufik Arfah | Affiliation unknown | 1 |
| Arief Rahman | Affiliation unknown | 1 |
| Musrizal Muin | Affiliation unknown | 1 |
| Herniaty Bandaso | Affiliation unknown | 1 |
| Nyni Yatni | Affiliation unknown | 1 |
| Bakri | Affiliation unknown | 1 |
| Budiaman Budiaman | Affiliation unknown | 1 |
| Lismayani Lismayani | Affiliation unknown | 1 |
| Wahyudi Wahyudi | Affiliation unknown | 1 |
| Abd. Rahman | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Irfan | Affiliation unknown | 1 |
| Marwan Rajab | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.