Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Sosialisasi dan demonstrasi pemanfaatan Jadam Microbial Solution (JMS) sebagai agens penyubur tanah dalam mendukung pertanian organik di Desa Salobukkang, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang

Jurnal Pengabdian Agrosains Wallacea · Vol. 1 No. 1 (2026) · hlm. 9–14

Terbit
2026-06-30
Penerbit
Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan
Bahasa
en
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani serta masyarakat Desa Salobukkang dalam pembuatan dan pemanfaatan Jadam Microbial Solution (JMS) sebagai penyubur tanah yang ramah lingkungan. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, demonstrasi pembuatan JMS, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test terhadap 20 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada hampir seluruh indikator setelah kegiatan dilaksanakan. Peningkatan tertinggi terjadi pada pemahaman mengenai indikator keberhasilan dan waktu fermentasi JMS, sedangkan penurunan hanya terjadi pada pemahaman mengenai fungsi kentang sebagai salah satu bahan penyusun JMS. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kombinasi penyuluhan dan demonstrasi efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pembuatan dan pemanfaatan JMS sebagai alternatif teknologi pertanian yang ramah lingkungan.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 170 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Halu Oleo
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Ahmad FaisolAfiliasi tidak diketahui8
Jamal HarimudinAfiliasi tidak diketahui6
La Ode ResteleAfiliasi tidak diketahui4
Jufri KarimUniversitas Halu Oleo3
Djafar MeyAfiliasi tidak diketahui3
Hasbi HasbiAfiliasi tidak diketahui2
Sudirman BacoAfiliasi tidak diketahui2
la Ode RustamAfiliasi tidak diketahui2
Yoo Eka Yana KansilUniversitas Halu Oleo2
Safrudin SaharAfiliasi tidak diketahui2
Ahmad HidayatAfiliasi tidak diketahui2
Weka WidayatiAfiliasi tidak diketahui2
Jamal HarimuddinAfiliasi tidak diketahui2
Akbardiansyah AkbardiansyahAfiliasi tidak diketahui2
Zuhriah ZuhriahAfiliasi tidak diketahui2
M. Bayu MarioAfiliasi tidak diketahui2
Ashila Nur Afianti AliAfiliasi tidak diketahui2
Rezky SalsabilaAfiliasi tidak diketahui2
Lizza MirizzaAfiliasi tidak diketahui2
Shabila Nuramaliah PoetryAfiliasi tidak diketahui2
Rifal RifalAfiliasi tidak diketahui2
Syawalia PutriAfiliasi tidak diketahui2
Achmad BurhanuddinAfiliasi tidak diketahui2
Muh. ThoriqAfiliasi tidak diketahui2
Fachrezi HarisAfiliasi tidak diketahui2
Hosea F. KappaAfiliasi tidak diketahui2
Catherine Benita Putri SuciadiAfiliasi tidak diketahui2
Nurfalah Asa’DiyahAfiliasi tidak diketahui2
Achmad Zaqi Zulfiqri MuchsinAfiliasi tidak diketahui2
Ainun Mardiyah LubisAfiliasi tidak diketahui2
Rasbawati RasbawatiAfiliasi tidak diketahui2
Harsani HarunaAfiliasi tidak diketahui2

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jpaw/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Sosialisasi dan demonstrasi pemanfaatan Jadam Microbial Solution (JMS) sebagai agens penyubur tanah dalam mendukung pertanian organik di Desa Salobukkang, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Sukri, Nur Alfiah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Jasmaniar, Jasmaniar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Amaliah , Nur Reski</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Abdillah, Muh. Teguh</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mutmainna, Mutmainna</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fitriani, Fitriani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ikram, Muh.</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Lakatupa, Gafar</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Demonstrasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Kelompok tani</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Penyubur tanah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Penyuluhan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Ramah lingkungan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Teknologi pertanian</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani serta masyarakat Desa Salobukkang dalam pembuatan dan pemanfaatan  Jadam Microbial Solution (JMS) sebagai penyubur tanah yang ramah lingkungan. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, demonstrasi pembuatan JMS, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test terhadap 20 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada hampir seluruh indikator setelah kegiatan dilaksanakan. Peningkatan tertinggi terjadi pada pemahaman mengenai indikator keberhasilan dan waktu fermentasi JMS, sedangkan penurunan hanya terjadi pada pemahaman mengenai fungsi kentang sebagai salah satu bahan penyusun JMS. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kombinasi penyuluhan dan demonstrasi efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pembuatan dan pemanfaatan JMS sebagai alternatif teknologi pertanian yang ramah lingkungan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan</dc:publisher>
	<dc:date>2026-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jpaw/article/view/49872</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Agrosains Wallacea; Vol. 1 No. 1 (2026); 9–14</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jpaw/article/view/49872/14696</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 Nur Alfiah Sukri, Jasmaniar Jasmaniar, Nur Reski Amaliah , Muh. Teguh Abdillah, Mutmainna Mutmainna, Fitriani Fitriani, Muh. Ikram, Gafar Lakatupa</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>