Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Penerapan Biosekuriti pada Kandang Sapi Bali di Desa Parumpanai, Kabupaten Luwu Timur: Upaya Peningkatan Kesehatan dan Produktivitas Ternak Rakyat: -

Jurnal Peternakan Mengabdi · Vol. 1 No. 1 (2026) · hlm. 59–66

Terbit
2026-08-01
Penerbit
Faculty of Animal Science, Hasanuddin University
Bahasa
id
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstrak

Latar belakang Desa Parumpanai di Kabupaten Luwu Timur merupakan salah satu sentra peternakan sapi Bali rakyat. Namun, penerapan biosekuriti dan manajemen pemeliharaan yang optimal masih menjadi tantangan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peternak mengenai prinsip-prinsip biosekuriti serta manajemen pemeliharaan sapi Bali yang baik. Metode pelaksanaan meliputi observasi, survei, Focus Group Discussion (FGD), penyuluhan, dan pendampingan teknis secara langsung di kandang. Kegiatan teknis yang dilakukan meliputi pembersihan dan sanitasi kandang, pengelolaan feses, serta pemasangan kelambu. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kesadaran peternak akan pentingnya biosekuriti. Peternak mulai menerapkan pembersihan kandang secara rutin, melakukan sanitasi sederhana dengan disinfektan alami, dan memanfaatkan feses menjadi pupuk organik. Pemasangan kelambu juga membantu melindungi ternak dari gigitan serangga. Disimpulkan bahwa pendekatan partisipatif melalui pendidikan dan pendampingan langsung efektif untuk meningkatkan penerapan biosekuriti dasar. Untuk keberlanjutan, diperlukan komitmen berkelanjutan dari pemerintah desa dan dinas terkait dalam pendampingan dan monitoring secara rutin. Kata Kunci: Biosekuriti, Sapi Bali, Desa Parumpanai, Pengabdian Masyarakat, Manajemen Pemeliharaan

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

2 penulis · 1 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jpm/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Penerapan Biosekuriti pada Kandang Sapi Bali di Desa Parumpanai, Kabupaten Luwu Timur: Upaya Peningkatan Kesehatan dan Produktivitas Ternak Rakyat: -</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">uswa Noor Khasanah, Aulia</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">uswa Noor Khasanah, Aulia</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Allo, Kesya Sombo</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Kata Kunci: Biosekuriti, Sapi Bali, Desa Parumpanai, Pengabdian Masyarakat, Manajemen Pemeliharaan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Latar belakang Desa Parumpanai di Kabupaten Luwu Timur merupakan salah satu sentra peternakan sapi Bali rakyat. Namun, penerapan biosekuriti dan manajemen pemeliharaan yang optimal masih menjadi tantangan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peternak mengenai prinsip-prinsip biosekuriti serta manajemen pemeliharaan sapi Bali yang baik. Metode pelaksanaan meliputi observasi, survei, Focus Group Discussion (FGD), penyuluhan, dan pendampingan teknis secara langsung di kandang. Kegiatan teknis yang dilakukan meliputi pembersihan dan sanitasi kandang, pengelolaan feses, serta pemasangan kelambu. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kesadaran peternak akan pentingnya biosekuriti. Peternak mulai menerapkan pembersihan kandang secara rutin, melakukan sanitasi sederhana dengan disinfektan alami, dan memanfaatkan feses menjadi pupuk organik. Pemasangan kelambu juga membantu melindungi ternak dari gigitan serangga. Disimpulkan bahwa pendekatan partisipatif melalui pendidikan dan pendampingan langsung efektif untuk meningkatkan penerapan biosekuriti dasar. Untuk keberlanjutan, diperlukan komitmen berkelanjutan dari pemerintah desa dan dinas terkait dalam pendampingan dan monitoring secara rutin.
 
Kata Kunci: Biosekuriti, Sapi Bali, Desa Parumpanai, Pengabdian Masyarakat, Manajemen Pemeliharaan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id">Faculty of Animal Science, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2026-08-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jpm/article/view/47914</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Peternakan Mengabdi; Vol. 1 No. 1 (2026); 59-66</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Peternakan Mengabdi; Vol 1 No 1 (2026); 59-66</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jpm/article/view/47914/14838</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>