Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Sosialisasi Membuka Jalan Menuju Akses Hemodialisis untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 9 No. 1 (2025) · pp. 13–20

DOI
10.15294/higeia.v9i1.12609
ISSN
2541-5603, 2541-5581
Published
2025-02-11
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Peningkatan jumlah pasien hemodialisis tidak diimbangi dengan ketersediaan layanan akses yang memadai, menyebabkan ketidaknyamanan, menurunkan tingkat kepatuhan, dan berpotensi meningkatkan angka morbiditas serta mortalitas. Di Kabupaten Kudus, pasien hemodialisis biasanya dirujuk ke Semarang untuk mendapatkan layanan hemodialisis. Namun, saat ini RSI Sunan Kudus menyediakan layanan akses hemodialisis, meskipun kesadaran masyarakat terhadap layanan ini masih terbatas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilaksanakan seminar edukasi kesehatan ginjal dan akses hemodialisis yang dkepada tenaga kesehatan. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan penyakit ginjal, fungsi ginjal, proses hemodialisis, pilihan akses hemodialisis, nutrisi, pengelolaan komplikasi, serta hak-hak pasien hemodialisis. Kegiatan ini mencakup pelaksanaan pre-test dan post-test, serta evaluasi terhadap rujukan dan prosedur yang berkaitan dengan hemodialisis sebelum dan sesudah seminar. Hasil seminar menunjukkan peningkatan pemahaman peserta serta peningkatan jumlah rujukan dan prosedur akses hemodialisis. Inisiatif ini menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat agar layanan hemodialisis yang terjangkau dan mudah diakses dapat tersedia bagi pasien di Kudus, sehingga mereka tidak perlu lagi bepergian ke Semarang untuk mendapatkan perawatan optimal.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 96 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Evi WidowatiAffiliation unknown3
Bertakalswa HermawatiAffiliation unknown2
Dyah Mahendrasari SukendraAffiliation unknown2
Aufiena Nur Ayu MerzistyaAffiliation unknown2
Ari YuniastutiState University of Semarang2
Alfina Dewi NugrahanyAffiliation unknown2
Anik Setyo WahyuningsihAffiliation unknown1
Ummi Nur Laila SulistyaniAffiliation unknown1
Widiana FebriantiAffiliation unknown1
Santika Setya UtamiAffiliation unknown1
Donna Ayuk TriyantoAffiliation unknown1
Arindita ReinissaAffiliation unknown1
Yuli YanaAffiliation unknown1
Dini Eka AnggraeniAffiliation unknown1
Nurmawati NurmawatiAffiliation unknown1
Devi TriandariAffiliation unknown1
Harizatul QudsiahAffiliation unknown1
Al Asyhar Aahyu AzadyAffiliation unknown1
Mira Andri AstutiAffiliation unknown1
Mahalul AzamAffiliation unknown1
Trinanda Agustina Sapta NingrumAffiliation unknown1
Ismah Dwi CahyaniAffiliation unknown1
Alya AgustiniAffiliation unknown1
Anisa Yulia NafsiAffiliation unknown1
Umy Hani ShalamahAffiliation unknown1
Wiwid KomalasariAffiliation unknown1
Ni'matul UlumiaAffiliation unknown1
Yunita Dyah Puspita SantikAffiliation unknown1
Margareta RahayuningsihAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/HIGEIA/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Sosialisasi Membuka Jalan Menuju Akses Hemodialisis untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Alwi, Luqman</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rahayu, Sri Ratna</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Palgunadi, Palgunadi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Indrawati, Fitri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Savitri, Annisa Aulia</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Permatasari, Diah Rahmah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ramadhan, Ikhsan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sherman, Jacklyn Mahardeka Putri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Pranandari, Nasywa Vebhe</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wardhani, Widya Kusuma</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Apituley, Jemima Pradipta</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Hemodialysis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Hemodialysis Access</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Hemodialisis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Akses Hemodialisis</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Peningkatan jumlah pasien hemodialisis tidak diimbangi dengan ketersediaan layanan akses yang memadai, menyebabkan ketidaknyamanan, menurunkan tingkat kepatuhan, dan berpotensi meningkatkan angka morbiditas serta mortalitas. Di Kabupaten Kudus, pasien hemodialisis biasanya dirujuk ke Semarang untuk mendapatkan layanan hemodialisis. Namun, saat ini RSI Sunan Kudus menyediakan layanan akses hemodialisis, meskipun kesadaran masyarakat terhadap layanan ini masih terbatas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilaksanakan seminar edukasi kesehatan ginjal dan akses hemodialisis yang dkepada tenaga kesehatan. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan penyakit ginjal, fungsi ginjal, proses hemodialisis, pilihan akses hemodialisis, nutrisi, pengelolaan komplikasi, serta hak-hak pasien hemodialisis. Kegiatan ini mencakup pelaksanaan pre-test dan post-test, serta evaluasi terhadap rujukan dan prosedur yang berkaitan dengan hemodialisis sebelum dan sesudah seminar. Hasil seminar menunjukkan peningkatan pemahaman peserta serta peningkatan jumlah rujukan dan prosedur akses hemodialisis. Inisiatif ini menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat agar layanan hemodialisis yang terjangkau dan mudah diakses dapat tersedia bagi pasien di Kudus, sehingga mereka tidak perlu lagi bepergian ke Semarang untuk mendapatkan perawatan optimal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2025-02-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/HIGEIA/article/view/12609</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v9i1.12609</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol. 9 No. 1 (2025): January 2025; 13-20</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v9i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/HIGEIA/article/view/12609/11881</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>